Penulis: idmas

JTBC telah merilis teaser lain untuk drama upcoming mereka, Itaewon Class

Drama Itaewon Class diadaptasi dari webtoon populer dengan judul yang sama. Drama ini menceritakan kisah orang muda yang disatukan oleh sifat keras kepala, semangat, dan keberanian. Mereka memulai pemberontakan kecil mereka melawan masyarakat yang tidak masuk akal (menurut mereka) di jalan-jalan Itaewon ketika mereka mengejar impian dan kebebasan mereka untuk menjalani hidup, seperti yang mereka inginkan.

Park Seo-Joon berperan sebagai Park Sae-Roy, seorang wirausahawan yang bersemangat yang membuka restoran “Dan Bam” di Itaewon. Ia dibantu oleh teman-temannya dan menantang konglomerat industri makanan Jang Ga dalam prosesnya. Teaser baru menunjukkan bahwa karakternya selalu bersedia untuk berbicara di hadapan ketidakadilan dan hukuman. Meskipun ia dihantui oleh kematian ayahnya, ia optimis bergabung dengan sekelompok anak muda untuk mewujudkan mimpinya.

Kim Da-Mi berperan sebagai Jo Yi-Seo, seorang siswa brilian dengan IQ tinggi yang digambarkan sebagai “sosiopat.” Dia memiliki banyak pengikut media sosial dan berkeliling ke klub-klub di atas untuk mendapatkan nilai bagus di sekolah, tetapi hidupnya berubah setelah dia bertemu Park Sae-Roy.

Yoo Jae-Myung berperan sebagai Jang Dae-Hee, presiden Jang Ga dan musuh Park Sae-Roy. Dia memiliki sedikit sisi sembrono, kekerasan dan bertekad untuk menghentikan Park Sae-Roy dengan segala cara.

Read Full Article

Lanjut sekarang dengan sinopsis Drama Korea Chocolate Episode 15. Lee-kang menuju ke belakang untuk melihat Lee-jun yang tangannya terluka. Lee-jun memberi tahu Lee-kang bahwa dia akan segera berhenti menjadi seorang dokter sementara itu Tae-hyeon dipanggil ke kantor polisi usai terjadi insiden. Cha-young dipanggil menuju station namun dia menjelaskan kepada Moon bahwa dia tidak hubungannya dengan ini dan juga meminta dia meninggalkannya dari drama.

 

Tae-hyeon mengikutinya kembali menuju rumah sakit dan bertanya mengapa Cha-young tidak ada untuknya, mendorongnya untuk akhirnya mengatakan kepada Tae-hyeon bahwa dia ingin dia pergi. Tae-hyeon mengatakan kepadanya bahwa dia ingin menghapus namanya dari keluarga dan memutuskan semua ikatan dari Cha-young. Lee-jun dan Lee-kang minum bersama dan mendiskusikan masa depan mereka, serta prospek akhir mereka ke depannya.

 

Untuk pertama kali, kedua orang ini tidak mengakhirinya dengan perkelahian tepat sebelum Lee-kang pergi, Lee-jun mengakui kebenaran bahwa Lee-kang satu-satunya pewaris sah. Usai mengetahui hal mengejutkan ini dan masih mabuk, Lee-kang kembali ke rumah sakit dan berbicara terhadap Cha-young sebelum memasak makanan. Sementara, Yeong-sil merasa dirinya malu leh Dae-sik yang mengakui perasaan dirinya terhadapnya.

 

Ternyata Dae-sik menjadi sukarelawan di rumah sakit walaupun saat kita segera memahami, dia kini mempunyai kondisi medis yang telah dia jaga darinya juga. Lee-jun mengkonfirmasi ibunya terhadap orang-orang yang dia kirim dan mengakui Lee-kang merawatnya. Dia melanjutkan mengatakan pada Lee-jun bertapa dia menyesal mengacaukan Lee-kang mengingat dia dulu anak yang lembut.

 

Sementara Seon-ae terus memburuk saat Direktor Kwon menghadap dan juga  melihat dia langsung berteriak terhadap Cha-young, yang dia salahkan terhadap saudara perempuannya. Kwon berhasil menenangkannya dan juga secara pribadi berbicara terhadap Cha-young mengenai situasi itu, meminta maaf bahwa dia harus berurusan terhadap mantan istrinya yang mengira dia merupakan saudara perempuan Seon-ae.

 

Dengan Seon-ae tidak menyadari apa yang terjadi dimasa lalu, Director Kwon berhadapan dengan Seon-ae dan menangis. Di rumah sakit, Lee-kang melihat menuju papan pengumuman dan tersenyum sedih saat narasi menginformasikan betapa pentingnya tempat tersebut dalam hal perawatan terhadap pasien.

 

Saat dia melakukannya, dia menghubungi Hye-mi mempunyai jawaban untuknya. Tae-hyeon menuju jamuan makan dengan Hui-ma di luar sana mereka kembali lagi, Kang-woo menghadapi Jo Cheol-u, pria yang berusaha mengambil keuntungan dari kesedihan di pasien rumah sakit dan melakukan shooting. Ternyata pria tersebut CEO konstruksi Sinmyeon dan seseorang yang telah Tae-hyeon kenali dari laporan berita surat kabar sebelumnya yang dia baca.

 

Tae-hyeon memukul wajah pria tersebtu dan berdiri untuk rumah sakit, ketika Cha-young melihat dari jauh. Saat Tae-hyeon dibawa kembali menuju kantor polisi lagi, Cha-young masuk memberi tahu polisi bahwa dia merupakan saudara perempuannya. Tae-hyeon mendorongnya menjauh namun Cha-young memeluknya lalu meminta maaf.

 

Di luar kantor polisi, Lee-kang datang dengan hadiah cokelat dan dia menjelaskan kepadanya bahwa cokelat seperti kompas untuk dirinya. Kang-woo kemudian mengambil waktu sendirian kembali ke departemen store tempat ibunya meninggal dalam reruntuhan dan Lee-kang menangis tidak terkendali sendirian di tangga di bawah station.

Read Full Article

Lanjut sekarang dengan sinopsis Drama Korea Chocolate Episode 14. Diawali dengan Kang-woo kembali ke Wando di mana Seo-hun memarahi Kang sebab telah pergi. Ketua Han yang lemah melempar bantal ke wajah Kang saat Kang mengaku ingin tinggal di Wando dan tidak ingin kembali. Ketika Kang-woo tenang, Lee-jun dan Seung-hun berbicara bersama di Wando. Di tengah dialog mereka, dia curiga Lee-jun mempunyai sesuatu yang ingin dia sampaikan kepadanya namun usai mendengar kisah ayahnya yang penuh gairah, dia pun memutuskan untuk tidak melakukannya.

 

Di rumah sakit, Cha-young memasak hingga saudaranya dengan canggung mendorongnya menuju Kang. Keduanya tampaknya terlihat bergaul dengan baik, terutama saat Kang meminta Cha-young membuat sesuatu untuknya yang membutuhkan waktu lama memasak sehingga dia dapat mengagumi teknik Cha-young. ketika Cha-young menjauh, Kang memberanikan diri mengungkapkan perasannya terhadapnya, memegang tangan Cha-young dan tersenyum hangat.

 

Perawat Na-ra mempunyai masalah sendiri saat ayahnya tiba di rumah sakit dan memaki dia untuk bekerja disana dan bukan sebagai perawat di tempat lain. Yeong-sil berusaha yang terbaik menghentikannya namun Direktur Won menghela nafas dan mengatakan kepadanya itu mungkin yang terbaik, terutama karena mereka telah berhenti menerima pasien baru. Dia mengkhawatirkan yang terburuk, mencurigai mereka mungkin harus segera menutup rumah sakit.

 

Usai keributan, Cha-young menerima pesan dari Lee-jun meminta untuk bertemu dan usai memilah beberapa peralatan masak dan berbelanja bahan, dia mulai memasak. Ketika dia terus memasak, Kang tiba dan mereka mulai berbicara sambil makan. Tahun 1995, dimana Lee-jun dimarahi ibunya sementara Kang menyaksikan dari jauh. Kang melihat ibu Jun memukul bagian belakang kaki Lee-jun yang kemudian Kang berusaha membuat Lee-jun merasa lebih baik dengan membuat chocolate.

 

Namun Lee-jun mengetuknya dari tangan Kang, mendorong Kang untuk mulai menangis dan Kang mengatakan bahwa dirinya bukan monster. Yeong-sil mengunjungi Seon-ae, mereka berbagi beberapa kue bersama saat berbicara mengenai waktunya bekerja di rumah sakit. Saat dia melakukannya, dia mengakui rumah sakit akan ditutup dan melanjutkan berbicara mengenai bossam kimchi favorit dari Direktor Kwon.

 

Meyakinkan dia kembali ke dapur, Yeong-sil pun mulai membuat hidangan untuknya. Di rumah sakit, Hye-mi menghubungi Kang sementara itu Cha-young menuju ke Forget-Me-Not untuk menemukan ibunya setelah mendengar ucapan dari adiknya tempat Ibunya tinggal. Namun sampai disana dia melihat rumah rusak dan disita.

 

Seorang pejalan kaki memberi tahu Cha-young bahwa wanita itu penipu dan telah mencuri uang. Di titik ini, ini merupakan saat kita flash back melihat Cha young sebagai anak di departement store mencari keberadaan ibunya. Waktu sekarang, Cha-young mendekati pria yang menunggu di halte dan mengatakan kepadanya agar tidak menunggu Yeong-ju Ibu Cha-yeong sebab tahun-tahun telah berlalu dan dia tidak akan pernah kembali.

 

Cha-young meneteskan air mata, dia meminta maaf kepadanya dan juga berjalan pergi, sementara saudara Cha-young bernyanyi di bar karaoke dan menangis mendengar berita mengenai ibunya. Bertekad memperbaiki kesalahan ini, Cha-young menuju ke Mud’s Diner menyerahkan amplop penuh uang untuk si pemilik untuk membayar hutang ibunya. Sementara Kang meminta Hye-mi mempertimbangkan kembali menutup rumah sakit.

 

Dia menolak untuk mengalah dan juga di tengah jalan berbicara mengenai rencananya, Kang dengan kasar lalu menyela dan juga mengangkat telepon menghubungi Cha-young. Usai memberitahunya dimana dia berada dan juga memberikan alamatnya, Kang memutuskan pergi dan menemuinya, namun tidak sebelum memberitahu Hye-mi dia akan melakukan apapun untuk menghentikannya menutup rumah sakit.

 

Yeong-sil memiliki masalah alzheimer lain dan melupakan apa yang dia lakukan berkeliaran tanpa tujuan. Saat dia melakukannya, Seung-hun yang berada di mobilnya namun dia juga gagal mengingat siapa dia juga. Saat dia meninggalkannya di jembatan menghadap ke rumah sakit, didalam dia berbicara terhadap Direktur Kwon dan memohon padanya membuat rencana sebelum rumah sakit ditutup dan juga staf memberontak.

 

Tidak bisa mendengar lagi, Direktur Kwon mengancamnya menggunakan tongkat baseball sebelum berlari keluar. Dia mencibir, memberi tahu Kwon bahwa dia harus menjaga Yeong-sil lebih dahulu mengingat dia tidak sehat. Usai beberapa perenungan, Kwon pergi menemui Yeong-sil. Sementara itu Kang bertemu Cha-young di Boryeong di restoran dan keduanya duduk makan bersama. Usai makan mereka berjalan menyusuri pantai bersama, dimana Cha-young mengatakan Kang adalah cinta pertamanya.

 

Ketika Cha-young terus memutar-mutar kisah mereka yang bergejolak, mengakui perasaannya yang sebenarnya, Cha-young mengingatkan Kang ketika Kang bertanya apakah Cha-young benar-benar mencintai Min-seong dan tidak menjawab. Kang berjalan pergi menyusuri pantai tanpa bersuara, tenggelam di dalam kontemplasi saat flash back masa lalu kembali sebelum Kang bergegas kembali kepada Cha-young.

Read Full Article

Kali ini kita lanjut dengan sinopsis Drama Korea Chocolate Episode 13. Cha-young meminta maaf terhadap Kang sebab tidak menepati janjinya saat kecil Cha-young tidak menemui Kang untuk mencicipi cokelat buatannya. Segera mereka kedatangan Jeong-bok yang menyukai Kang namun dia mengatakan kepada Cha-young bahwa Kang telah menyukai orang lain. Di rumah sakit, Lee-jun menghubungi Kang namun dia sibuk bersama anjing tuanya.

 

Tidak bisa menghubungi Kang-woo, Lee-jun memutuskan mengunjungi Kang di Wando dan memberi tahu ibunya. Cha-young dan Kang terus tumbuh lebih dekat, merawat anjing yang sakit ketika Cha-young mengatur untuk membuat makanan. Kang berterima kasih terhadapnya untuk tinggal bersamanya dan mengakui dia akan menangis apabila dia pergi.

 

Kang berbaring dengan anjingnya saat terengah-engah sementara Cha-young mendapati foto Kang saat anak-anak dan berkomentar betapa bersyukurnya dia dapat bertemunya lagi, dengan penuh kasih menyebutnya sebutan “kiddo”. Di rumah sakit Yeong-sil dan yang lainnya memeriksa papan pengumuan mereka miliki tempat mereka meletakkan kenangan berbagai pasien yang telah meninggal termasuk Michael.

 

Keinginan Michael sebelum meninggal adalah agar Susan mencicipi Ongsimi. Pagi hari, Kang menyadari bahwa anjingnya telah mati. Ketika dia memeluk anjing yang mati di lengan dirinya, Cha-young mengucapkan selamat tinggal terhadap anjing tersebut untuk terakhir kalinya. Di luar Bada restoran, Lee Jun tiba saat Jeong-bok menyapa dia dan mereka berbicara. Menyebutkan Lee kang, dia membawanya menuju rumah namun saat mereka tiba, Kang dan lainnya tidak terlihat.

 

Kembali di rumah sakit, Direktor Kwon dan Seung-hun berakhir di dalam pertarungan atas Jang-mi hingga Jang-mi memohon kepada mereka tidak bertarung, berjanji terhadap Direktur Kwon bahwa dia akan pergi sementara itu Seung-hun menjanjikan konsekuensi untuk tindakan Kwon. Kang dan Cha-young mengubur anjing di sebelah Pak Ha sebelum dia menarik napas panjang dan menjelaskan kepadanya dia hanya ingin tidur.

 

Saat Kang kembali ke rumah, dia mengabaikan Lee-jun dan pergi ke ruangan untuk tidur, meninggalkan Cha-young untuk memberitahunya berbicara begitu Kang bangun mengingat dia kelelahan. Kang meringkuk di lantai sementara Lee-jun dan lainnya mendiskusikan apa yang terjadi terhadap anjingnya. Lee-jun justru menuju ke rumah memohon agar Kang bangun.

 

Air mata mengalir di wajah Kang menjelaskan kepada Lee-jun bahwa dia hanya menginginkan kehidupan bahagia. Membiarkan Kang sendiri, Lee-jun duduk di tepi laut saat pesan teks masuk menginformasikan mengenai Hye-mi yang dipromosikan menuju ke posisi Ketua Rumah Sakit. Usai situasi terhadap Kang, Lee-jun membuat pilihan dan menghubungi ayahnya, menjelaskan kepadanya mereka harus berbicara.

 

Sementara Kang akhirnya bangun dan berjalan menemui Cha-young yang duduk di tepi pantai. Akhirnya dengan tenang dalam pikirannya mengenai apa yang harus dilakukan mengenai Min-seong, Kang meminta Cha-young untuk tidak pergi ke Yunani dan terus bertanya apakah dia dapat mencintai dirinya.

Read Full Article

Kita teruskan dengan sinopsis Drama Korea Crash Landing on You Episode 8.Diawali dengan Jeong-hyeok berbicara terhada Seo-dan mengenai Se-ri dan menjelaskan kepadanya dia ingin memastikan Se-ri kembali ke rumah dengan selamat. Seung-jung memberi tahu Se-ri bahwa dia harus berhati-hati dan juga menghilang sebab jika sesuatu terjadi terhadapnya, semua orang yang membantu dirinya akan mendapati masalah. Khawatir mengenai keselamatan Se-ri, Jeong-hyeok memutuskan mengambil ambulans untuk mendapati Se-ri namun mendapati jalan buntu dan kembali ke ruangan rumah sakitnya.

 

Esok hari, keempat prajurit mengunjungi Jeong-hyeok di rumah sakit, ingin mendapati berita. Seung-jung menghubungi Jeong-hyeok untuk memberitahunya bahwa Se-ri bersamanya dan berhenti untuk mencari Se-ri sementara para prajurit bertanya-tanya mengapa Se-ri tidak menelpon. Pyo berspekulasi mengenai pria yang bersamanya, memanggilnya kekasihnya.

 

Suasana hatinya dengan begitu cepat berubah menjadi lebih baik pada saat Jeong-hyeok mengetahui bahwa Se-ri menyebut dirinya “favorit utama” untuk pasien di sebelah. Kembali di Vila, Se-ri bertanya terhadap Seung-jung bagaimana dia berencana untuk membantunya pulang. Dia menatakan padanya bahwa dia akan memanfaatkan identitas Inggris lainnya dan juga mengusulkan pernikahan palsu untuk mendapati paspor yang berbeda.

 

Ketika makan malam, Seung-jung melamar Se-ri dengan cincin sebab dia ingin melakukan hal yang benar. Sementara itu Jeong-hyeok tiba di villa usai mencari lokasinya sepanjang hari. Dia mendapatinya dan memukuli semua penjaga dan Se-ri melihatnya dari jendela dan saat dia membuka pintu, Seung-jung menghentikannya dan menjelaskan jika Jeong-hyeok berhasil mengirimnya kembali ke rumah, keselamatan dirinya tidak dijamin sebab Seong-dan ingin mengekspos Se-ri.

 

Se-ri keluar memarahi Jeong-hyeok sebab datang usai tertembak. Dia menjelaskan kepadanya dia memutuskan tinggal bersama Seung-jung dan mengikuti rencan Seung-jung untuk meniah. Se-ri memberi tahu Jeong-hyeok bahwa dia terus gagal mengirimkan dirinya kembali, Se-ri menambahkan mereka tidak boleh bertemu lagi. Jeong-hyeok memutuskan pergi namun Se-ri dengan cepat berubah pikiran dan mengendarai mobil untuk menemukannya dan juga membawanya pulang.

 

Namun mobilnya kehabisan bensin dan mereka terpaksa mencari tempat perlindungan di sekolah terdekat. Sementara, Cho bertemu Direktur Militer Komite Sentral memberitahunya bahwa putra Direktur Biro Politik Umum melindungi wanita dari Korea Selatan dan ingin mereka melakukan penyelidikan. Direktur pun setuju namun memintanya membawa wanita tersebut kepadanya.

 

Di sekolah Jeong-hyeok bertanya terhadap Se-ri apakah dia benar-benar akan menikah dengan Seung-jung. Se-ri mengatakan kepadanya itu hanya di atas kertas namun dia tetap khawatir mengenai apa yang akan terjadi di dalam hidupnya sekarang usai Seo-dan tahu mengenai dirinya. Esok hari, Cho tiba bersama pasukannya di villa mencari Se-ri sementara itu Seo-dan mengunjungi ayah Jeong-hyeok. Se-ri dan Jeong-hyeok kembali ke desa.

 

Se-ri memutuskan tinggal sebentar untuk menjaganya sementara itu Man-bok mendengar mereka berbicara di stationnya. Cho menghubunginya bertanya apakah mereka kembali namun Man-bok berbohong dan menjelaskan kepadanya mereka tidak. Di desa para wanita senang melihat Se-ri. Usai menggadaikan cincin pertunangan dirinya, dia memutuskan membeli hadiah untuk berterima kasih terhadap kebaikan mereka.

 

Di toko gadai, Se-ri melihat arloji mahal dan juga memutuskan membelinya, dia tidak menyadari itu merupakan arloji yang sama yang diberikan Jeong-hyeok terhadap saudaranya yang bertahun-tahun lalu. Di Korea Selatan, Su-chand an Chang-sik tetap bertekad mendapati bos mereka yang menuntut mereka menemukan ayahnya dan memberi tahu putrinya yaitu Se-ri masih hidup dan berada di Korea Utara.

 

Di desa, Jeong-hyeok bangun melihat pohon Natal yang dibuat Se-ri. Usai menghubunginya, dia menjelaskan kepadanya dia telah pergi dan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal lagi. Ternyata Se-ri benar-benar dibawa pergi 2 pria yang menggendongnya dibawah todongan senjata di truk, memaksanya mengatakan kepadanya agar bahagia dan juga melupakan waktu mereka bersama.

 

Jeong-hyeok bersikeras mencari tahu keberadaan Se-ri namun Se-ri mengucapkan selamat tinggal dan mengatakan kepadanya bahwa dia mencintainya. Tepat ketika Se-ri menutup telepon, suara tembakan memecah keheningan.

 

Epilog episode ini di Seoul satu tahun sebelumnya di malam Natal saat kita melihat Se-ri memiliki sifat yang jauh lebih dingin membuat karyawannya terlambat bekerja. Selanjutnya bergerak tahun berikutnya kita melihat bagaimana saat Se-ri diculik di Korea Utara saat Se-ri akan memberikan Jeong-hyeok arloji yang dia dapatkan di pasar.

Read Full Article

Lanjut kita sekarang dengan sinopsis Drama Korea Crash Landing on You Episode 7. Jeong-hyeok dan Gwang-beom ditembak saat berusaha menyelamatkan Se-ri. Gwang-beom ingin mengantar Se-ri menuju bandara namun Se-ri menolak dan memutuskan mengambil kunci mobil untuk pergi membawa mereka menuju rumah sakit sebab Se-ri khawatir akan kehidupan Jeong-hyeok. Mereka pada akhirnya tiba dan pada saat para dokter melihat Jeong-hyeok, mereka melihat bahwa Jeong-hyeok kehilangan banyak darah dan juga membutuhkan pendonor.

 

Namun mereka tidak mempunyai bank darah sehingga Se-ri menawarkan untuk mendonorkan darah sebab darahnya sama. Usai menunggu beberapa saat, Se-ri mengetahui operasi tersebut berhasil sehingga dia tetap berada di samping tempat tidur Jeong-hyeok, menyadari bahwa Se-ri telah menjadi istimewa untuk Jeong-hyeok sementara itu di tempat lain Cho bertanya-tanya apa yang terjadi selama kecelakaan dan juga mencari dimana Jeong-hyeok berada.

Flashback

Jeong-hyeok bermain piano di konser sesaat sebelum menerima kabar buruk mengenai kematian dari saudaranya. Sambil bersiap untuk pergi, Jeong-hyeok memainkan pianonya untuk terakhir kalinya pada seorang gadis kecil di sebuah pelabuhan.

Present

Jeong-hyeok bangun dan marah pada saat melihat Se-ri disana sebab mereka semua mempertaruhkan hidup mereka agar Se-ri dapat pergi ke Korea Selatan.

 

Usai Jeong-hyeok mengetahui bahwa Se-ri telah menyelamatkannya dengan mendonorkan darah, Jeong-hyeok mengejar Se-ri yang keluar dari rumah sakit untuk meminta maaf kepadanya. Di hari selanjutnya di rumah sakit, Jeong-hyeok dan Se-ri berbicara mengenai malam sebelumnya dan apa yang harus dilakukan mengenai hal tersebut sementara Se-ri menjahit lubang di seragam Jeong-hyeok.

 

Se-ri menyarankan mengabaikan hal tersebut pernah terjadi atau bersikap dingin mengenai hal tersebut. Di desa, Seo-dan pergi untuk melihat Jeong-hyeok namun saat dia menyadari bahwa dia tidak berada di rumah, dia berhadapan dengan Seung-jung yang mengundangnya menunggu di mobilnya. Di rumah sakit Se-ri memutuskan untuk tidur disana lagi di samping Jeong-hyeok.

 

Usai mencari Jeong-hyeok di berbagai rumah sakit, Cho akhirnya mendapati di mana Jeong-hyeok berada. Sampai di kamarnya, Cho menghadapkan Jeong-hyeok mengenai senjata yang diambilnya. Jeong-hyeok mengaku menembak tentara lain ketika dia berusaha menyebabkan kecelakaan padanya. Sama seperti Cho akan menangkapnya sebab keterlibatan dirinya terhadap Se-ri, ayah Jeong-hyeok datang dan menghentikannya.

 

Dia kemudian memarahi dia terhadap tindakannya sebelum Seo-dan dan ibunya juga tiba, usai baru mengetahui kondisi Jeong-hyeok. Se-ri menghubungi Seung-jung untuk bertanya apakah dia berbicara dengan keluarganya. Dia selanjutnya memutuskan untuk menjemput Se-ri sementara Seo-dan menghadapi Jeong-hyeok mengenai Se-ri.

 

Dia pada akhirnya mengakui perasaan untuknya dan menjelasan bahwa dirinya tidak berpikir dia tidak dapat menikahi Seo-dan. Seung-jung membawa Se-ri menuju rumahnya dimana dia telah berbohong mengenai berbicara dengan keluarganya. Dia mengatakan mereka merasa lega mendengar Se-ri baik-baik saja dan ingin memastikan dia tidak melakukan hal gegabah untuk kembali ke Korea Selatan.

 

Di Korea Selatan justru keluarga Se-ri berkumpul untuk pertemuan pemegang saham perusahaan. Ayah Se-ri berbicara terhadap majelis dan menjelaskan putrinya telah hilang selama sebulan kini mereka memutuskan mendaftarkannya sebagai orang yang telah meninggal. Pemegang saham memilih CEO yang baru dan itu adalah Se-hyeong, yang akan mengambil alih perusahaan.

 

Di Korea Utara, Seo-dan dan Ibunya memutuskan pergi dan memilih gaun pengantin. Di toko, Seo-dan tidak sengaja mendapati foto Se-ri di salah satu majalah yang pemilik toko mengatakna dia berhasil dapatkan dari selatan. Sementara itu Jeong-hyeok khawatir dengan Se-ri berhasil melacaknya menuju alamat Seung-jung.

 

Dia memutuskan meninggalkan rumah sakit untuk menemukan Se-ri namun dihentikan saat dia bertatap mudak dengan Seo-dan terkait dengan identitas Se-ri. Jeong-hyeok kemudian menjelaskan kebenaran mengenai Se-ri sementara Seung-jung meminta Se-ri tinggal bersamanya dan meninggalkan Jeong-hyeok ketika dia menempatkannya dalam bahaya.

 

Epilog di episode ini, menunjukkan kilas balik pertemuan Se-ri dengan teman kencannya lalu kemudian memutuskan memainkan nada pada piano yang dia dengar beberapa waktu yang lalu untuk melihat apakaha dia dapat mengenali nada tersebut sebab dia belum bisa mengetahui nada tersebut. Se-ri mengatakna kepadanya bahwa dia mendengar nada tersebut saat berada di Swiss beberapa tahun lalu. Flash back di Swiss kita melihat Se-ri berada di atas kapal mendengarkan lantunan music piano saat Jeong-hyeok memainkan lagu yang ditulisnya untuk saudaranya di pelabuhan.

Read Full Article

Babel adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Park Si-Hoo dan Jang Hee-Jin. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan TV Chosun 27 Januari 2019. Berikut sinopsis dan review drama Korea Babel.

Sinopsis singkat drama Babel

Diceritakan, Cha Woo-Hyuk (diperankan oleh Park Si-Hoo) adalah seorang jaksa penuntut. Dia akan melakukan apa saja untuk membalas dendam. Cha Woo-Hyuk bertemu aktris yang sudah menikah Han Jung-Won (diperankan oleh Jang Hee-Jin), dan ia jatuh cinta padanya.

Suami Han Jung-Won sendiri adalah putra dari keluarga chaebol. Cha Woo-Hyuk kemudian menghadapi Han Jung-Won sebagai jaksa. Dia adalah tersangka dalam pembunuhan suaminya.

Detail drama Korea Babel

  • Judul : Babel
  • Revised romanization : Babel
  • Hangul : 바벨
  • Sutradara : Yun Seong-Sik
  • Penulis : Kwon Soon-Won, Park Sang-Wook
  • Network : TV Chosun
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 27 Januari – 24 Maret 2019
  • Hari & Jam Tayang : Sabtu & Minggu jam 22:50 KST

Para pemain drakor Babel

  • Park Si-Hoo sebagai Cha Woo-Hyuk
  • Jang Hee-Jin sebagai Han Jung-Won
  • Kim Hae-Sook sebagai Shin Hyun-Sook
  • Jang Shin-Young sebagai Tae Yoo-Ra
  • Kim Ji-Hoon sebagai Tae Min-Ho
  • Song Jae-Hee sebagai Tae Soo-Ho
  • Lim Jung-Eun sebagai Na Young-Eun
  • Kim Jong-Goo sebagai Direktur Tae
  • Yoon Ki-Won sebagai Ko Sang-Mu
  • Kim Joo-Ryung sebagai Kim Myung-Shin
  • Yoon Soo sebagai Won-Hee
  • Ha Shi-Eun sebagai Hong Mi-Sun
  • Kim Joon-Won sebagai Kepala Seksi Oh
  • Choi Ro-Woon sebagai Cha Woo-Hyuk (muda)
  • Park Joo-Hyung sebagai Ko Jae-Il
Read Full Article

Terus kita dengan sinopsis Drama Korea Dr. Romantic Season 2 Episode 8. Jan Gi-tae berbicara dengan Myung-sim dan Nam Do-il mengatakan bahwa putra Pak Menteri akan menuntut Teacher Kim dan rumah sakit mengenai malpraktek yang membuat Myung-sim marah besar. Namun Gin-tae mengatakan itu tidak akan bisa sebab operasi kedua telah direkam dan jika mendapatkan rekaman tersebut mereka tidak akan bisa menuntut mereka. Sementara itu Eun-jae mendengar pembicaraan Ho-joon meminta hasil rekaman operasi kedua kepada suster.

 

Ketika Eun-jae hendak keluar dia dihentikan oleh Ho-joon memintanya untuk tetap diam dan berjanji akan membuatnya kembali ke rumah sakit besar. Sementara Woo-jin diiinterogasi oleh Myung-sim, Gi-tae dan Do-il mengapa Woo-jin tidak memberitahu mereka jika operasi kedua direkam. Woo-jin mengatakan tidak ada yang bertanya kepadanya dan kemudian Woo-jin merasa tersinggung ketika Gi-tae menganggap Woo-jin mempunyai kesepakatan lain dengan Min-kook.

 

Woo-jin bergegas pergi dimana Myung-sim berusaha menghentikannya dan Woo-jin bertemu dengan Teacher Kim. Woo-jin marah kepada Teacher Kim menganggap Teacher Kim hanya ingin memanfaatkan dia dalam situasi seperti ini. Woo-jin bergegas ke ruangan dan bertemu dengan Eun-jae. Eun-jae ingin memberi tahu informasi mengenai kesepakatan yang ditawarkan Ho-joon terhadapnya namun Woo-jin menolak mendengar. Eun-jae pergi, dan Woo-jin menerima pesan untuk membayar hutang (dari disini kita tahu mengapa selama ini Woo-jin terus memikirkan pembayaran).

 

Pasien yang patah rusuk mengalami keluhan sakit dada. In-soo dan Eun-jae sedang mengamati CT scan pasien tersebut segera perawat Young-mi bahwa saturasinya menurun segera mereka memeriksanya. In-soo meminta kepada perawat Hyeon-jeong untuk menghubungi Teacher Kim. Eun-jae melihat pasien mengalami Flail Chest, segera Eun-jae mengambil tindakan dan membuat saturasi pasien kembali normal.

 

Teacher Kim tiba dimana Eun-jae mengatakan di UGD dia akan biasa saja jika pembedahan di UGD namun tidak baik jika di dalam ruang operasi. Eun-jae mendengar pembicaraan Gi-tae dan Do-il mengenai rekaman dan Woo-jin. Eun-jae menyadari Woo-jin melakukan operasi bersama tim Min-kook karena permintaan Teacher Kim. Eun-jae pun merasa bersalah terhadap Woo-jin. Di tempat lain, Myung-sim meminta maaf terhadap Woo-jin terkait tuduhan mereka terhadap Woo-jin.

 

Sementara, Ah-reum yang sebelumnya memeriksa paru-paru Won-young terus memikirkan Woon-young dan dia ingin memberi tahunya. Namun saat dia berdiri di depan pintu, dia dihentikan oleh Eun-tak. Eun-tak mengatakan untuk memberi tahunya lebih dulu jika terkait dengan Woon-young. Terkait masalah sakit Woon-young hanya dirinya, A-reum dan Teacher Kim yang mengetahui. Namun saat itu mereka tidak menyadari bahwa hal ini didengar oleh perawat Young-mi.

 

Di tempat lain, Min-kook dan Ho-joon berbicara dengan putra Pak menteri. Putra pak menteri meminta rekaman operasi kedua namun mereka mengatakan tidak ada Eun-jae yang mendengar ini meminjam flash disk Hye-jin kemudian menemui mereka. Hye-jin mengatakan kepada Ho-joon bahwa dia menemukan flash disk miliknya yang terjauh. Ho-joon lalu memeriksa kantungnya dan flash disk ada. Lalu Eun-jae mengatakan itu flash disk berisikan operasi kedua bukan?. Ho-joon dan Min-kook mulai tertangkap basah oleh putra menteri telah menyembunyikan rekaman tersebut.

 

Myung-sim memberi tahu Gi-tae bahwa rekaman operasi kedua sudah berada di tangan putra pak menteri. Kemudian Gi-taae meminta maaf kepada Woo-jin atas ucapannya yang dibayar oleh tim Min-kook. Sementara itu putra Pak Menteri meminta maaf kepada Teacher Kim yang menyalahkannya. Selanjutnya Joo-young memberikan flash disk kepada Teacher Kim mengenai operasi kedua Pak Menteri. Selanjutnya mereka berdua melihat Dae-young dari luar ruangan di mana Dae-young mengangkat 2 jarinya menandakan dia baik-baik saja yang membuat Joo-young dan Teacher Kim tersenyum.

 

Saat Woo-jin berada di ruangannya, dia dihampiri oleh Eun-jae yang meminta maaf kepada Woo-jin atas sikap buruknya yang telah menuduhnya. Woo-jin pergi ke ruangan Teacher Kim, dimana dia menerima uang 10 juta won dari Teacher Kim dan memintanya untuk membayar setiap bulan 1 juta won. Woo-jin keluar dari ruangan dan bertemu dengan 2 orang gangster yang siap menagih hutang.

Read Full Article

Kita teruskan dengan sinopsis Drama Korea Dr. Romantic Season 2 Episode 7. Min-kook memimpin dalam operasi terhadap Pak Menteri, Min-kook bertanya kepada Woo-jin apakah operasi pertama mereka melakukan ST scan Woo-jin mengatakan tidak. Woo-jin lalu mengatakan kondisi pasien memburuk setiap detiknya untuk itu kasus ini diberitahu bahwa damage control harus diprioritaskan. Di tempat lain, A-reum bertemu dengan Direktur RS. Seoldam Woon-young di mana A-reum tidak mengetahui dia direktur rumah sakit segera membawanya ke ruangannya untuk memeriksanya. Woon-young hanya tersenyum saja dan mengikuti A-reum.

 

Moon-jung membangunkan Eun-jae yang nampak ngantuk efek obat yang dikonsumsinya. Mon-jung mengatakan ada pasien datang mengalami patah tulang rusuk. Kembali ke meja operasi Pak Menteri didapati kain kasanya hijau. Di ruang operasi lain, perawat Young-mi mengatakan kepada Teacher Kim bahwa ditemukan kain kasah hijau di dalam perut pak menteri. Suster Myung-sim mengatakan kepada Teacher Kim pasti empedunya bocor, namun Teacher Kim tetap fokus mengoperasi Dae-young.

 

Di tempat meja operasi Pak Menteri, Ho-joon melakukan kesalahan membuat pendarahan yang membuat Min-kook marah. Woo-jin kemudian mengatakan ususnya bengkak jadi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan berikutnya. Teacher Kim menyelesaikan operasi Dae-young menemui Joo-young bahwa operasi adiknya berjalan dengan baik yang membuat Joo-young tersenyum.

 

Kemudian Gi-tae menghampiri mereka memberi tahu Min-kook gagal mengoperasi Pak Menteri dan mengalami banyak pendarahan. Saat A-reum dan perawat Hyeon-jeong memeriksa Direktur Woon-young, In-soo datang memanggil Woon-young dengan sebutan direktur yang membuat A-reum terkejut. Woon-young kemudian pergi dengan tersenyum, A-reum mengatakan kepada Hyeon-jeong mengapa tidak memberitahunya lebih cepat.

 

Hyeon-jeong dan In-soo tertawa. Keluarga Pak menteri datang menemui Min-kook dimana Min-kook mengatakan bahwa terjadi pembekakan pada organnya yang memungkinkan pak menteri akan menjalani operasi ketiga dan menyalahkan hal ini disebabkan operasi pertama. Putra Pak Menteri menemui Teacher Kim untuk berbicara terkait operasi pertama.

 

Sementara itu, In-soo menarik Eun-jae yang mengantuk akibat efek obat menuju ke kamar mandi dan memintanya untuk mencuci muka. Eun-jae mengatakan kepada Woo-jin sebagai pengkhianat dan menyalahkan Woo-jin. Woo-jin pergi dan diamati oleh Moon-jung yang memegang obat Alprazolam yang dikonsumsi oleh Eun-jae.

 

Di ruangan Teacher Kim, putra Menteri mengatakan bahwa dia mendapat informasi dari reporter bahwa Teacher Kim yang harus bertanggung jawab gagalnya operasi kedua sebab tindakannya pada operasi pertama. Putra Pak Menteri mengatakan bahwa dia akan menuntut rumah sakit atas tuduhan malpraktek.

Read Full Article

Lanjut sekarang dengan sinopsis Drama Korea Dr. Romantic Season 2 Episode 6. Di dalam konfrensi pers, reporter Choi bertanya kepada Min-kook apakah karena Teacher Kim telah menyebabkan banyak nyawa beresiko karena kecerobohannya dalam operasi sehingga dialihkan dan diserahkan kepada Min-kook. Ini membuat para wartawan lain terkejut dengan pertanyaan dari reporter tersebut. Segera kita menyadari bahwa Choi merupakan orang suruhan dari Pak Do yang menginginkan menjatuhkan Teacher Kim.

 

Usai Min-kook masuk ke dalam rumah sakit, dia dihampiri oleh Myung-sim yang marah kepada Min-kook atas ucapannya dihadapan media dan Myung-sim berusaha ditenangkan oleh Gi-tae. Myung-sim marah besar meminta kepada para perawat dan dokter untuk tidak memberi tahu Min-kook dan anak asuhnya untuk memperoleh informasi mengenai operasi Pak Menteri.

 

Ho-joon mulai panik sebab perawatnya tidak mendapatkan informasi operasi Pak Menteri sebelumnya namun dia bertemu dengan Bae Moon-jung yang nampaknya berteman dekat dengan Ho-joon. Ho-joon kemudian mendapatkan informasi mengenai operasi Pak menteri, dia pun mengabarkan langsung kepada Min-kook.

 

Teacher Kim melihat dari dalam ruangan, Min-kook sedang berbicara dengan Eun-jae. Eun-jae kemudian berlari menemui Woo-jin memintanya untuk bekerja sama dengan Min-kook agar mereka bisa kembali ke rumah sakit Geodae. Namun Woo-jin menolak tawaran tersebut dan meminta Eun-jae untuk melakukannya sendiri. Eun-jae terus merayu namun Woo-jin menolak.

 

Sekretaris Pak Menteri Lee Joo-young yang juga menjadi korban mengalami masalah di perutnya dan segera untuk dibawa di meja operasi. Hal ini membuat Penjaga keamanan Lee Dae-young khawatir. Namun disaat yang sama Lee Dae-young menerima kabar Pak Menteri juga harus segera masuk ke meja operasi. Dae-young menemui Eun-tak untuk menandatangani perjanjian operasi sebagai wali.

 

Eun-tak terkejut saat mengetahui bahwa Joo-young merupakan saudara dari Dae-young. Di tempat lain, Myung-sim menanyakan kepada perawat lain siapa yang telah membocorkan hasil operasi pertama kepada Min-kook. Moon-jung datang mengatakan dia yang telah membocorkannya sebab ini perintah langsung dari Teacher Kim. Myung-sim menemui Teacher Kim dimana Teacher Kim memberikan alasannya.

 

Sebelum Eun-jae masuk ke ruangan operasi dia bertemu dengan tim dari Min-kook namun Ho-joon mengatakan kepada Eun-jae untuk pergi sebab telah ada orang yang menggantikan posisinya dan tidak lama Woo-jin masuk. Woo-jin yang menggantikan posisi Eun-jae dan membuat Eun-jae terkejut seakan tidak percaya serta merasa dikhianati.

 

Saat Woo-jin mencuci tangan, flash back dimana Woo-jin menghadap Teacher Kim. Teacher Kim meminta kepada Woo-jin untuk menjadi bagian operasi bersama tim Min-kook sebab Woo-jin tahu operasi pertama Pak Menteri. Namun Woo-jin menolak, Teacher Kim lalu menambahkan apakah dia ingin melihat Eun-jae sebagai pengganti dirinya yang bisa saja kembali muntah dan meninggalkan ruang operasi. Waktu sekarang, Eun-jae marah meninggalkan ruangan dengan sangat marah.

 

Pertarungan dimulai di dua tempat meja operasi yang berbeda di mana Teacher Kim bersiap melakukan operasi dan di ruangan lain Min-kook juga melakukan operasi bersama tim. Selanjutnya adegan beralih ke masa lalu, di sebuah universitas Woo-jin yang mengendarai motor bergegas ke ruang kelas dan disaat itu dia melihat Eun-jae juga berlari. Woo-jin sengaja berdiri agar Eun-jae dapat menyelinap masuk ke dalam kelas. Woo-jin mendapat pengurangan poin karena telat.

 

Kemudian saat makan di kantin, Woo-jin mendengar mahasiswi lain membicarakan kepintaran Eun-jae dan saat ujian praktek Woo-jin terus memperhatikan Eun-jae yang nampaknya kesulitan saat menghadapi soal kesembilan. Dosen kemudian mengumumkan bahwa Woo-jin mendapatkan nilai sempurna. Sejak itu saat itu Eun-jae mulai melirik Won-jin. Ketika Woo-jin sedang kera paruh waktu di restoran, Eun-jae meminta kepada Woo-jin untuk bekerja sama dimana Eun-jae akan mengajarinya soal-soal tertulis asalkan Woo-jin mau mengajarinya soal praktek.

 

Woo-jin menerima catatan dari Eun-jae dimana dia mendapatkan kertas bertuliskan pro kontra Eun-jae mengenai sekolah kedokterannya jika dia berhenti maka ibunya akan sedih. Di saat itu Woo-jin sebenarnya berniat untuk keluar dari universitas dengan alasan tidak memiliki biaya. Namun Woo-jin mengurungkan niatnya setelah membaca kertas pro-kontra milik Eun-jae dan meremukkan kertas pengunduran dirinya. Kemudian adegan beralih saat Woo-jin mengajarkan Eun-jae praktek dengan dirinya sebagai korban.

Read Full Article