Penulis: idmas

Sekarang kita sampai di sinopsis drama Korea Hotel Del Luna episode 4 part 1. Man Weol dan Chan Seong masih berdiri di depan pohon besar itu.

 

“Aku yakin ada hal yang kau rindukan di masa lalu yang tak bisa kau putar kembali. Sepertinya aku melihat itu. Aku melihatmu dalam mimpi.” kata Chan Seong.

 

“Mimpi?” Man Wol heran.

 

“Kau tersenyum, di bawah pohon besar. Saat seseorang bilang akan membangun rumah untukmu… Kau berkata semaumu seperti kini, tapi kau gembira… orang yang mengajari cara menulis namamu, Man Weol. Apa itu orang yang paling kau rindukan selama kau tinggal di sini?”

 

Man Weol tertegun mendengar pertanyaan ini. Tapi kemudian,”Kenapa kau melihat hal seperti itu?” tanyanya.

 

“Kenapa aku melihatmu? Aku takut kemungkinan harus menerima konsekuensi. Hal apa sebenarnya yang ingin kau tahu? Kau pikir aku di sini untuk membantumu mengetahui apa yang gagal kau pecahkan?” nyerocos Chan Seong bicara ini.  Ia berhenti sebentar. Man Weol hanya diam. Chan Seong kemudian berjalan mendekati pohon besar yang tidak ada daunnya itu. Ia menyentuh ranting keringnya. Tiba-tiba saja … daun-daun mulai muncul saat Chan Seong menyentuh ranting pohon itu.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

Pohon yang semula kering, sekarang ditumbuhi daun yang lumayan rimbun. Chan Seong hanya bengong. Sementara Man Weol tertegun menyaksikan kejadian ini. Ia kemudian teringat dengan perkataan nenek Mago kepadanya. Bahwa dia tak bisa mati. Dia terikat pada Pohon Bulan, dan aliran hidup dan mati sudah berhenti baginya. Ma Go juga mengatakan, daun bertunas, serta bunga bermekaran dan berguguran. Waktunya akan mulai mengalir sekali lagi.

Chan Seong yang masih kaget berkata,”Pohonnya berubah.”

“Benar. Kau mungkin benar-benar berubah menjadi seseorang yang jauh lebih istimewa daripada yang kuduga.” kata Man Weol.

***

Di suatu jalan, nenek Ma Go berjalan cepat sambil membawa keranjang yang terisi penuh dengan bunga. Di sana sudah ada grim reaper yang tengah berbicang dengan arwah orang tua.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Aku tak bisa pergi begitu saja. Bagaimana dengan anjingku, Soon Dol?” si Bapak tua tampak kesal.

“Tak ada yang bisa kau lakukan saat kau mati.” jawab si grim reaper kalem.

“Aku tak tahu! Aku tak tahu!” ia langsung berjalan menembus pintu masuk kembali ke rumah. Nenek Ma Go melihatnya lalu mendesah.

Di dalam rumah, si kakek berbicara pada anjingnya yang sedang menunggui jasadnya. “Soon Dol. Kau harus menggonggong untuk hidup. Jika tidak, kau akan mati. Aigoo… Menggonggong! Kau harus menggonggong!”

Di luar, grim reaper ngobrol dengan nenek Ma Go,”Sudah seminggu, dan dia masih tak mau mengalah.”

“Itu karena masih ada sesuatu yang dia jaga.” jawab Ma Go,”Pada saat seperti ini, tak apa untuk membantunya sedikit.” katanya lagi sembari masuk ke rumah kakek. Lalu keluar lagi.

“Tinggalkan saja dia. Dia tak akan bergentayangan terlalu lama. Dia akan temukan jalan menuju Sanggarlokanya Man Weol.” kata Ma Go

“Sekarang Hotel Del Luna, bukan Sanggarloka Man Weol.” kata grim reaper, yang juga main di drama Confession ini.

“Ya, aku lupa. Sanggarloka Man Weol, Penginapan Man Weol, dan Hotel Del Luna. Nama tempat itu sering berubah, tapi pemiliknya sama sekali tak berubah.” kata Ma Go

“Dia belum berubah selama lebih dari 1.000 tahun. Dia tak ada harapan.” sahut grim reaper datar.

“Itu sebabnya aku mengirim orang ke sana.”

“Apa kau akan mengganti pemilik?” tanya si grim.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Man Weol sangat keras kepala, aku mengirimi dia bantuan.” kata Ma Go tersenyum lebar.

***

Di hotel, Man Weol dan Chan Seong masih ada di bawah pohon. Dengan masih penasaran, Chan Seong bertanya,”Kenapa pohonnya berubah?”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Kenapa lagi? Itu gara-gara kau.” jawab Man Weol

“Gara-gara aku?”

“Kenangan lama yang sudah mengering merayap lagi gara-gara kau.”

“Apa yang kulakukan? Yang kulakukan adalah memberitahumu soal mimpiku tentangmu. Melihat hantu adalah bagian dari pekerjaanku, tapi mimpi tak ada hubungannya dengan pekerjaanku. Aku tak ingin diperlakukan tak adil atas sesuatu yang tak pernah kuminta.” kata Chan Seong.

“Kau akan diperlakukan tak adil karena kau sudah memprovokasiku. Pohon itu menjadi buruk gara-gara kau.”

“Aku mengerti kau rumit, tapi jangan memutarbalikkan kebenaran. Pohon itu hidup dan sehat.” kata Chan Seong.

“Itu adalah… masalah. Kau baru saja melindungi sesuatu yang seharusnya tak dilindungi.”

“Melihat kau sangat marah, sepertinya mimpiku benar-benar tentang masa lalumu. Apa kau malu karena aku melihat masa lalumu?” tanya Chan Seong.

“Benar. Aku sangat malu sekarang. Jadi, aku harus memastikan apa yang terjadi.”

Setelah berkata demikian, Man Weol berjalan mendekati Chan Seong. Dan.. mendorongnya sampai jatuh terduduk.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Apa yang kau lakukan? Ini salah.” Chan Seong panik.

“Diam saja.”

“Jangan seperti ini.” kata Chan Seong.

“Chan Seong, ayo tidur.”

Mendengar ini, Chan Seong kaget dan sumuk.

“Jang Man Weol!”

“Kau harus tidur agar memimpikan itu. Aku harus memastikan sendiri apa kau benar-benar melihatku dalam mimpi atau apa kau menipuku berdasarkan rumor yang kau dengar di hotel ini. Chan Seong, tidurlah.” perintah Man Weol saat mereka sudah pindah ke kamar.

“Aku tak bisa tidur seperti ini. Dan aku tak dapat menjamin aku akan memimpikan itu lagi bahkan jika aku tidur.”

“Lalu, tidur di sebelahku sampai kau memimpikan itu.” kata Man Weol.

“Aku tak ingin tidur di sebelahmu.”

“Diam dan tidurlah selagi aku masih baik.” Man Weol lagi.

“Baik. Aku akan tidur. Kau bisa tidur di sebelahku atau melihatku tidur. Lakukan semaumu.” Chan Seong berubah kesal.

“Aku akan membunuhmu jika nyatanya kau berbohong.”

“Kau mengharapkan kebohongan karena kau tak suka aku melihat masa lalumu. Aku tak akan mengatakan lagi apa yang kulihat dalam mimpiku karena kau sangat membencinya. Kau bisa membunuhku atau membiarkanku hidup. Lakukan semaumu.” kata Chan Seong.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Lupakan. Aku tak akan tidur di sebelahmu.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Apa kenangan lama yang kuhidupkan kembali sangat menyakitkanmu? Karena pria itu? Karena kau terus memikirkannya?” tanya Chan Seong.

“Tutup mulutmu kecuali kau ingin seperti pohon itu.” teriak Man Weol

“Siapa pria itu?” tanya Chan Seong.

“Kenapa? Kau pikir itu mungkin kau?”

“Aku memang penasaran. Apa yang kulihat bisa jadi kenangan dari kehidupan masa laluku yang tak kuingat.” Chan Seong lagi

“Tak mungkin kau adalah dia.” kata Man Weol.

“Kenapa? Kau berada di pikiranku sejak memimpikan itu. Kau dan aku mungkin akan kembali jauh.”

Man Weol berjalan mendekati Chan Seong. Ia meletakkan telapak tangannya di dada Chan Seong. Diam sejenak, seperti berusaha merakan sesuatu.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Kau bukan dia. Aku tak merasakan apapun. Jika kau adalah dia, perasaanku mungkin takkan seperti ini.” kata Man Weol

“Syukurlah. Barangkali saja, “Bagaimana jika aku adalah pria yang dia sukai di masa lalu?” Sangat menggangguku. Kau tak punya perasaan padanya? Sepertinya kau sangat menyukainya.”

“Ku Chan Seong! Jika kau terus melontarkan omong kosong yang tak berguna, kau harus menerima konsekuensinya.”

“Konsekuensi untuk apa? Kenapa? Apa kau tak akan menggajiku? Aku sudah tanda tangani kontrak!”

“Ku Chan Seong! Mulai hari ini, terimalah hantu.”

***

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

Di depan Chan Seong, berdiri tamu yang harus dilayani. Melihat penampakannya, Chan Seong tentu takut. Ia coba bertanya,”Kapan kau meninggal? Sepertinya kau lama tersesat. Aku akan membantumu.”

Hantu itu membuka mulutnya, tapi yang keluar adalah suara yang menggorok. Chan Seong langsung memalingkan wajahnya. Melihat ini, Hyun Joong si resepsionis langsung mengambil peran,”Aku akan pastika kau dapat menggunakan layanan kecantikan dan rambut kami. Lewat sini. Silahkan naik lift.” katanya pada si hantu perempuan yang kepalanya mengleng ini. Si hantu mengikuti Hyun Joong ke lift.

“Apa yang terjadi? Apa Sajang-nim masih marah meski sesudah minum segelas sampanye?”, tanya Hyun Joong setelah kembali ke mejanya lagi, serta melihat ekspresi Chan Seong.

“Aku pasti membuatnya marah. Sepertinya dia marah. Dosa macam apa yang dilakukan Jang Man Weol di masa lalu? Apa ada hubungannya dengan hubungan asmara?”

“Aku tak tahu.”

“Pernahkah kau mendengar sesuatu soal pria yang mungkin dia tunggu?”

“Tidak, aku tak tahu.”

“Benarkah? Dia tak menunggunya?” Chan Seong masih penisirin.

“Jaebiin-nim. Kau mengkhawatirkan dia?”

“Tidak, sama sekali tidak.”

“Dia tak menunggu urutan pertama dan kedua. Siapa yang peduli jika kau berada di urutan ketiga? Kau sudah di sini.”

“Ji Hyun Jung. Aku tak peduli sama sekali pada Jang Man Weol. Juga, aku tak berada di urutan ketiga. Aku adalah nol. Aku mengalahkan semua orang.”

“Nol? Ya, ya.”

“Aku serius.”

“Baik, kau adalah urutan nol.”

“Tapi semua tak berguna. Dia bilang tak merasakan apa-apa.” Chan Seong akhirnya.

Tiba-tiba Hyun Joong mengkirik.

“Apa perasaan seram ini? Sepertinya banyak pelanggan akan datang. Kau baik-baik saja?”

“Entahlah.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 4

“Saat pelanggan kali pertama tiba, seringnya mereka hancur dan robek. Terkadang, mereka memiliki suatu tanda. Tapi semua pelanggan yang akan kau lihat di sini bersih, tak apa.” kata Sun Bi.

“Kini aku cukup berpengalaman untuk menangani ini.”

Tiba-tiba si hantu kopi yang ketemu dia di top roof, muncul. Kaget Chan Seong.

“Berikan kopi lagi.” kata si hantu.

“Oh, kita sudah kehabisan biji kopi. Tunggulah sebentar. Kami akan membawanya ke tempat dudukmu.” kata Sun Bi.

“Bagaimana kau mendapatkan bahan makanan dan minuman di sini?” tanya Chan Seong penasaran. “Kau tak dapat mengirimkan barang dari toko.”

“Kami mendapatkannya dari Alam Baka. Saat kami melayani pelanggan dengan baik di hotel dan membantu mereka naik ke alam baka, kami mendapat imbalan atas pekerjaan kami.”

“Maksudmu, arwah membayarmu?”

“Mereka meninggalkan energi yang baik. Dan energi itu membuat bunga-bunga di kebun mekar. Semakin sedikit penyesalan yang mereka bawa, semakin indah bunganya. Saat kebun dipenuhi bunga, Ma Go mengambilnya dan mengirimi persediaan yang kami butuhkan sebagai imbalan.” jelas Sun Bi.

“Lalu, kenapa Jang Man Weol perlu mendapatkan uang melalui arwah?”

“Semuanya untuk gaya hidupnya yang mewah. Dia menghabiskan semua uang untuk sampanye mahal, pakaian, perhiasan, dan mobil. Bagaimana mungkin seseorang yang dihukum memiliki sikap seperti itu?”

Bersambung ke sinopsis drama Korea Hotel Del Luna episode 4 Part 2 yaa..

Read Full Article

Oke, mari kita lanjut dengan sinopsis drama Korea Hotel Del Luna episode 3 part 5.

“Benar. Gunakan itu untuk kembalikan tubuhku sekarang.” kata Yu-Na, saat memberikan kalung. Ternyata, Man Wol menemui Yu-Na dahulu sebelum berangkat ke rumahnya. Tentu tanpa sepengetahuan Chan-Seong.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Aura di sini tak hilang dengan mudah.” jawab Man-Weol sembari mengangkat kalung itu.

“Katakan saja pada orangtuaku. Mereka akan melakukan apa saja untukku.” kata Yu-Na lagi dengan tersenyum penuh kemenangan.

“Tentu saja mereka harus. Karena mereka yang membuatmu.”

 

***

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Apa yang ingin kau bicarakan dengan kami tentang putri kami?” tanya ibu Yu Na.

“Yu Na membunuh seseorang.” jawab Man Wol. Terlihat bahwa orang tuanya tidak terkejut.

“Tahukah kau… bahwa teman sekelas Yu Na bunuh diri di jembatan itu?

Kedua orang tua Yu-Na mengangguk.

“Itu tak sepenuhnya benar. Putrimu membunuhnya.” Man Wol tertawa kecil setelah mengatakan ini.

“Kalung ini adalah buktinya.” katanya lagi sambil menunjukkan kalung itu kepada orang tua Yu Na.

“Apa yang kau inginkan?” dengan agak cemas, ayah Yu-Na bertanya.

“Mendapatkan imbalan.” jawab Man-Weol santai. Lalu ia tersenyum.

***

Sementara itu, di atas jembatan …

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Menurutmu, apa aku salah membunuh Yu Na?” tany Su Jung

“Ayo kita cari cara.” jawab Chan-Seong

“Cara apa? Tak peduli apa yang kulakukan, aku tak bisa hidup kembali. Aku ingin hidup! Bahkan walau mereka memanggilku parasit, aku masih ingin hidup.” kata Su Jung sambil menangis. Ia kemudian beranjak untuk naik ke teralis jembatan. Buru-buru Chan-Seong memegang tangannya.

“Lepaskan aku! Tolong lepaskan aku. Aku tak bisa biarkan dia kembali ke tubuh ini dan hidup seperti tak ada yang terjadi. Tolong lepaskan aku!” Su Jung menangis dan berteriak.

Chan-Seong bisa merasakan kesedihan gadis ini. Memang terasa tidak adil. Ini tidak adil.

“Tunggu sebentar.” katanya. “Aku akan ambil kalung itu. Kau harus hidup di dalam tubuh ini, mengerti?” Chan-Seong segera berbalik. Baru saja ia memutar tubuhnya, Man Wol ternyata sudah berada di situ. Chan-Seong segera berlari mendekati Man-Wol.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Di mana kalung itu?” tanya Chan-Seong. “Kita belum bisa biarkan dia kembali ke tubuhnya! Tak adil untuk gadis itu!

“Aku sudah kembalikan kalung itu. Sudah ada di tangan orang tuanya.” jawab Man Wol.

***
Flash back lagi sedikit. Sesaat sebelum Man Wol sampai di tempat itu

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Jadi, kalung ini milik gadis yang sudah mati itu, ‘kan?” tanya ibu.

“Kata wanita itu, ini satu-satunya bukti.” kata ayah.

Man Wol memang mengatakan kepada kedua orang tua Yu Na bahwa ada dua cara untuk membayar apa yang Yu Na lakukan. Pertama, mengambil kalung sebagai bukti atas membuktikan kesalahan putri mereka dan menghukumnya. Serta mereka juga harus meminta maaf kepada arwah teman putri mereka. Yang kedua, mereka dapat menyimpan rahasia ini dan menyingkirkan kalung ini. Karena itu satu-satunya bukti. Ayah dan Ibu Yu Na juga setuju untuk membayar Man Wol, sebanyak yang diinginkannya.  Tanpa diketahui orang tuanya, arwah Yu Na juga ada di situ menyaksikan kesepakatan itu.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Semuanya akan kembali normal, ‘kan?” tanya arwah Yu Na setelah Man Wol keluar.

“Tentu saja. Sesudah kalung itu hilang, tak ada yang akan tahu bahwa kau membunuhnya.” jawab Man Wol.

“Tak ada yang akan tahu, ‘kan?” tanya arwah Yu Na lagi. Kali ini dia tersenyum senang.

“Sudah kubilang dendamnya sangat kuat, bukan?” kata Man Wol, ” Sesudah kalung itu dibakar, kesempatanmu mendapatkan pengampunan darinya juga akan hilang untuk selamanya.”

“Tak masalah.” jawab arwah Yu Na.

“Tidak. Kau tak akan pernah bisa kembali ke tubuhmu.”

“Ya?” kali ini arwah Yu Na kaget.

“Arwahmu akan benar-benar mati tanpa disadari siapa pun.” kata Man Wol sambil tersenyum kejam…

Giliran arwah Yu Na jadi panik. Ia tak menyangka akan dikerjai Man Wol seperti ini. Padahal, ayah dan ibunya sedang membakar kalung itu. Sambil mengumpat, ia segera berlari masuk kembali. Ia melihat kedua orang tuanya memandangi kalung yang mereka bakar. Arwah Yu Na berteriak-teriak histeris. Meminta agar kalung itu dikeluarkan dari tungku api. Orang tuanya tidak mendengar tentu saja. Perlahan.. tubuhnya mulai menghilang. Hancur seperti abu tertiup angin.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 5

Tanpa mereka sadari, mereka telah membunuh putri mereka sendiri.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Kau harus hidup dalam tubuh itu sekarang.” kata Man Wol kepada arwah Su Jung yang ada di tubuh Yu Na.

“Meskipun kau parasit pada tubuh itu. Cobalah yang terbaik untuk hidup lagi.” lanjut Man Wol.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Dia sudah menjadi parasit sejati. Tapi… dia mendapati dirinya sebagai orang kaya. Aku yakin mereka akan manjakan dia tanpa mengetahui putri mereka hanyalah kulitnya.” katanya sembari tertawa kecil.

“Gadis itu akan kesulitan sambil menonton wajahnya sendiri. Ini tak boleh.” kata Chan-Seong.

“Dia hanya membayar atas apa yang dia perbuat.” kata Man Wol.

Mendengar ini, Chan-Seong jadi teringat apa yang pernah dikatakan oleh Sun-bi si bartender. Bahwa Man Wol juga di hukum. Diikat di hotel Del Luna.

“Kau juga membayar atas apa yang kau perbuat? Aku dengar kau dihukum.”

Man Wol menjadi diam. Terhenti dari keasikannya menghitung emas di koper yang diberi oleh ayah Yu Na. Imbalannya.

“Benar. Seseorang bilang aku sombong dan bodoh. Meskipun aku tak setuju dengan itu.” kata Man Wol

“Ooh.”

“Apa itu? Kau baru saja bilang, “Oh”? Apa kau meremehkanku?” Man Wol mulai sewot.

“Tidak. Terkadang. Tidak, sangat jarang … aku merasa kasihan padamu.”

Tiba-tiba ponsel Man Wol berbunyi. Sebuah SMS masuk.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

-=SMS=- -=Pre-order untuk edisi XJ50 sudah dibatalkan.=-

Melihat ini, Man Wol langsung jengkel. “Apa ini??! Mobil yang kupesan dibatalkan. Situasi macam apa ini Bagaimana ini mungkin? Apa mereka meremehkanku? Dasar daging mati….

Man Wol terus berteriak-teriak marah.

***

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Saat Sajang-nim marah, dia banyak meminum champaign. Oh Jaebeiin-nim selalu menyiapkannya untuknya.”

“Aku tak tahu posisiku harus melayani alkohol Sajang-nim.” kata Chan-Seong

“Kau sangat sial. Kau berada di urutan ketiga, tapi akhirnya kau jadi manajer kami. Kami tak tahu kau akan datang juga.” kata Hyun Joong sambil mengambil sampanye. Chan Seong mengerutkan keningnya.

“Apa maksudmu aku di urutan ketiga?”

Sadar ia telah keceplosan, buru-buru Hyun Joong berkata,”Mereka bilang untuk tak bicarakan tentang kau ada di urutan ketiga.” wajahnya elik saat mengatakan ini.

“Maksudmu aku berada di urutan ketiga untuk pekerjaan?”

“Tidak.” Hyun Joong mencoba menghentikan pembicaraan ini.

“Artinya ada dua lainnya dalam antrean di depanku.” kata Chan-Seong

“Kini kau di sini, jadi kau pemenangnya.” Hyun Joong masih berusaha keras agar pembicaraan ini tidak berlanjut. Tapi Chan-Seong keburu sewot.

“Ini adalah hal yang tak kusukai.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Di sini.”

“Apa ini?” tanya Chan-Seong.

“Tanda ini menunjukkan, ini milik Sajang-nim. Jika ada tanda ini, berarti milik Sajang-nim.”

Tanda itu seperti tidak asing bagi Chan-Seong. Ah … benar.. ia melihat tanda itu dalam mimpinya. Tanda itu ada di guci arak milik Man Wol. Saat Man Wol berada di pinggir danau bersama si kapten.

Chan-Seong lalu membawa kotak berisi sampanye itu. Ia akan menemui Man Wol. Ia berpapasan dengan Seo Hee si penanggung jawab kamar.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Choi Siljang-nim. Kau tahu seperti apa Sajang-nim saat masih hidup? Apa maksudnya dia diikat untuk hukuman?” tanya Chan-Seong.

“Kau hanya orang yang lewat. Seperti orang-orang yang singgah selama bertahun-tahun, pertimbangkan bahwa kau hanya berkunjung sebentar, dan tinggalkan tempat ini secepat mungkin sesuai keinginan.” jawab Seo Hee. Kemudian ia pergi meninggalkan ruangan itu.

Chan-Seong berjalan mendekati foto-foto di dinding ruangan itu. Terpampang foto Man Wol dari jaman ke jaman.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Kenapa kau habiskan waktu yang lama seperti ini?”

Ada juga foto pohon yang tak berdaun. Melihat foto ini, Chan-Seong jadi ingin pergi ke taman, di mana pohon besar itu berada.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Tak berdaun.”

“Sedang apa di sini?” tiba-tiba Man Wol sudah berada di belakangnya. Berjalan menuju ke arahnya, lalu meletakkan botol sampanye di meja yang ada di situ.

“Kau tak tunjukan kebun kepadaku, jadi kuputuskan untuk mampir.” kata Chan-Seong.

“Para tamu tak boleh datang ke sini. Kau tak perlu lihat ini.”

“Apa ini pohon itu? Pohon yang disentuh ayahku. Alasan kenapa aku dijual ke sini?” tanya Chan-Seong

“Benar. Kau menerima konsekuensinya juga.”

“Tapi tak harus aku. Kudengar aku yang ketiga dalam daftar. Aku benar-benar berpikir harus aku. Kau bilang, kau menyukaiku, jadi kubuat keputusan besar untuk datang ke sini. Tapi aku di sini diurutan ketiga.” kata Chan-Seong agak kesal.

“Ya, ada 1 dan 2 tempat yang ada di daftar sebelum kau.”

“Benar aku diurutan ketiga? Bukan diurutan keempat atau kelima?” tanya Chan-Seong.

“Siapa bilang kau yang ketiga?

“Ada lebih banyak sebelum aku?”

“Kau di posisi nol. Di posisi nol. Benar tak harus kau. Karena kau benar-benar bisa membuatku suka.”

“Kau mau juga? Ini hadiah untuk mengatakan bahwa kau akan mengambil harga yang mahal untuk lukisan Gunung Baekdu.” kata Man Wol menawarkan minuman.

“Apa kau pikir harimau melihat apa yang ingin dilihatnya dalam lukisan itu?”

“Dia mungkin pergi tanpa mengeluh karena dia melakukannya. Dia melihat masa lalu seperti mimpi, masa di mana dia tak pernah bisa kembali. Dia pasti sangat menyukainya.” kata Man Wol.

“Aku yakin kau punya sesuatu yang kau lewatkan di masa lalu yang tak dapat kau putar kembali. Sepertinya aku melihat itu.”

Man Wol urung meminum sampanye yang ada di tangannya. Ia menatap Chan-Seong dengan agak kaget.

“Sudah kubilang aku melihatmu dalam mimpi.”

“Mimpi?” tanya Man Wol tanpa ekspresi yang jelas.

“Kau tersenyum di bawah pohon besar. Saat seseorang bilang mereka akan membangun rumah untukmu, Kau bilang sesuatu yang jahat seperti yang kau lakukan sekarang, tapi kau bahagia…

Kata-kata Chan-Seong semakin membuat Man Wol merasa kaget. Ia jadi teringat …

“Bulan bersinar di atas hutan belantara tempat kau minum, dan dipenuhi dengan suara instrumen, seiring dengan tawamu. Kau penuh dengan sukacita dan kebahagiaan. Kau tak sendirian seperti sekarang. Kau punya seseorang di sisimu. Orang yang mengajari cara menulis namamu, Man Weol. Apa itu orang yang paling kau lewatkan selama kau tinggal di sini?” tanya Chan-Seong

Man Wol yang masih tak percaya mimpi Chan-Seong seperti itu, lalu … bertanya,

“Kau… Kau sungguh… melihat dia?”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 5

“Kau sudah … menunggu orang itu selama periode waktu yang lama ini, ‘kan?” tanya Chan-Seong.

“Kenapa kau melihat sesuatu seperti itu?”

“Benar. Kenapa aku melihatmu? Aku takut, aku mungkin harus menerima konsekuensinya.”

“Jang Man Weol. Sesudah mulai melihatmu, aku memikirkanmu… sangat, sangat sering. Jang Man Weol, kau melahap semua malam dan mimpiku.” kata Chan-Seong.

Episode 3 selesai.

Read Full Article

Chan-Seong sudah berada di rumahnya. Dalam perjalanan pulang dengan kereta, banyak hal yang terus ada dalam pikirannya. Semuanya berputar.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Hei, apa kau akan kerja?” tanya kawannya.

“Tidak, pulang kerja.” jawab Chan-Seong.

“Apa kau ada shift malam?” temannya bertanya lagi.

“Tidak. Aku harus keluar dari hotel tempatku berada. Aku sekarang bekerja di tempat yang berbeda.”

“Hotel apa? Kenapa kau pergi ke tempat lain padahal berada di hotel terbaik Seoul?” tanya kawannya.

“Hotel yang memiliki pantai pribadi dan bar langit yang menjulang tinggi. Seperti itu.”

“Apa ada hotel seperti itu? Aku ingin pergi ke sana juga.” kata kawannya lagi.

“Tak boleh… Jika kau datang, kau akan berada di kamar 404.”

“Apa yang ada di kamar 404? Apa kamar suite?”

Chan-Seong ingin segera menyudahi percakapan ini dan masuk ke kamarnya.

“Aku sangat lelah.”

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4
“Benar. Di sini dunia nyata. Aku punya tempat, dan aku punya teman. Ada banyak tempat lain yang memintaku untuk bekerja. Jangan bingung.” katanya sambil minum.

“Sekarang aku tenang. Ini sangat enak.”

Chan-Seong melemparkan jas nya ke meja. Ia melihat potongan kuntum bunga di saku jasnya. Ia ambil. Tiba-tiba kuntum itu menghilang.

“Hal aneh sudah mengikutiku ke dunia nyata…”

***

Suara petikan gitar tradisional Korea terdengar mengalun satu-satu. Bulan bersinar terang. 3 orang duduk di pinggir danau. Man Wol, si kapten, dan pemetik gitar ga tahu siapa. Man Wool mendengarkan petikan gitar itu sambil menenggak guci araknya. Lalu ia menyerahkannya pada si kapten. Ada sebuah gambar di leher guci itu.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Bulan.” kata Man Wol meliriknya. “Artinya itu milikku.”

Si kapten tiba-tiba meraih tangan Man Wol. Ia menggurat kayu di depannya dengan jari tangan Man Wol yang dipegangnya.

Sambil menggurat, ia bergumam, “Man… Weol.”

“Tulisannya begitu, ‘kan?” katanya lagi. Mereka berdua saling berpandangan. Man Wol tersenyum.

“Aku membayarmu kembali atas anggur yang lezat.”

Man Wol memandang si kapten lama sekali. Gantian si kapten yang tersenyum. Bulan bersinar terang. Menerangi danau itu. Mereka hanya diam lagi.

Ternyata … Chan-Seong memimpikan itu.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Dia dalam mimpiku, dan sekarang dia menelponku. Membuatku bingung.” katanya sembari mengangkat telpon.

“Tak bisakah cepat kau angkat?” teriak suara di seberang. Man Wol.

“Ada apa?” tanya Chan-Seong.

“Ada pekerjaan pertama untukmu.” suara di seberang menyahut.

“Apa?”

“Aku ingin menjual lukisan Gunung Baekdu.” kata Man Wol.

“Apa?”

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Arwah makhluk mitos menjadikan energi lukisan ini lebih baik. Aku akan bisa dapatkan dua kali lipat harganya.” kata Man Wol senang.

“Jika kita jual ini, bagaimana dengan harimau di dalamnya?” tanya Chan-Seong.

“Harimau sudah pergi barusan. Ini adalah lukisan kosong.”

“Harimau sudah pergi?” tanya Chan-Seong.

“Harimau itu hidup di kebun binatang sepanjang hidupnya. Dia bosan tinggal di Gunung Baekdu dalam beberapa hari. Sesudah bersenang-senang dia pergi ke Alam Baka. Aku yakin dia akan terlahir kembali dalam berkat.”

“Alasan kau memintaku mendapatkannya untuk dijual, ‘kan? Bukan karena kau peduli dengan harimau.” gemas Chan-Seong.

“Tentu saja aku peduli dengan harimau itu. Aku bahkan mengenakan ini untuknya.” kata Man Wol sambil menunjukkan celana kulit macan yang dipakainya.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Hei!” teriak Chan-Seong.

“Pastikan kau dapatkan harga yang bagus untuk ini. Kemudian sebagai hadiah, aku akan membelikanmu jas dengan cetakan harimau yang serasi.”

“Tidak, terima kasih, siapa yang mau memakai pakaian seperti itu?” gerutu Chan-Seong.

“Kenapa? Kau suka warna cokelat norak. Aku beli mobil baru dengan warna itu, hanya untukmu.” kata Man Wol lagi.

“Mobil baru?” tanya Chan-Seong.

“Pastikan untuk menjual ini hari ini. Aku harus beli mobil baru.”

“Kau beli mobil? Mobilmu terakhir kali juga baru.” Chan-Seong jengkel.

“Aku bangkrut sekarang karena beli mobil baru. Pastikan kau dapatkan harga yang bagus untuk lukisan ini. Dua kali lipat. Ayo ambil mobil baruku…”

“Aku sudah gila.” kata Chan-Seong. “Kenapa penasaran? Dia hanyalah pemburu uang.”

Chan-Seong mendekati lukisan di depannya sambil bicara sendiri.

“Apa ini benar-benar pergi? Dia tak disini?” tanyanya.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Harimau… ” seperti orang gila, ia memanggil-manggil harimau itu. Sarap!

***

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Bukan dirimu. Kau sudah mati! Berikan tubuhku kembali!”

Kim Yu-Na, tepatnya arwahnya, berada di atas jembatan di jalan tempat ia mendorong seorang gadis, yang jatuh dan akhirnya meninggal tertabrak mobil. Arwah gadis itu mencuri tubuhnya. Ia menjadi arwah karena tubuhnya sudah dimiliki oleh gadis itu.

Sementara itu, Chan-Seong tengah melaju di jalan yang sama dengan kecelakaan yang lalu, yang melibatkan 2 gadis ini.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Ya, Gwanjang-nim. Terima kasih sudah memperkenalkanku. Ya, aku sedang menuju ke galeri sekarang. Sampai jumpa lagi.”

Di atas jembatan, arwah Kim Yu-Na masih bersama gadis ini, yang menggunakan tubuhnya.

“Berikan tubuhku kembali!” Yu-Na berusaha meraih tubuhnya, tapi gagal. Ia tidak bisa memegang tubuhnya.

Di bawah, Chan-Seong melihat kejadian ini. Namun, ia masih heran. Tiba-tiba, di depannya berdiri gadis yang dilihatnya tadi. Ia menginjak rem sekuatnya untuk menghindar. Saat mobil sudah berhenti, ia kaget. Gadis yang dilihatnya sudah ada di sisinya. Gadis itu menatapnya. Telunjuknya terangkat dan menuding ke pinggir, di mana di sana terlihat gadis dengan wajah yang sama. Gadis yang di pinggir jalan itu pergi.

Chan-Seong membatalkan acaranya ke galeri. Ia membawa Kim Yu-Na, tepatnya arwah Kim Yu-Na ke hotel Del Luna.

“Sepertinya Chan Seong membawa pelanggan yang sangat menjengkelkan.” kata Kim Sun-Bi

“Dia sepertinya punya masalah. Dia terus bilang tak mati.” timpal Hyun-Joong.

“Ini bukan kali pertama melihat orang mati bilang masih hidup. Mereka selalu bilang mereka hidup dan tak mati atau bertanya kenapa mereka mati. Kami mendengar itu sepanjang waktu.” kata Sun-Bi lagi.

“Sajang-nim akan menanganinya, ‘kan?” tanya Hyun-Joong.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Aku bilang untuk pergi jual lukisan, tapi kenapa kau bawa pelanggan yang tak diinginkan? Apa kau sales?” teriak Man Wol sewot.

“Apa katamu? Kau bilang kau menghibur arwah. Dia sepertinya punya masalah, kenapa kau tak cari solusi untuknya?” kata Chan-Seong.

“Kau bilang kau melihat dirinya yang lain berkeliaran?”

“Dia bilang tubuhnya dicuri. Jika benar, kita harus bantu menemukannya.” kata Chan-Seong.

“Yang kau bawa adalah roh yang keluar dari orang yang hidup.”

“Jadi, maksudmu dia sekarang berkeliaran tanpa roh?” tanya Chan-Seong.

“Kau bilang tubuhnya dicuri. Tubuhnya diambil alih oleh roh lain.”

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 4

“Apa ini rumah gadis itu?” tanya Man Wol.

“Ya, Yu Na adalah anak semata wayang dari rumah tangga ini.” kata Chan-Seong.

“Tubuh anak semata wayang mereka diambil alih oleh roh. Tentu saja kita harus mendapatkannya kembali.”

“Aku bertanya ini untuk memastikan, tapi apa kau akan membuat orang tuanya menerima konsekuensinya?” tanya Chan-Seong.

“Ini bukan sekedar rumah kaya. Itu mobil cokelat yang kudambakan. Kenyataan mereka sudah mengendarainya, padahal aku susah payah memesannya. Artinya mereka punya banyak uang.”

“Kita perlu mencari tahu kenapa ini terjadi, bukan?” tanya Chan-Seong.

“Itu karena kalung. Itu milik teman mati yang mengambil alih tubuh itu. Roh itu tinggal di kalung itu, lalu mengambil alih tubuh.”

“Sepertinya mereka adalah teman. Kenapa dia melakukan hal seperti itu?” tanya Chan-Seong.

“Jangan penasaran. Kau bilang kita perlu mendapatkan tubuhnya kembali. Maka hanya itu yang perlu kita lakukan.”

Tiba-tiba, Kim Yu-Na dengan roh gadis mati muncul. Melihat Man Wol dan Chan-Seong, gadis ini segera kabur.

“Kejar dia.” kata Man Wol.

“Pelajar!”

Chan-Seong berteriak sambil berlari mengejar. Ternyata gadis itu berlari menuju jembatan tempat dia meninggal. Ia sudah siap-siap mau naik jembatan itu. Sepertinya, dia berniat bunuh diri. Chan-Seong tiba tepat waktu, ia berhasil menangkap tangan gadis itu.

sinopsis drama korea episode 3

“Lepaskan aku! Aku akan membunuhnya.” teriaknya.

“Ini bukan tubuhmu. Kenapa kau lakukan ini kepada teman?” cegah Chan-Seong.

“Dia bukan teman. Dia membunuhku.”

Chan-Seong kaget bukan main. Gadis itu lalu bercerita bahwa ia (namanya ternyata Jung Su-Jung), dibunuh oleh Kim Yu-Na. Yu-Na selalu mengganggu dan membulinya. Puncaknya terjadi di atas jembatan itu. Yu-Na ingin merebut kalung Su-Jung. Sekuat tenaga, Su-Jung berusaha mempertahankannya. Yu-Na yang marah, mendorong Su-Jung dari jembatan itu. Jatuhlah dia, dan … tertabrak mobil.

sinopsis drama korea episode 3

“Lepaskan aku!” teriak Su-Jung.

Pelan-pelan, Chan-Seong melepaskan pegangannya pada gadis itu.

“Aku tak dapat mengingat apa pun sesudah jatuh dari jembatan. Saat aku sadar, aku menyadari bahwa aku di dalam tubuhnya dengan kalungku di tangannya. Apa kau di sini untuk kembalikan tubuh Yu Na? Dia membunuhku!”

Chan-Seong bingung. Dia diam saja. Tidak berkata apa-apa.

Read Full Article

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

Sebuah mobil berwarna putih melaju di jalanan kota Seoul. Mobil itu milik pasangan suami isteri yang pulang. Mereka ngobrol santai di sana, sampai terdengar suara keras, ada sesuatu menimpa mobil mereka. Dengan kaget, si pria segera mengerem dan menghentikan mobilnya.

“Apa yang terjadi? Bagaimana ini?”

“Halo? Ini 911, ‘kan?”

Ternyata, sesuatu yang menimpa mobil itu adalah tubuh manusia. Seorang gadis tergeletak tak bernyawa di depan mereka. Mereka menabraknya.

“Apa dia sudah mati? Dia mendadak jatuh dari atas.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

Di atas jembatan, di lokasi kecelakaan itu, terlihat seorang gadis anak sekolah yang melihat ke bawah.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

Setelah melihat, ia lalu berlari. Ternyata ia menuju ke rumahnya yang tidak jauh dari situ. Di dalam kamar, sambil tiduran, ia menggenggam kalung. Tampaknya kalung itu ia rebut dari gadis yang jatuh. Ia mengomel dan menggerutu panjang.

Saat memiringkan kepala, pipinya kejatuhan sesuatu. Seperti darah. Ia kemudian menengadah. Alangkah terkejutnya ia, saat melihat sosok tubuh gadis yang jatuh tadi, ada di langit-langit kamar, tepat di atasnya. Ia berteriak ketakutan. Sosok itu makin mendekat dan jatuh di atasnya. Terpaksa ia berguling. Jatuh.

Saat membuka mata, ia sudah ada di bawah tempat tidur di kamarnya. Di atas tempat tidur, ia melihat tubuhnya sendiri. Menatapnya dingin.

“Apa ini? Bagaimana ini bisa terjadi? Siapa kau?” jeritnya histeris.

Sosok ini hanya diam tidak menjawab. Kemudian ia bangun. menggenggam kalung di lehernya.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Ini milikku.” katanya sambil menggenggam kalung itu.

***

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Kita kedatangan manajer hotel baru. Aku membawanya dari hotel yang tertulis di salah satu hotel terbaik oleh Forbes. Jadi, dia andal.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Aku tahu dia lulusan Harvard, tapi pekerjaan yang kita lakukan di sini tak didasarkan pada pengetahuan. Dia memerlukan nyali. Tapi dia tampak sangat lemah, dan membuatku khawatir.” kata Kim Sun-Bi yang adalah karyawan terlama di hotel dan bartender Sky Bar Hotel Del Luna.

“Bagaimana kalau kita biarkan posisi itu kosong untuk sementara dan pekerjakan seseorang dari dua kandidat teratas yang ada dalam pikiranmu?” timpal Choi Seo-Hee sang tukang cleaning.

“Ada dua kandidat lain selain Ku Chan Seong?” kata Hyun-Joong sang resepsionis.

“Tentu saja. Bukankah kandidat teratas tahu bagaimana melakukan pengusiran setan?” kata Sun-Bi lagi.

“Apa gunanya? Dia pergi untuk menangkap hantu yang tak berguna!” teriak Man Wol.

Kandidat itu ternyata “Lee Joon-Gi” lagi. Asli saya belum tahu dia jadi apa di drama ini. Kali ini jadi pengusir setan yang merasuki manusia. Jadi Pastor pengusir setan.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Aku memberinya kemampuan untuk melihat hantu. Tapi dia pergi menangkap hantu lain.” kata Man Wol

“Bukankah dia akan kembali begitu dia menangkap hantu itu?”

“Tak mungkin. Hantu itu sangat kuat. Park Il Do.” jawab Man Wol. Yaah.. ada Park Il-Do lagii…

“Siapa kandidat kedua?”

“Dia adalah pilot pesawat tempur. Dia pergi jauh-jauh ke Amerika untuk mencarinya. Tapi akhirnya dia menyingkirkan itu.”

“Menyingkirkan apa?”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Aku tak butuh dua kandidat teratas. Ada Ku Chan Seong, sudah cukup.” kata Man Wol lagi.

“Kantornya sudah siap. No Jaebiin-nim tak tahu dia akan pergi dan kantor dibersihkan tadi. Dia bekerja di sini selama 30 tahun, tapi dia tak meninggalkan jejak.”

“Ada. Di sana. No Jaebiin-nim mengambil foto itu.” kata Hyun-Joong.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Banyak sekali manusia yang bekerja di sini, tapi mereka semua sangat samar bagiku.”

“Berapa banyak orang di sini termasuk No Jaebiin-nim?”

“Sajang-nim satu-satunya yang tahu itu.”

“Mereka semua adalah manusia. Tak ada gunanya menghitung.” sergah Man Wol.

“Sedang apa? Kembali bekerja!” teriak Man Wol kesal.

“Dia manusia ke-48 yang bekerja di sini. Dan Ku Chan Seong akan menjadi manusia ke-49 yang bekerja di sini.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

-=Manajer, Ku Chan Seong=-

“Aku menyerah terlalu cepat. Itu bukanlah aku. Kenapa aku melakukannya?”

Chan-Seong merasa terpengaruh suasana, saat mengambil keputusan. Tiba-tiba pintu ruang terbuka dan masuk staf hotel Del Luna yang hanya 3 orang saat ini.

“Sajang-nim menyuruh kami untuk menyapa manajer baru.” kata salah satu dari mereka.

“Jika kalian semua bekerja di sini, artinya kalian semua hantu, ‘kan?” tanya Chan-Seong.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

Kim Sun-Bi meninggal sekitar 500 tahun yang lalu. Choi Seo-Hee meninggal 200 tahun yang lalu. Ju Hyun-Joong meninggal meninggal 70 tahun yang lalu. Semasa hidup, Kim Sun-Bi adalah bangsawan yang belajar sangat keras. Sesudah lama belajar, ia lulus ujian PNS dengan skor tertinggi. Tapi, mendadak ia mati tepat sebelum mencapai imipiannya. Dan saat ia bergentayangan, dia menemukan Man Weol Inn. Dia adalah yang terlama di hotel ini. Dia adalah bartender hotel Del Luna.

Choi Seo-Hee, semasa hidup adalah menantu perempuan tertua dari keluarga yang bergengsi. Tapi akhirnya dia dibunuh oleh keluarganya sendiri. Selagi tinggal di Del Luna, dia akan menunggu anggota terakhir dari keluarga yang menjijikan itu mati. Chan-Seong berkata bahwa Seo-Hee pasti punya dendam yang mendalam. Pertanyaan ini tidak dijawab Seo-Hee. Ia malah menjelaskan tugasnya di hotel sebagai penanggung jawab kamar.

Ji Hyun-Joong meninggal selama Perang Korea. Dulu dia dipanggil “Man Weol Inn”. Saat itu sangatlah sulit. Dia menunggu pergi dengan saudara perempuannya yang masih hidup.

“Kita semua punya cerita panjang untuk diceritakan.”

“Bagiku…”

“Karyawan di sini kali pertama datang sebagai pelanggan, tapi sekarang bekerja sambil memperpanjang masa tinggal mereka. Selain dari Sajang-nim, kami bertiga sudah berada di sini sangat lama.”

“Lalu, apa Jang Man Weol Sajang juga, di sini untuk memperpanjang masa tinggal?” tanya Chan-Seong.

“Tidak. Sajang-nim adalah pemilik Hotel Del Luna.”

“Pemilik apa? Dia diikat di sini atas hukuman dari nenek tua itu.”

“Dia diikat?”

“Ada pohon besar di taman, tapi…”

“Apa kita punya taman?”

Seo-Hee segera berkata, “Sepertinya kami meninggalkan meja depan dan bar tanpa pengawasan terlalu lama. Lebih baik kita pergi. Aku tak boleh bermalasan di tempat kerja atau aku akan dikirim ke Alam Baka.”

“Akan kuceritakan kisah panjangku di bar sambil mentraktirmu segelas martini.” kata Sun-Bi

“Kupikir kau sebaiknya pulang malam ini.” kata Seo-Hee.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 part 3

“Di mana kebun dengan pohon besar?” tanya Chan-Seong. “Aku tak melihatnya hari ini.”

“Dia mungkin tak menunjukkannya padamu karena tak perlu.” kata Seo-Hee.

“Apa ada semacam ikatan antara Jang Man Weol Sajang dan pohon itu?” tanya Chan-Seong.

“Ku Chan Seong. Berapa lama kau ingin bekerja di sini?” tanya Seo-Hee.

“Sesingkat mungkin karena aku tak datang ke sini karena pilihan.” jawab Chan-Seong.

“Maka, yang terbaik adalah mengakhiri keingintahuanmu.” kata Seo-Hee pendek.

“Semakin lama aku di sini, semakin aku tahu, begitu maksudmu kukira.” kata Chan-Seong menyimpulkan pertanyaan dan sikap Seo-Hee.

“Aku akan mengurus tamu yang datang. Yang harus kau lakukan adalah melakukan pekerjaan terkait dengan manusia.” kata Seo-Hee.

“Benar.” Chan-Seong menimpali.

Read Full Article

Oke, kita lanjut lagi sekarang dengan sinopsis drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 2. Nenek Mago meletakkan bunga yang dipetiknya dari pohon besar yang sudah kering itu ke atas dada Chan Seong yang masih tertidur di sofa, di hotel Del Luna.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

Dalam tidurnya, Chan-Seong bermimpi melihat Man Wol berada di bawah pohon besar berdaun lebat. Nampak 2 pemuda mendatanginya. Pertama “si kapten” dan yang kedua “Lee Joon-Gi”. Man Wol tersenyum ke arah mereka. Ia mengulurkan tangannya. Koo Chan-Seong melihat Man Wol tersenyum bahagia. Dan … ia terbangun. Ia segera berdiri. Ia melihat Man Wol menuruni tangga menuju lobi hotel Del Luna.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

“Terima kasih sudah selamatkan aku sebelumnya.” katanya.

Dengan enteng Man Wol menjawab, “Kau beruntung. Aku tak akan selamatkan kau jika kenakan sepatu dengan warna lain. Ini jauh lebih baik daripada sepatu warna cokelat norak. Kau menungguku, memakai sepatu yang kupilih untukmu.”

“Aku tak pernah menunggumu.” sergah Chan-Seong.

“Hei. Kau kirimkan aku pesan dengan dalih harimau itu, dan menungguku.” jawab Man Wol cepat.

“Aku penasaran.”

“Tentu saja kau penasaran. Karena kau hanya bisa memikirkanku.” kata Man Wol sambil tertawa kecil.

“Apa kau… memantraiku? Itu sebabnya kau buat aku memimpikanmu?” teriak Chan-Seong.

Man Wol tertegun, “Kau memimpikanku?”

Agak salting Chan-Seong menjawab,”Melihat hantu seperti ini sudah merepotkan. Aku tak ingin melihatmu dalam mimpiku juga.”

“Kenapa? Apa aku memakanmu dalam mimpi?” Man Wol sewot.

Mendengar ini, dan melihat ekspresi wajah Man Wol, Chan-Seong jadi teringat wajah dalam mimpinya.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

“Lupakan. Aku tak menganggap kau dalam mimpiku. Jika itu kau, kau tak akan lakukan itu.” akhirnya Chan-Seong berkata.

Man Wol menatap Chan-Seong penuh arti.

“Aku memaafkanmu. Kau sudah dewasa, wajar bermimpi seperti itu.” Man Wol pikir Chan-Seong mimpi basah kali ya ? Bwahaha…

“Apa? Bukan mimpi seperti itu!” jawab Chan-Seong cepat.

“Ku Chan Seong, kukira kau lemah. Tapi kau sangat sehat.”

“Ya, aku sangat sehat.”

“Benar, tetaplah sehat. Jika kau pingsan lagi, akan sangat merepotkan bagiku.”

“Bagaimana kau membawaku ke sini? Kau bisa berteleportasi?”

“Tidak. Sama seperti kau membawa gerobak, aku membawa sesuatu dan menggunakannya untuk membawamu ke sini.”

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

Ternyata Man Wol menyuruh Ji Hyun-Joong, sang resepsionis untuk masuk ke dalam tubuh Chan-Seong. Sehingga ia bisa dibawa ke hotel dengan aman. Sampai di hotel, Hyun-Joong menolak keluar. Sampai-sampai, Man Wol harus memukul kepala Chan-Seong agar arwah Hyun-Joong terlepas dari tubuh Chan-Seong.

“Kau hanya perlu tahu, aku memindahkanmu ke sini dengan aman.” kata Man Wol.

“Kau bisa gerakan kepalamu?”

“Ya. Kenapa?” tanya Chan-Seong.

“Bagus jika baik-baik saja. Ayo. Karena kau di hotelku, aku akan memberimu tur.” kata Man Wol

“Apa tempat ini benar-benar ada di dunia nyata?”

“Seperti yang kukatakan terakhir kali, hotel kami terdaftar secara resmi di Kantor Jung-gu, dan kami membayar semua pajak juga.”

Man Wol lalu berkata bahwa, hotel del Luna memang ada di dunia nyata, tapi kehadirannya sangat kabur,  jadi, manusia tak memperhatikannya. Tapi kadang hotel Del Luna bisa dilihat saat cuaca buruk atau jika orang tersebut
memiliki indra keenam yang baik. Namun rata-rata, setiap orang yang melihatny memilih pergi karena tempatnya terlihat sedikit menakutkan. Tapi 3 sampai 4 kali setahun, ada orang yang datang untuk memastikan dirinya memasuki hotel.

Jika mereka memaksa masuk, Man Wol berkata bahwa Del Luna punya ruangan istimewa hanya untuk orang seperti mereka. Kamar 404.

“Ada orang yang sudah masuk ke ruangan ini, tapi belum ada yang memastikan.” kata Man Wol saat mereka berada di depan kamar 404.

“Apa yang kau perbuat pada mereka?” tanya Chan-Seong.

“Penasaran?” kata Man Wol dengan serius. “Kau ingin cari tahu?” tanya Man Wol lagi.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

Chan-Seong yang merasa penasaran sudah menggerakkan tangannya ke handle pintu kamar 404. Agak ragu-ragu dan takut juga sebenarnya.

“Ada tempat lain yang bisa kau lihat.” kata Man Wol.

“Baik. Kalau begitu ayo kita pergi ke sana.” jawab Chan-Seong cepat sambil ngeloyor pergi tanpa menengok.

Kalau dalam istilah internet, 404 adalah halaman yang ditunjukkan pada orang yang mencari sesuatu di web, diarahkan ke link yang sudah mati. Jadi user tidak menemukan apa-apa di sana. Ada yang mengartikannya sebagai tersesat juga. Tersesat di website. Bisa jadi, fungsi kamar itu adalah menyesatkan orang-orang hidup yang penasaran, dan memaksa masuk hotel Del Luna.

Man Wol melanjutkan tur-nya.

“Kenapa kau perlu pakai kacamata hitam di tengah malam?” tanya Chan-Seong

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3
Man Wol tidak menjawab. Ia berjalan, dan membuka pintu. Sinar terang masuk melalui pintu yang terbuka itu.

“Kemari.” kata Man Wol.

Chan-Seong mengikutinya dan terkejut saat tiba di situ. Mereka di pantai.

“Aku tak sering datang ke sini. Matahari terlalu silau.” kata Man Wol

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3 Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 2

“Di Seoul ini tengah malam. Tempat apa ini?” tanya Chan-Seong terheran-heran, sampai ia kucek-kucek matanya.

“Bagian dalam hotel bukanlah dunia nyata. Waktu dan ruang di sini berbeda dari dunia tempatmu tinggal. Peta dan jam tangan sama sekali tak berfungsi.”

Mereka lalu tiba di roof-top. Ada bar di sana

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

“Jadi, ini bukan dunia nyata?” tanya Chan-Seong.

“Benar. Segala sesuatu di hotel ini tak ada di dunia nyata. Tak peduli betapa cantiknya, tak ada di dunia nyata.”

“Apa itu masalah untukmu juga?” tanya Chan-Seong.

“Benar. Aku juga.”

“Jadi, aku tak akan mati jika jatuh dari sini?” tanya lagi

“Hati-hati. Kau masih hidup. Jika manusia jatuh dengan tubuh lemah mereka, mereka akan menghadapi kematian.” kata Man Wol.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

“Seperti itulah rasanya memiliki tubuh yang hangat dengan detak jantung. Kau harus hidup dan melakukan banyak hal untukku. Tinggalah di sisiku, Ku Chan Seong.” kata Man Wol.

“Jika aku tak mau, apa kau akan mendorongku? Walau tempat yang tak nyata, berilah aku gaji nyata. Dan aku akan memakai sepatu semauku.” kata Chan-Seong.

“Apa kau takut kemungkinanku mendorongmu? Itu sebabnya kau berubah pikiran?” tanya Man Wol.

“Aku datang jauh-jauh ke sini. Aku tak berpikir ada lebih banyak alasan untuk kabur. Sejujurnya, aku juga sedikit penasaran. Dan terlihat sedikit menarik juga. Aku ingin tahu lebih banyak… tentangmu dan hotel ini.” jawab Chan-Seong.

“Baik. Aku akan membiarkanmu bahkan jika kau kabur beberapa kali lagi. Sudah kubilang aku menyukaimu.”

Setelah berkata demikian, Man Wol berjalan pergi. Chan-Seong hanya melihatnya. Ia kembali teringat wanita dalam mimpinya, yang seperti Man Wol. Tersenyum manis sekali.

Saat berbalik, ia kaget setengah mati. Di depannya, muncul arwah yang sedang ngopi di roof-top.

sinopsis drama korea hotel del luna episode 3

“Bisakah tambahkan kopi lagi?” tanya arwah itu.

“Ya.” jawab Chan-Seong dengan masih kaget dan menunjukkan jalan pada arwah itu.

Read Full Article

Agak telat bikin sinopsisnya. Tapi mari kita lanjut ke sinopsis drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1. Kali ini, saya harus buat per bagian aja. Man Wol berdiri di depan pohon besar dengan ranting kering tanpa daun. Ia masih teringat dengan pertanyaan Ko Chan-sung.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

“Apa kau masih hidup? Atau sudah mati?”

 

Dan dia hanya menjawab, “Aku… hanya ada. Aku tak hidup atau pun mati. Aku terjebak. Aku terkurung di zona waktu yang tak akan pernah bisa dikembalikan.”

 

Tiba-tiba Man Wol teringat akan sebuah kenangan.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

Saat itu, ia dan sekutunya sedang menunggu sebuah rombongan, untuk … dirampok. Ia yang menjadi pemimpin mengenakan cadar. Ia meniup semacam peluit sebagai tanda pasukan yang dipimpinnya untuk menyerang rombongan itu. Belasan orang di belakanganya berhamburan menyerbu sebuah rombongan yang baru saja tiba. Pertempuranpun terjadi.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

Di sinilah wajah Lee Joon-gi muncul. Haha.. Berperan sebagai salah satu teman Man Wol, ia bertempur dengan pemimpin rombongan itu. Sepertinya, Joon-gi (saya belum tahu karakter yg dimainkannya..) akan kalah. Melihat ini, Man Wol segera mengambil panahnya, dan membidikkannya ke arah lawan Joon-gi, si pemimpin rombongan. Rupanya kapten rombongan itu melihat hal ini. Ia bisa menangkis panah yang ditembakkan Man Wol.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

Man Wol segera meniup peluitnya lagi. Tanda bahwa ia menyuruh anak buahnya pergi. Benar saja! Mendengar peluit ini, anak buahnya segera berhamburan pergi, membawa hasil rampokan. Termasuk Joon-gi yang segera meninggalkan lawannya. Si kapten melihat ke arah Man Wol yang ada di puncak sebuah bukit kecil. Melihat Man Wol pergi, kapten ini segera mengejarnya. Kejar-kejaranpun terjadi.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

Si Kapten berhasil mengejar Man Wol dan menjatuhkannya dari kuda. Ia segera meringkusnya. Si Kapten lalu membuka paksa cadar penutup yang dipakai. Dan ia terpana. Ternyata, pemimpin rampok ini adalah seorang wanita. Cantik lagi.

 

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

 

Terpana dengan kecantikan tangkapannya, ia jadi bengong. Man Wol melihat ini dan kebetulan, tangannya bisa meraih batu sebesar kepalan tangan, di sebelah tempatnya jatuh. Segera saja ia raih dan menghantamkan batu itu ke kepala kapten itu.

 

Kapten itupun jadi sandera.

 

“Kau pemimpin komplotan, bukan? Kau biang keladinya.”

 

Man Wol mengacuhkannya.

 

“Hei. Kalian bandit dari Desa Gaori, bukan? Artinya kalian pengembara dari Goguryeo. Kau mengerti maksudku, bukan? Hei!”

 

“Berisik.” kata Man Wol tanpa menoleh.

 

“Aku juga dari tempat yang sama. Halo, Hyeongje (형제/Hyeongje: Saudara laki-laki). Atau “Nui” (누이: Saudara perempuan)?

 

“Nui”? tanya Man Wol sambil menoleh dan tersenyum mengejek.

 

“Nui.” jawab kapten

 

“Kenapa kau tak bebaskan aku?”, lanjutnya.

 

Mendengar pertanyaan ini, Man Wol melambatkan kudanya. Kakinya yang kecil menendang si kapten yang duduk di kuda, hingga jatuh bergulingan.

 

“Aku hanya prajurit kelas rendah yang ditugaskan mengawal majikanku. Jadi, kau tak akan dapat banyak uang dengan menyanderaku.”

 

“Aku tahu cara dapatkan uang.” kata Man Wol.
“Apa?” tanya si kapten.

 

“Wanita bangsawan yang tak peduli kehilangan sutranya tampak sangat peduli tentang sesuatu yang lain.” kata Man Wol sambil melirik si kapten.

 

“Kelihatannya kau tak hanya mengawal perjalanan wanita itu.”

 

“Aku bicara dengannya beberapa kali agar dia tak bosan dalam perjalanan. Tapi karena aku pria tampan… Sepertinya rasa itu datang padahal aku hanya bicara dengannya.” jawab si kapten yang tampaknya mengerti maksud Man Wol.

 

“Wajahmu pasti hasilkan banyak uang.” kata Man Wol.

 

“Tak bisakah kau lepaskan aku saja? Jika tangan dan kakiku bebas, aku bisa bujuk dia lebih baik,” katanya lagi.

 

“Jika kupotong lidahmu karena bicarakan omong kosong, akankah harga wajahmu jatuh?” jawab Man Wol gemas dengan sandera yang berisik ini.

“Bisa-bisanya kau bicara menakutkan?”

Di saat yang sama, tiba-tiba kuda Man Wol ngeloyor pergi.

“Sial!” gerutu Man Wol sambil berlari mengejar kudanya.

Karena hal ini, Man Wol menjadi tidak waspada. Ia tidak tahu bahwa kuda itu berlari ke area pasir hisap. Baru setelah melihat kudanya hilang ditelan pasir, Man Wol sadar posisinya. Ia pun mulai terhisap pasir. Man Wol jadi panik. Tubuhnya terus saja masuk. Ia melemparkan cadarnya yang panjang.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

“Tarik aku!” teriaknya. Sedang apa? Kau tak dengar aku?”

“Bagaimana kubantu kau selagi kau berbicara? Jika tangan dan kakiku bebas, aku bisa membantumu. Lemparkan pedangmu.” katanya

“Jangan bergerak. Jika bergerak, kau akan dihisap lebih cepat. Lemparkan pedangmu.” kata si kapten.

Man Wol dengan terpaksa melemparkan pedangnya. Si kapten segera menggunakan pedang itu untuk melepaskan ikatannya. Lalu … ia pergi.

“Kemana… Mau kemana kau? Kembali!” teriak Man Wol histeris.

Man Wol segera menyesal telah menyerahkan pedangnya. Ia berusaha bertahan agar tidak terhisap. Beberapa saat berlalu … tiba-tiba seutas tali terlempar kepadanya. Man Wol mendongak. Ia lihat si kapten lagi.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

“Tarik. Segera!” teriak si kapten.

Akhirnya Man Wol bisa keluar dari pasir hisap.

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

“Kau sanderaku sekarang.”

“Hargaku jauh lebih tinggi daripada harga wajah prajurit kelas rendah.”

“Sebenarnya, aku bukan prajurit kelas rendah. Wanita yang kukawal adalah putri Kastil Yeongju. Dan aku adalah kapten prajurit.”

Tiba-tiba saja sesuatu dilempar mengenai kepala si kapten. Sebuah batu ternyata. Si kapten ambruk. Pingsan. Dibelakangnya, terlihat “Joon-gi”, sambil tertawa dan melempar-lemparkan batu kecil di genggamannya.

Man Wol tertawa. Ia menendangi tubuh si kapten yang pingsan.

***

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

“Apa kau lihat bulan yang muncul hari ini? Atau bulan yang muncul seribu tahun yang lalu?” tiba-tiba nenek Mago ada di dekatnya.

“Mereka adalah satu dan sama.” jawab Man Wol

“Bunga-bunga di taman berbunga cerah. Kau pasti merawat tamumu dengan baik di Sanggarloka Del Luna.” si nenek bicara lagi.

“Aku sudah mengubah nama tempat ini. Bukan Sanggarloka. Ini Hotel Del Luna. Berhentilah memanggilku pengurus. Aku pemilik,” kata Man Wol sewot.

Sambil tersenyum ngenyik, nenek Mago berkata, “Pemilik juga sama saja. Rupanya manusia yang melayanimu sudah pergi. Saat dia meninggal, dia akan direinkarnasi kembali.”

“Aku juga mati. Kenapa mereka tak membawaku?” tanya Man Wol dengan tatapan kosong.

“Kau tak mati. Aku bilang kau terikat pada Pohon Bulan, dan aliran hidup dan mati sudah berhenti untukmu,” si nenek jawab cepat.

“Berapa lama kau akan membuatku terikat?” tanya Man Wol.

“Kaulah yang tak mengalah.” kata si nenek.

“Aku mati kering dan layu. Jika kau potong dan membakarnya, aku akan mengerti.” kata Man Wol

“Daun bertunas, serta bunga bermekaran dan gugur. Waktu hidup dan mati akan berjalan sekali lagi. Bukankah kau tak seharusnya meninggalkan sesuatu secantik ini?” tanya nenek.

“Aku tak punya pernak-pernik seperti itu untuk ditinggalkan. Kenapa kau tak memilih bunga-bunga cerah dan mengirim semua itu ke arwah-arwah yang malang?”

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

Man Wol pergi setelah mengucapkan kata-kata itu. Nenek Mago hanya melihatnya sambil berkata,”Anak itu masih tak mengerti”.

Ia lalu berjalan mendekati pohon besar itu,”Aku tak bisa meninggalkanmu seperti ini selamanya.”

Sinopsis Drama Korea Hotel Del Luna Episode 3 Part 1

Tangannya menyentuh ranting kering itu. Tiba-tiba sekuntum bunga langsung mekar karena sentuhannya…

Read Full Article

He Who Can’t Marry adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Ji Jin-hee, Uhm Jung-hwa, Kim So-eun, Yoo Ah-in dan Yang Jung-a. Sebuah drama komedi romantis tentang seorang bujangan berusia 40 tahun yang sangat keras kepala dan tidak fleksibel. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan KBS2 dari tanggal 15 Juni sampai dengan 4 Agustus 2009. Berikut review drama Korea He Who Can’t Marry.

Drama He Who Can’t Marry merupakan remake dari serial drama Jepang tahun 2006, yang berjudul Kekkon Dekinai Otoko.

Drama ini berkisah tentang seorang pria yang baru berusia empat puluh tahun. Dia memiliki perusahaan arsitektur sendiri dan Anda dapat menemukan beberapa arsitektur yang bagus jika Anda menggunakan namanya. Hanya dengan melihat penampilan atau pekerjaannya yang baik, akan sulit untuk percaya bahwa dia belum menikah.

Namun, dia adalah pria yang tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan orang lain. Dia keras kepala dan tidak pernah berpikir untuk hidup bersama dengan seseorang.

Pada suatu hari, dia bertemu seorang dokter wanita yang sangat mirip dengan dirinya sendiri. Setelah hari itu, dia merasa bisa berbicara dengannya dan bergantung padanya. Perlahan, dia mulai berubah. Dia menjadi teman dengan anjing di sebelah, mulai mencampuri urusan orang lain, dan menyadari betapa berharganya orang-orang di sekitarnya.

Mungkinkah dia bisa menikah? Jika dia menikah, siapa yang akan baik untuknya? Dan bagaimana dia akan melamar?

Baca juga : Review Drama Korea Dae Jang Geum (2003)

Detail drama Korea He Who Can’t Marry

Review Drama Korea He Who Can't Marry (2009)

  • Judul Drama : He Who Can’t Marry
  • Revised romanization : Kyeolheun Mothaneun Namja
  • Hangul : 결혼 못하는 남자
  • Genre : Slice of Life
  • Sutradara : Kim Jung-Kyu
  • Asisten Sutradara : Kim Sung-Yoon
  • Penulis naskah : Yeo Ji-Na
  • Network : KBS2
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 15 Juni – 4 Agustus 2009

Para pemain drakor He Who Can’t Marry

  • Ji Jin-hee sebagai Jo Jae-hee, seorang pasien bujangan & pasien Moon-jung berusia empat puluh tahun.
  • Uhm Jung-hwa sebagai Jang Moon-jung, Seorang dokter tunggal berusia empat puluhan.
  • Kim So-eun sebagai Jeong Yoo-jin, tetangga sebelah Jae-hee yang memiliki seekor anjing bernama Sangu.
  • Yoo Ah-in sebagai Park Hyun-kyu, dia bekerja untuk Jae-hee dan tertarik pada Yoo-jin.
  • Yang Jung-a sebagai Yoon Ki-ran, mitra Jae-hee di perusahaan.
  • Im Ho sebagai Park Kwang-nam, Ipar Jae-hee.
  • Kim Byung-ki sebagai Jang Bong-soo, seorang dokter gigi dan ayah Moon-jung.
  • Yoo Tae-woong sebagai Moon Seok-hwan, orang yang paling dibenci Jae-hee.
  • Bae Min-hee sebagai Jo Yoon-hee, istri Kwang-nam & saudara perempuan Jae-hee.
  • Jeon Yang-ja sebagai Kang Hye-ja, ibu Jae-hee.
  • Jang Dan-ji sebagai Kim Yeon-soo, asisten/perawat Moon-jung.
  • Choi Yoon-young sebagai Yoo Soo-young, teman Yoo-jin.
  • Jang Jung-hee sebagai Jo Yeong-shil, asisten gigi Bong-soo
Read Full Article

Take Care of Us, Captain adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Ku Hye-sun dan Ji Jin-hee. Drama sepanjang 20 episode ini ditayangkan di SBS dari 4 Januari hingga 8 Maret 2012. Berikut review drama Korea Take Care of Us, Captain.

Drama Take Care of Us, Captain berkisah tentang Han Da-Jin (diperankan oleh Ku Hye-Sun) dalam upayanya untuk menjadi pilot.

Kim Yoon-Sung (diperankan oleh Ji Jin-Hee) sangat senang bahwa dia terbang sebagai co-pilot dengan Kapten Han Gyu-Pil (diperankan Kim Chang-Wan) yang legendaris. Salah satu penumpang di pesawat itu adalah ibu hamil Han Da-Jin (diperankan oleh Ku Hye-Sun). Dia terbang ke San Francisco untuk menghadiri upacara kelulusan Han Da-Jin dari sekolah pelatihan penerbangan.

Saat pesawat berjalan melintasi Samudra Pasifik, Kapten meninggalkan kokpit untuk pergi ke kamar kecil. Co-Pilot Kim Yoon-Sung ditinggalkan sendirian di kokpit. Ketika Kim Yoon-Sung meraih sesuatu, dia secara tidak sengaja memukul sebuah tuas. Ini menyebabkan autopilot menjadi terlepas. Kim Yoon-Sung menarik kuk ke arahnya dan mencoba membuat pesawat terbang rata. Dia berhasil membuat pesawat terbang dengan aman lagi.

Sementara itu, di kabin, ibu hamil Da-Jin meminta pramugari Choi Ji-Won (diperankan oleh Yoo-Sun), yang sedang mengerjakan penerbangan pertamanya, untuk membawanya ke kamar kecil. Pada saat ini, seorang penumpang bintang memanggil pramugari Choi Ji-Won. Choi Ji-Won berbalik dan menghadiri ke penumpang bintang. Ibu hamil Da-Jin pergi ke toilet sendirian. Sementara ibu Da-Jin di kamar kecil, pesawat tiba-tiba berguling berat. Ibu Da-Jin menabrak kamar mandi. Dia kemudian pingsan di lantai kamar kecil. Setelah pesawat tenang, pramugari Choi Jin-Won menjadi khawatir tentang penumpang yang hamil dan pergi ke kamar kecil untuk memeriksanya. Choi Jin-Won menemukan penumpang di lantai kamar kecil. Pramugari Choi Ji-Won membantu wanita itu kembali ke kursinya. Choi Ji-Won menutupi penumpang dengan selimut, tetapi melihat darah di roknya. Choi Ji-Won berkata pada dirinya sendiri bahwa wanita hamil itu akan baik-baik saja.

Baca juga : Review Drama Korea Love Rain (2012)

Beberapa saat kemudian, pramugari Choi Ji-Won kembali ke wanita hamil dan kali ini menemukannya tidak sadar dan berlumuran darah. Choi Ji-Won kaget dan berteriak minta tolong. Pramugari lainnya memindahkan wanita hamil ke tempat tidur kamp. Tidak ada dokter di pesawat. Seorang bayi perempuan lahir di tempat tidur kamp. Pramugari Choi Ji-Won pergi untuk mendapatkan gunting dan memberikannya kepada pramugari. Ketua pramugari memberi tahu Choi Ji-Won bahwa Anda tentu saja mendisinfeksi gunting dan mulai memotong tali pusat. Choi Ji-Won tercengang, karena dia tidak mendisinfeksi gunting. Dia tidak bisa mengatakan apa-apa, tetapi hanya menonton. Setelah melahirkan, penumpang menjadi tidak sadarkan diri lagi dan perdarahan tidak berhenti.

Kapten mendengar situasi dan memeriksa untuk melihat bandara mana mereka harus melakukan pendaratan darurat. Bandara terdekat adalah di Anchorage, tetapi cuaca di sana akan membuat pendaratan berisiko. Kapten Han Gyu-Pil mengatakan kepada co-pilot Yoon-Sung bahwa harus melakukan pendaratan darurat di bandara San Francisco. Yoon-Sung menentang keputusan itu dan bertanya kepadanya bagaimana jika wanita hamil itu adalah bagian dari keluarga Anda? Kapten Han Gyu-Pil menjawab bahwa wanita hamil itu adalah istrinya, tetapi kehidupan kolektif dari 300 penumpang lainnya lebih penting.

Ibu Han Da-Jin meninggal. Bayi perempuan yang baru lahir dalam kondisi serius dengan septikemia. Di pemakaman ibu Da-Jin, pramugari Choi Ji-Won menangis dan co-pilot Yoon-Sung menangis dari kejauhan. Malamnya, seorang Yoon-Sung yang mabuk menunggu di depan rumah Kapten Han Gyu-Pil. Kapten Han Gyu-Pil kemudian berjalan-jalan bersamanya di taman rumah. Yoon-Sung memberi tahu Kapten Han Gyu-Pil bahwa ia masih tidak dapat memahami keputusannya dan bahwa ia tidak ingin terbang lagi. Yoon-Sung lalu pergi.

Keesokan harinya, Han Da-Jin bertanya kepada ayahnya, Kapten Han Gyu-Pil, apa arti ibunya baginya. Dia juga mengatakan kepadanya bahwa ibunya juga penumpangnya.

Baca juga : Review Drama Korea Iljimae: The Phantom Thief (2008)

Dalam perjalanan dari makam istrinya, Kapten Han Gyu-Pil menerima pesan teks dari putrinya meminta maaf atas apa yang dikatakannya. Kapten Han Gyu-Pil menepi mobilnya untuk membalas kembali padanya, tetapi sebuah truk kemudian menabrak mobil yang diparkir Han Gyu-Pil. Kapten Han Gyu-Pil meninggal karena tabrakan. Sekarang, Han Da-Jin ditinggalkan sendirian dengan adik perempuannya yang sakit. Co-pilot Yoon-Sung meninggalkan Korea Selatan tanpa mengetahui bahwa Kapten Han Gyu-Pil meninggal.

Tujuh tahun kemudian, Han Da-Jin sekarang menjadi pilot. Dia senang mendengar bahwa dia akan terbang dengan Kapten Yoon-Sung yang dihormati. Pada penerbangan pertama mereka bersama, Han Da-Jin membuat beberapa kesalahan. Kapten Yoon-Sung percaya bahwa Han Da-Jin tidak mampu menjadi pilot yang kompeten, tetapi Han Da-Jin berpikir sebaliknya.

Detail drama Korea Take Care of Us, Captain

Review Drama Korea Take Care of Us, Captain (2012)

  • Judul Drama : Take Care of Us, Captain (literal title)
  • Revised romanization : Butaghaeyo Kaebtin
  • Hangul : 부탁해요 캡틴
  • Genre : Romance
  • Sutradara : Joo Dong-Min
  • Penulis Naskah : Jung Na-Myung, Lee Jae-Yeon
  • Network : SBS
  • Jumlah Episode : 20
  • Tanggal Rilis : 4 Januari – 8 Maret 2012

Para pemain drakor Take Care of Us, Captain

  • Ji Jin-hee sebagai Kim Yoon-sung
  • Ku Hye-sun sebagai Han Da-jin
  • Lee Chun-hee sebagai Kang Dong-soo
  • Yoo Sun sebagai Choi Ji-won
  • Clara Lee/Lee Sung-min sebagai Hong Mi-joo
  • Kim Ji-young semuda Hong Mi-joo
Read Full Article

I Do, I Do adalah serial drama Korea dengan genre komedi romantis, yang dibintangi oleh Kim Sun-a, Lee Jang-woo, Park Gun-hyung dan Im Soo-hyang. Drama ini berkisah tentang perancang sepatu yang sukses pada usia akhir 30-an. Namun kariernya teralihkan, ketika ia tidak sengaja hamil. Serial sepanjang 16 episode ini ditayangkan di MBC dari 30 Mei hingga 19 Juli 2012. Berikut review drama Korea I Do, I Do.

Dikisahkan, ada seorang wanita yang adalah perancang sepatu papan atas di sebuah perusahaan sepatu. Wanita itu disebut “Gold Miss,” karena dia berusia pertengahan 30-an, lajang, dan sukses secara finansial. Dia berbuat keliru dengan menghabiskan malam, mabuk bersama penjual sepatu palsu dan akhirnya hamil.

Wanita itu, Ji-Ahn (diperankan Kim Sun-a), adalah desainer sepatu yang sukses dan direktur di perusahaan sepatu kelas atas. Meskipun Ji-Ahn berusia akhir 30-an, dia tidak tertarik menikah. Satu-satunya hal yang dipedulikan Ji-An adalah sepatu dan pekerjaannya. Sementara itu, Tae-Kang (diperankan oleh Lee Jang-Woo) berusia 20 tahun yang berusia 20 tahun bermimpi untuk menjadi kaya, tetapi untuk saat ini ia bekerja dengan ayahnya membuat sepatu high-end imitasi.

Baca juga : Review Drama Korea City Hunter (2011)

Ketika Ji-Ahn menghadiri pesta ulang tahun ke-70 ayahnya, dia menerima panggilan telepon bahwa ada yang salah dengan pekerjaan persiapan untuk peragaan busana. Ji-Ahn meninggalkan pesta dan bergegas ke peragaan busana, tetapi dalam perjalanan ke sana ia berlari ke sepeda motor yang dikendarai oleh Tae-kang. Mereka berdebat tentang siapa yang menyebabkan kecelakaan itu, tetapi, akhirnya, Ji-Ahn menawarkan untuk membayar kerusakan kecil pada sepeda motornya jika dia memberinya tumpangan ke peragaan busana. Tae-Kang menerima dan Ji-Ahn membuat acara dan memperbaiki masalah.

Setelah itu, Tae-Kang membawa Ji-Ahn ke hotel tempat ayahnya merayakan ulang tahunnya. Ketika mereka tiba, Ji-Ahn menemukan bahwa orang tuanya sudah pergi. Tae-Kang kemudian membawanya ke Stasiun Seoul untuk mengejar orang tuanya sebelum mereka pergi. Ji-Ahn dapat mengejar orang tuanya tepat sebelum mereka naik kereta. Ayahnya mengeluh tentang Ji-Ahn pergi lebih awal dan mereka bertengkar. Setelah orang tuanya meninggalkan Ji-An menangis di bangku. Tae-Kang mengikutinya untuk mendapatkan uang untuk perbaikan sepeda motornya.

Mereka kemudian mulai berbicara dan menemukan bahwa mereka memiliki beberapa kesamaan, seperti tidak menjadi anak terhebat bagi orang tua mereka. Mereka kemudian pergi ke restoran yang dikelola teman Tae-Gang. Ketika mereka akan pergi, Tae-Kang mencoba untuk memasukkannya ke dalam taksi, tetapi dia sangat mabuk dia tidak bisa. Pagi berikutnya mereka menemukan diri mereka berbaring di tempat tidur bersama. Mereka berdua ketakutan. Sebelum pergi, mereka berdua berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

Ji-Ahn kemudian menemui dokter. Dokter memperingatkannya bahwa dia akan segera mengalami menopause. Kembali bekerja, Ji-An kesulitan menjual sepatu karena produk palsu. Untuk menangkap pembuat sepatu palsu, dia berjalan di sekitar area perbelanjaan di malam hari. Di sana, dia bertemu seorang pria dengan tas sepatu palsu. Dia terkejut melihat bahwa pria itu adalah Tae-Kang.

Baca juga : Review Drama Korea Secret Garden (2010)

Detail drama Korea I Do, I Do

Review Drama Korea I Do, I Do (2012)

  • Judul Drama : I Do, I Do (literal title)
  • Revised romanization : Aidu Aidu
  • Hangul : 아이두 아이두
  • Genre : Romance, Comedy
  • Sutradara : Kang Dae-Sun
  • Penulis Naskah : Jo Jung-Hwa
  • Network : MBC
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 30 Mei – 19 Juli 2012

Para pemain drakor I Do, I Do

Kim Sun-a sebagai Hwang Ji-ahn

Kim Sun-a sebagai Hwang Ji-ahnDi usia akhir tiga puluhan, dia adalah direktur di perusahaan sepatu populer. Baginya dunia itu hitam dan putih sementara daerah abu-abu tidak dapat diterima. Dia gagah, singkat, otoriter, keras, dan rentan terkena histeris saat sedang stres. Sejak dia muda, dia memiliki kasih sayang yang tidak dapat dijelaskan untuk sepatu. Bahkan ketika dia hanya akan memakai celana olahraga dan tidak memakai make-up, dia memastikan dia selalu memakai sepatu yang tepat. Kecintaannya pada sepatu secara alami membuatnya bergabung dengan perusahaan sepatu. Bekerja lebih keras dan lebih bersemangat daripada orang lain, ia dipromosikan ke posisi direktur. Tapi satu malam berdiri akan melemparkan kunci pas dalam hidupnya yang sempurna dan sempurna.

Lee Jang-woo sebagai Park Tae-kang

Lee Jang-woo sebagai Park Tae-kangDi usia dua puluhan, ia bersumpah untuk menjadi kaya dalam sepuluh tahun. Tapi dia hanya memiliki ijazah sekolah menengah, bekerja sebagai penjual sepatu mewah palsu, dan terus-menerus melarikan diri dari polisi selama tindakan keras terhadap barang-barang terlarang. Tapi dia percaya bahwa dia harus mempertahankan gayanya yang keren. Dan dia menginvestasikan banyak waktu di jejaring untuk mendapatkan terobosan besar. Dengan sedikit keberuntungan, ia disewa oleh perusahaan chaebol sebagai perancang sepatu. Dibandingkan dengan desainer lain, ia tidak memiliki pelatihan, pengalaman atau uang keluarga. Pekerjaan menjadi tantangan. Selain itu, ia menemukan dirinya terjerat dengan Ji-ahn yang merupakan wanita yang lebih tua dengan temperamen buruk …

Park Gun-hyung sebagai Jo Eun-sung

Park Gun-hyung sebagai Jo Eun-sungDia adalah seorang dokter kandungan yang menarik dan sarjana yang sangat memenuhi syarat. Semua orang di keluarganya adalah dokter dan dia berada di bawah tekanan untuk pergi ke sekolah kedokteran. Meskipun dia berusia akhir tiga puluhan, dia memimpin gaya hidup seorang hipster berusia 20 tahun. Jadi hampir tidak ada orang yang menganggapnya sebagai pria yang sudah menikah yang telah tinggal bersama keluarga. Dia ingin terus berkencan dengan gadis-gadis tanpa menetap dengan seorang wanita. Jadi dia telah memilih untuk hidup sebagai bujangan. Tapi kemudian dia bertemu Ji-ah pada tanggal yang diatur dan menjadi tertarik padanya ketika dia mengarang cerita tentang bagaimana dia memiliki menopause dini untuk mematikannya.

Im Soo-hyang sebagai Yeom Na-ri/Jang Na-ri

Im Soo-hyang sebagai Yeom Na-ri/Jang Na-riPutri bungsu dari ketua Hanyoung Apparel. Dia lulus dengan pujian tertinggi dari S-Mode Institute dan saat ini memegang jabatan wakil presiden di perusahaan ayahnya. Dia memiliki penampilan yang cantik, latar belakang akademis yang cemerlang, dan ayah yang kaya. Akibatnya, dia memiliki semuanya. Tapi dia adalah putri dari nyonya ayahnya sehingga dia harus hidup dalam bayang-bayang saat tumbuh dewasa. Jauh di lubuk hatinya, dia memiliki hati yang rentan tetapi di permukaan, dia tumpul, dingin, bersemangat dan tidak terpengaruh oleh apa pun. Tidak ada yang berani membuatnya marah. Dengan dukungan ayahnya, dia berada di jalur untuk menggantikannya sebagai penggantinya tetapi dia menemukan dirinya bersaing dengan saingannya, Ji-ahn. Jadi dia berencana menyingkirkannya di perusahaan.

  • Park Yeong-gyu sebagai Park Kwang-seok (ayah Tae-kang)
  • Yoon Joo-sang sebagai ayah Ji-ahn
  • Shin Seung-hwan sebagai Lee Choong-baek
  • Jo Hee-bong sebagai Seol Bong-soo
  • Kim Hye-eun sebagai Bong Joon-hee
  • Oh Mi-yeon sebagai ibu Ji-ahn
  • Oh Mi-hee sebagai Nyonya Jang
  • Lee Dae-yeon sebagai Presiden Yeom
  • Kim Beom-yong sebagai Song Ha-yoon
  • Baek Seung-hee sebagai Uhm Yoo-jin
  • Kim Min-hee sebagai Ma Seong-mi
  • Han Ji-wan sebagai Yoo Da-in
Read Full Article

I Love Lee Tae-Ri adalah serial drama Korea genre komedi romantis, yang dibintangi oleh Kim Ki-bum (Super Junior) dan Park Ye-jin. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan tvN tanggal 28 Mei 2012 sampai dengan 17 Juli 2012. Berikut review drama Korea I Love Lee Tae-Ri.

Diceritakan, Eun-Dong (diperankan oleh Baek Seung-Hwan) yang berusia 14 tahun, bertunangan dengan seorang wanita 7 tahun lebih tua darinya. Dia menemukan bahwa wanita itu menyukai pria lain. Eun-Dong kaget dan berharap agar dia bisa melindungi cintanya. Harapannya terkabul, Eun-Dong (diperankan oleh Kim Ki-Bum) menjadi pria berusia 25 tahun.

Tae-Ri adalah ahli waris dari keluarga kaya. Dia tampak sempurna, dengan penampilan yang menarik dan latar belakang pendidikan yang hebat, tetapi setelah disakiti oleh cinta pertamanya, dia tidak percaya pada cinta lagi. Keluarganya juga cemburu padanya dan Tae-Ri sekarang tampak dingin dari kejauhan.

Tiba-tiba, di depan Tae-Ri, Eun-Dong tiba-tiba muncul. Tae-Ri mulai memiliki perasaan untuk Eun-Dong.

Baca juga : Review Drama Korea Lie to Me (2011)

Detail drama Korea I Love Lee Tae-Ri

Review Drama Korea I Love Lee Tae-Ri (2012)

  • Judul Drama : I Love Lee Taly (English title) / I Love Lee Tae-Ri (literal titel)
  • Revised romanization : Aileobeu Itaeli
  • Hangul : 아이러브 이태리
  • Genre : Romance, Comedy
  • Sutradara : Kim Do-Hyuk
  • Penulis Naskah : Moon Ji-Young
  • Network : tvN
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 28 Mei – 17 Juli 2012

Para pemain drakor I Love Lee Tae-Ri

  • Park Ye-jin sebagai Lee Tae-ri
  • Kim Ki-bum sebagai Geum Eun-dong/Hwang Min-soo
  • Baek Seung-hwan sebagai Eun-dong muda
  • Yang Jin-woo sebagai Choi Seung-jae
  • Joo-bi sebagai Ha Soon-shim
  • Kim Yong-hoon sebagai Manajer Moon
  • Lee Moon-soo sebagai lulusan perguruan tinggi Geum
  • Jang Young-nam sebagai Oh Mi-ja
  • Jang Seo-won sebagai Hwang Min-gook
  • Jeon Yang-ja sebagai Baek Soo-bok
  • Choi Deok-moon sebagai paman Tae-ri
Read Full Article