Penulis: idmas

Review Drama Korea The Player (2018) – Drama ini memang bukan drama baru. Drama ini sudah tayang mulai September hingga November 2018 lalu. Tetapi, jalan ceritanya menarik juga untuk diikuti. Drakor ini dibintangi oleh Song Seung-heon, Krystal Jung, Lee Si-eon and Tae Won-suk. Di sini keempat aktor ini memerankan karakter empat kriminal, yang tergabung dalam tim elit. Mereka berempat menginginkan pembebasan. Nah, untuk mendapatkannya, keempatnya pun bersatu melakukan perampasan besar untuk mendapatkan sebuah properti yang sudah disembunyikan oleh penjahat lainnya.

Song Seung Heon berperan sebagai Kang Ha Ri, seorang penipu yang berbakat dalam berbohong. Krystal Jung sebagai Cha Ah Ryung, si cantik yang sejak kecil tidak pernah dianggap oleh orangtuanya sehingga tumbuh menjadi pengendara terbaik di seluruh negeri. Kemudian Lee Si Eon memerankan Lim Byung Min, seorang hacker brilian. Dan terakhir Tae Won Suk sebagai Do Jin Woong, kriminal dengan kemampuan bertarung hebat.

Inti dari cerita drama Korea The Player ini adalah tentang uang, pencurian, dan aksi.

Jika membaca sinopsis tentang cerita drama The Player, kita akan ingan dengan film Suicide Squad, yang dibintangi oleh Will Smith. Sebuah tim beranggotakan para kriminal yang dikumpulkan untuk diminta tolong melakukan perbuatan baik demi keamanan dunia. Melihat keempat kriminal yang dikumpulkan dalam cerita The Player ini, tentunya agak sedikit mirip. Namun, tujuan dikumpulkannya para kriminal ini agak berbeda.

Itu dia Review Drama Korea The Player (2018). Sepertinya, drama ini pas untuk dinikmati akhir pekan nanti. Ada libur lumayan panjang ‘kan?

Read Full Article

Review Drama Korea Where Stars Land (2018) – Drama Korea Where Stars Land memiliki judul lain yaitu Fox Bride Stars dan judul dalam bahasa Korea, Yeou Gaksibyeol. Drama ini berkisah tentang Lee Soo-Yeon (diperankan oleh Lee Je-Hoon) yang lulus dari KAIST yaitu Korea Advanced Institute of Science dan mulai bekerja di Bandara Internasional Incheon. Ia kerja magang selama enam bulan di Bandara Incheon untuk mendapatkan pengalaman bekerja.

Di Bandara Internasional Incheon inilah Lee Soo-Yeon bertemu dengan Han Yeo-Reum (diperankan oleh Chae Soo-Bin) seorang karyawan baru di sana. Yeo-Reum ingin sekalai menjadi seorang yang disiplin dan perfeksionis. Tapi sayang, kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Ia justru seringkali ceroboh dan melakukan banyak kesalahan ketika bekerja.

Cerita interaksi 2 karakter ini cukup menarik untuk diikuti. Yeo-Rum yang ingin menjadi seorang perfeksionis namun ternyata ceroboh dengan Lee Soo-Yeon yang misterius. Pada akhirnya akan terbuka siapa sebenarnya Lee Soo-Yeon dan apa motif dibalik segala tindakan yang dilakukannya pada Yeo-Reum.

Drama Where Stars Land ditulis oleh Kang Eun-Kyung. Ia juga penulis naskah drakor Bread, Love, and Dreams. Lalu drama serial Gu Family Book, What Happens to My Family?, dan juga Romantic Doctor Teacher Kim. Pemeran utama drama ini memiliki usia yang berbeda jauh, kurang lebih 10 tahun. Namun karena totalitas dan memang kehebatan akting mereka, jarak usia ini tidak terlihat di dalam drama. Chemistry mereka cukup bagus. Mirip seperti di drama Room No. 9.

Drama Korea Where Stars Land bisa menjadi pilihan tontonan yang menghibur dan menarik.

Itu dia Review Drama Korea Where Stars Land (2018).

Read Full Article

Review Drama Korea Matrimonial Chaos (2018) – Drama ini memiliki judul berbahasa Korea Choegoui Ihon. Sebelum dirilis drakor ini juga sempat memiliki judul lain, yaitu The Best Divorce atau The Greatest Divorce.

Drama ini berkisah tentang Jo Seok-Moo (diperankan oleh Cha Tae-Hyun) adalah seorang pria lulusan universitas ternama. Dia bermimpi menjadi musisi alih-alih mencari pekerjaan seperti orang kebanyakan. Tetapi, Jo Seok-Moo gagal menjadi seorang musisi karena usianya yang telah lanjut.

Ironisnya, ia juga harus menghadapi kenyataan pahit karena gagal mendapatkan pekerjaan yang layak. Akhirnya ia hanya menjadi karyawan di jasa keamanan. Di sanalah Jo Seok-Moo bertemu dengan Kang Whe-Roo (diperankan oleh Bae Doo-Na) di mana saat itu adalah salah seorang pelanggannya.

Dari yang semula pelanggan saja, hubungan keduanya menjadi semakin dekat sampai ke jenjang pernikahan. Tapi lagi-lagi, ikatan pernikahan itu hanya bertahan tiga tahun saja. Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bercerai. Alasannya adalah perbedaan sifat yang dimiliki antara Jo Seok-Moo dan Kang Whe-Roo.

Drama Matrimonial Chaos secara umum bercerita tentang perbedaan cara berfikir antara seorang pria dan wanita pada usia pertengahan tiga puluhan. Serta mengangkat masalah yang sering terjadi di era modern seperti keretakan hubungan keluarga yang tak jarang akan berakhir dengan sebuah perceraian. Bahkan jaman sekarang perceraian bukanlah hal yang tabu lagi untuk dilakukan oleh masyarakat.

Jo Seok-Mo mewakili para pria masa kini yang lebih suka menyendiri ketimbang menghabiskan waktunya bersama keluarga. Kebanyakan para pria masa kini lebih cenderung menghabiskan banyak waktunya di kantor untuk menyelesaikan pekerjaan mereka yang tak kunjung berakhir setiap hari. Memiliki istri yang berkepribadian yang bertolak belakang seperti Kang Hwi-Roo yang easy-going serta optimistik.

Ada juga sosok Son Seok – Goo yang mewakili karakter laki-laki berkharisma yang dicintai oleh banyak wanita di sekitarnya. Masih banyak karakter yang mengambil contoh dari kehidupan nyata membuat drama Korea ini terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat pada umumnya beserta masalah yang mereka hadapi.

Bisa dibilang drama Korea ini benar-benar menjadi salah satu potret kehidupan yang sangat menarik untuk ditonton. Selain itu akting yang cukup baik dan juga penuh dengan pendalaman karakter pemainnya membuat setiap karakter menjadi sangat mudah untuk dipahami dan kita pun menjadi lebih mudah untuk berempati pada masing masing karakter.

Review Drama Korea Matrimonial Chaos (2018)

Read Full Article

Review Drama Korea A Pledge to God (2018) – A Pledge To God adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Han Chae-Young, Bae Soo-Bin, Oh Yoon-Ah, dan Lee Chun-Hee. Drama sepanjang 48 episode ini ditayangkan MBC tanggal 24 November 2018, sampai dengan 16 Februari 2019. Drama ini menggantikan slot drama Hide and Seek. Berikut review drama Korea A Pledge to God.

Drama Korea A Pledge to God berkisah tentang suami-istri yang memiliki seorang anak. Karena suatu hal, anak mereka mengalami sakit parah yang membuat sepasang pria dan wanita ini terpaksa mengambil keputusan yang di luar nalar dan logika. Hyeon Woo (anak mereka) sakit parah dan membutuhkan transplantasi sumsum tulang. Ironisnya, orang tuanya juga bukan donor yang cocok. Sang dokter menasehati orang tuanya bahwa darah tali pusat saudara kandung bisa menjadi donor potensial. Namun, orang tuanya tidak lagi menikah satu sama lain.

Seo Ji Young (diperankan oleh Han Chae Young) serta Kim Jae Wook (diperankan oleh Bae Soo Bin) membuat sebuah keputusan yang melanggar etika. Itu mereka lakukan demi menyelamatkan anak mereka. Drama ini menceritakan bagaimana peran dan perjuangan orang tua demi anak-anak mereka. Orang tua akan melakukan apapun demi keselamatan anak-anak mereka.

Ji-Young bekerja sebagai seorang penyiar yang juga seorang pembawa acara sebuah talk-show. Sedangkan suaminya Jae Wook merupakan seorang arsitek yang sangat kecil.

Kebahagiaan mereka harus menghilang ketika suatu hari putra mereka yang masih kecil didiagnosa memiliki sebuah penyakit yang sangat mematikan. Akhirnya sebuah pertanyaan yang sulit diajukan dan mereka harus memilih antara nyawa putra kesayangan mereka atau etika yang berlaku di masyarakat.

Detail Info

  • Judul : A Pledge To God
  • Revised romanization : Singwaui Yaksok
  • Hangul : 신과의 약속
  • Sutradara : Yoon Jae-Moon
  • Penulis : Hong Young-Hee
  • Network : MBC
  • Jumlah Episode : 48
  • Tanggal Rilis : 24 November 2018 – 16 February 2019
  • Jam Tayang : Sabtu jam 21:00-23:00 KST. (30 menit tiap episode / 4 eps. per hari)

Para pemain

  • Han Chae-Young sebagai Seo Ji-Young
  • Bae Soo-Bin sebagai Kim Jae-Wook
  • Oh Yoon-Ah sebagai Woo Na-Kyung
  • Lee Chun-Hee sebagai Song Min-Ho
  • Wang Suk-Hyun sebagai Song Hyun-Woo
  • Lee Whee-Hyang sebagai Heo Eun-Sook
  • Ha Yi-An sebagai Song Hyun-Woo (muda)
  • Park Geun-Hyung sebagai Kin Sang-Chun
  • Kang Bu-Ja sebagai Lee Pil-Nam
  • Oh Hyun-Kyung sebagai Kim Jae-Hee
  • Byung Hun sebagai Jo Seung-Hoon
  • Nam Ki-Won sebagai Kim Joon-Seo
  • Choo Ye-Jin sebagai Na Hae-Ji
  • Jung Min-sung sebagai Ji Do-Yeob
  • Kim Hee-Jung sebagai Ahn Joo-Ryun
  • Bae Hae-Sun sebagai Oh Sun-Joo
  • Phillip Choi sebagai Jung Kyung-Soo
  • Jung Jae-Sung sebagai Yoo Min-Suk

Drama ini dibintangi aktris cantik Han Chae Young, juga aktor Bae soo Bin, lalu ada Oh Yoon Ah, Lee Chun Heed dan juga aktor muda Wang Suk Hyun. Bae Soo Bin bukan muka baru karena bermain juga dalam Good Witch yang tayang pada tahun 2016 lalu. Aktor muda Wang Suk Hyun pernah menjadi salah satu pemain pendukung dalan drama Korea Thirty But Seventeen yang tayang pada tahun 2018 di stasiun televisi SBS.

Review Drama Korea A Pledge to God (2018)

Read Full Article

Review Drama Korea Feel Good to Die (2018) – Drama Korea Feel Good to Die merupakan adaptasi dari webtoon terkenal dengan judul Jookedeodo Joa oleh Goldkiwisae. Drama ini disutradarai oleh Lee Eun-Jin dibantu penulis naskah yang sama. Drama ini memiliki 32 episode yang tayang di stasiun televisi KBS2.

Popularitas sebuah webtoon seringkali membuatnya diangkat ke layar kaca dalam bentuk drama. Dan sudah banyak drama yang diangkat dari webtoon. Pun begitu dengan drama Korea Feel Good to Die. Memang bukan drama baru, karena drama ini tayang di tahun 2018. Menurut saya, drama ini cocok untuk kamu yang sibuk dengan dunia kerja. Drama ini dapat membuatmu sedikit tertawa pahit. Kenapa? Karena masalah yang ada di dalam drama Feel Good to Die ini acap kali dialami oleh kamu yang sudah bekerja. Masalah dalam hubungan antara atasan dan bawahan. Apalagi kalau punya atasan yang kurang menyenangkan. Kadang kita jadi sebal dan tak jarang mendoakan hal yang buruk akan menimpanya. Huh!

Ini pula yang menimpa Lee Roo Da (diperankan oleh Baek Jin Hee). Dia tidak menyukai bosnya yang misoginis atau membenci perempuan. Lee Roo Da berusaha keras mengubah si bos, Baek Jin Sang (diperankan oleh Kang Ji Hwan). Tidak hanya Lee Roo Da saja yang membencinya, seluruh karyawan juga benci, karena selain misoginis si bos juga arogan dan diktator. Pokoknya apa yang dikatakannya adalah benar dan semua bawahan harus menurut tanpa membantah sedikitpun.

Sampai pada satu hari pada malam 14 April, Lee Roo Da memimpikan hal yang begitu aneh dan menyeramkan. Dalam mimpi, ia melihat pak bos, Baek Jin Sang ketabrak truk hingga tewas.

Esok harinya saat Roo da bangun, rupanya masih tanggal 14 April dan apa yang ada di dalam mimpinya terjadi secara nyata. Kejadian ini terus berulang dan Lee Doo Ra mencoba untuk terus menyelamatkan nyawa boss-nya walau sesungguhnya ia sangat membenci Baek Jin Sang.

Feel Good to Die dibumbui genre misteri, kamu juga akan selalu melihat perjuangan seorang bawahan demi atasan yang tidak disukainya.

Lalu, bagaimana ending dari drama ini? Apakah si bos, Baek Ji Sang akan mati atau Lee Roo Da akan berhasil menyelamatkan nyawa Baek Ji Sang dan mengubahnya menjadi seorang pria yang lebih baik?

Read Full Article

Drama Korea “The Item”, adalah drama yang diadaptasi dari webtoon populer dengan judul yang sama. Drama ini adalah sebuah drama fantasi tentang seorang pria dan seorang wanita yang tergerak untuk mengungkap rahasia di balik beberapa objek misterius dengan kekuatan gaib. Drama ini dibintangi oleh Joo Ji Hoon sebagai Kang Gon, seorang jaksa “lurus” yang selalu bertindak berdasarkan kebenaran dan hukum. Temperamental ketika berhadapan dengan hal yang tidak benar. Kang Gon teribat dalam misteri ketika berusaha menyelamatkan keponakannya tercinta.

Sementara, Jin Se Yeon berperan sebagai Shin So Young, seorang profiler kriminal berbakat yang tetap tenang bahkan ketika berhadapan dengan adegan kejahatan paling mengerikan.

Foto-foto yang dirilis pada 6 Februari lalu menunjukkan pertemuan pertama kedua karakter yang aneh itu. Mereka saling menatap dengan ekspresi tidak puas di wajah mereka, tetapi lalu jatuh bersama, membangkitkan rasa ingin tahu. Joo Ji Hoon terlihat terkejut dengan situasi canggung, tetapi pada saat yang sama, lengannya ada di pundaknya, seolah-olah dia melindungi dia. Jin Se Yeon juga terlihat terkejut, dan adegan ini mengisyaratkan hubungan masa depan mereka yang tidak biasa.

Kesan Pertama Nonton Drama "The Item"

Ini adalah kedua kalinya Joo Ji Hoon dan Jin Se Yeon muncul bersama dalam sebuah drama. Mereka sebelumnya ikut membintangi sebagai pemeran utama dalam drama tahun 2012 “Five Fingers.”

Mengenai reuni mereka, Joo Ji Hoon menyatakan, “Saya sangat senang. Saya pikir saya telah matang banyak di bagian akting dan seterusnya, “dan Jin Se Yeon berkata,” Ada keuntungan dari bertemu lagi dan bertindak lebih nyaman. Dia adalah orang yang baik yang memperhatikan rekan-rekannya, dan Anda tidak dapat membantu tetapi selalu tersenyum ketika Anda bersamanya. ”

Awak produksi menyatakan, “Pembuat suasana hati Joo Ji Hoon dan Jin Se Yeon yang ramah bergaul memimpin adegan dan menunjukkan chemistry yang fantastis. Silakan menantikan siaran pertama ‘Item’ yang penuh dengan kerja tim khusus mereka, skala seperti film, dan cerita yang tidak terduga. ”

“The Item” sudah tayang sejak 11 Februari.

Kesan Nonton Drama “The Item”

Ini adalah kali pertama saya melihat akting kedua bintang ini. 6 episode awal membuat saya bisa sedikit mengenal mereka. Saya pikir, Joo Ji Hoon terlalu kesulitan menangis… 😀
Padahal, akan jadi sangat lengkap kalau ia bisa mudah menangis di drama ini. Tubuhnya yang tinggi besar memang pas memerankan karakter Kang Gon. Jaksa ugal-ugalan ini.

Biasanya, saat menonton drama, episode pertama akan menjadi sangat spesial. Di sini semua berawal.

“The Item” memperlihatkan sebuah kereta yang meluncur cepat ke stasiun dan kemungkinan akan menyebabkan tabrakan. Kang Gon berlari dan berusaha memberitahu bahwa ada kereta datang mau nabrak..

Pas nonton saya hanya menggumam, “Ini apa-apaan?”

Selanjutnya, saya tahu bahwa itu mimpi Kang Gon. Dan itulah awal dari semuanya. Mimpi itulah yang menuntunnya mengetahui “item” pertama. Juga mempertemukannya dengan Jin Se Yeon eh maksudnya Shin So Young, sang profiler.

Akting yang bagus patut disematkan untuk si bintang cilik Shin Rin Ah. Ia berperan sebagai Kang Da In, keponakan Kang Gon. Jempol 2 buat dia.

Pertama kali, saya melihat aktingnya sebagai anak dari Park Jung Woo (diperankan oleh Ji Sung) dalam drama Innocent Defendant. Ini drama keren banget, Sumpah!

Dalam drama itu sudah kelihatan bakat Shin Rin Ah. Berakting begitu natural. Ini calon bintang masa depan Korea. Ia juga bermain di drama Marriage Contract.

Kesan Pertama Nonton Drama "The Item"
bareng dengan Ji Sung
Kesan Pertama Nonton Drama "The Item"
bareng Kim Min Seok di Innocent Defendant

Di drama “The Item”, peran Shin Rin Ah sebagai Kang Da In juga cukup vital. Bahkan dia juga yang memegang “item” pertama secara tidak sengaja. Yang kemudian membuatnya diburu oleh si antagonis drama ini, Jo Se Hwang (diperankan oleh Kim Kang Woo). Se Hwang adalah sociopath yang gemar mengoleksi benda berkekuatan supranatural. Dia juga sangat jahat. Dia akan bunuh siapa saja yang menghalanginya.

Menurut saya sendiri, drama ini cukup menarik. Tapi ketertarikan saya tidak seperti saat nonton Memories of the Alhambra. Efek visual drama ini cukup baik walau tidak sebagus Alhambra. Hanya, saya sedikit tidak bersemangat menontonnya. Kita lihat saja episode berikutnya dulu. Nanti saya bagikan di sini lagi.

Read Full Article

Review Drama Korea My Only One Eps. 85-86 – Drama Korea My Only One Eps. 85-86 memasuki ketegangan baru. Jujur saja, saat memasuki separuh episodenya yaitu episode 50 an (total episode 100: red), saya merasa bosan dengan alur ceritanya. Menurut saya, jalan cerita drama ini jadi mudah ditebak. Sengaja saya tidak membuat review untuk episode 1 hingga 84. Saya belum menemukan sense untuk nge-review nya … 😀

Namun saat menonton episode 84-85, saya merasa ada babak ketegangan baru yang bakalan menguras emosi hingga akhir episode nanti. Ini opini saya. Catet!

Mulai ada 3 orang yang tahu masa lalu dari Kang Soo Ill aka Kim Young Hoon (ayah kandung Kim Do Ran). Orang pertama yang tahu adalah Kim Do Ran, anaknya sendiri. Saya sempat menebak bahwa Do Ran akan tahu paling akhir, tapi justru paling awal. Ini mengubah pendapat saya tentang jalan cerita drama ini. Dari yang semula datar saja dan bisa ditebak, menjadi sulit ditebak.

Kim Do Ran mengetahui masa lalu ayahnya melalui peristiwa gathuk-menggathuk. Ditambah, ia mengorek keterangan dari nenek sahabatnya, yang dulu dititipi dirinya saat masih bayi, waktu ketika ayahnya meninggalkannya karena dipenjara. O’ya, pertama kali, peristiwa ini terungkap dengan kemunculan teman ayahnya saat dipenjara. Dan, teman ayah Do Ran ini keceplosan bicara soal “penjara”. Ini yang membuat Do Ran lalu menyelidiki masa lalu ayahnya.

Awalnya, fakta bahwa ayahnya adalah seorang mantan kriminal karena kasus pembunuhan, tidak bisa ia terima. Namun, saat mendengar kisah dari nenek temannya tentang bagaimana masa lalu ayahnya, Do Ran memutuskan untuk berada di sisi ayahnya. Membela dan mendukungnya. Di sini, Do Ran tidak mengetahui peristiwa pembunuhan itu bagaimana, dan siapa yang terbunuh.

Orang kedua yang tahu adalah Wang Dae Ryook, suami Kim Do Ran. Proses untuk tahu Dae Ryook tentang masa lalu ayah Do Ran lebih complicated. Ia dilanda kebingungan yang sangat karena masalah Do Ran yang diusir oleh ibunya. Namun saat ia berhasil menemukan Do Ran, ia justru mendengar hal yang sangat mengagetkannya. Do Ran meminta cerai darinya, tanpa mengatakan alasannya. Dae Ryook bersikukuh tidak mau. Namun dengan memaksa, Do Ran tetap ingin bercerai.

Sikap Do Ran ini membuatnya bingung. Akhirnya ia menjadi galau, bahkan sampai mabuk-mabukan. Rasa penasaran Dae Ryook akhirnya terjawab saat dalam kondisi mabuk, ia menemui Do Ran. Ia memaksa Do Ran mengatakan alasannya. Dan saat tahu alasannya, Wang Dae Ryook terkejut. Ia menjadi bingung, dan akhirnya pergi meninggalkan Do Ran. Dae Ryook menjadi semakin galau setelah mengetahui alasan Do Ran. Ia seorang anak dari kalangan elite. Sangat memalukan kalau punya mertua mantan kriminal pembunuhan. Bahkan akan membuat reputasi keluarga dan perusahaannya hancur.

Namun, setelah melewati berbagai pemikiran dan perenungan, Dae Ryook akhirnya memutuskan untuk menerimanya. Dia mau menerima hal itu. Gantian, Do Ran yang bingung. Di satu sisi ia senang, namun di sisi lain, ia tidak ingin membuat masalah lagi. Tidak mau melihat hidup orang yang dikasihinya hancur gara-gara dia, lagi. Di sinilah cinta yang menjadi solusi. Dae Ryook, meyakinkan Do Ran bahwa itu tidak akan terjadi. Ia juga berjanji akan tetap di sisi Do Ran bila sampai masalah itu muncul ke permukaan. Do Ran akhirnya setuju dengan syarat, tidak ada orang yang tahu tentang hal ini selain mereka berdua. Akhirnya,  Do Ran bersedia pulang. Dan … Everybody happy…

Orang ketiga yang tahu adalah Na Hong Joo. Ya, ia adalah “pacar” dari ayah Do Ran. Hong Joo juga adalah bibi dari Jang Da Ya dan Jang Go Rae yang adalah adik ipar Do Ran.

Na Hong Joo mengetahui hal ini setelah mendesak Kang Soo Ill/Kim Young Hoon untuk mengatakan alasan kenapa mereka tidak bisa menikah, padahal saling mencintai. Seperti juga saat mengatakan rahasia ini kepada anaknya, Soo Ill enggan menjelaskan dan hanya meminta Hong Joo meninggalkannya. Namun karena memaksa, Soo Ill akhirnya menceritakan masa lalunya pada Hong Joo.

Hong Joo terkejut setengah mati. Bahkan ia akhirnya bisa mengerti kenapa Soo Ill memintanya untuk berpisah saja. Sama seperti Dae Ryook, keluarga Na Hong Joo adalah termasuk kalangan elite. Akan sangat buruk bila ia menikah dengan seorang mantan kriminal. Akhirnya Hong Joo mau berpisah dengan Soo Ill. Ia bahkan memutuskan akan kembali ke Amerika. Namun lagi-lagi, kekuatan cinta yang membuatnya batal pergi. Saat ia sudah harus boarding, Hong Joo malah membatalkannya, dan langsung pergi ke rumah Soo Ill. Adegan ini menguras emosi. Menurut saya. Akting 2 pemain senior ini benar-benar membuat saya hanyut.

Akhirnya Hong Joo dan Soo Ill menikah. Yang tentu saja ditentang oleh kakaknya Na Hong Sil, ibu dari Jang Da Ya dan Go Rae. Bahkan mereka memutuskan ikatan saudara dengan Hong Joo. Namun, pertemuan antara adik kakak, Hong Joo dan Hong Sil secara pribadi menyelesaikan masalah ini.

Review Drama Korea My Only One Eps. 85-86

Lagi-lagi cinta yang hadir. Cinta kasih adik kakak yang begitu besar yang membuat Hong Sil akhirnya menerimanya. Jang Da Ya tetap menentangnya. Jang Go Rae yang lebih bisa memahami hal ini.

Akhirnya, hari pernikahan pun ditetapkan.

Review Drama Korea My Only One Eps. 85-86

Oya, sebelumnya ada adegan kepulangan paman dari Jang Da Ya, dari Amerika. Di tengah jalan, ia melihat pembunuh kakaknya mengemudi sebuah truk makanan. Ya benar. Dia adalah Kang Soo Ill. Ia merasa bahwa pengemudi itu adalah pembunuh kakaknya.

Saat bertemu dengan kedua keponakannya dan isteri kakaknya, ia tidak mengatakan hal itu. Ia merasa bahwa ia salah lihat, dan tidak mungkin orang itu pembunuh kakaknya. Ia yakin karena ia tahu bahwa sang pembunuh dihukum seumur hidup. Dan saat ini pasti masih dipenjara.

Jadi, saat Jang Da Ya yang begitu penasaran tentang siapa pembunuh ayahnya, sang paman tidak menceritakan dan menyuruh Da Ya melupakan masalah itu.

Tibalah saat sang paman harus kembali ke Amerika. Lagi-lagi, saat perjalanan ke air port, kembali ia melihat Soo Ill berjalan menyeberang jalan. Kali ini ia yakin bahwa orang itu adalah pembunuh kakaknya. Segera saja ia berlari mengikuti Soo Ill, namun ia kehilangan jejak. Sang paman lalu menghubungi Go Rae untuk memberitahu hal ini, namun Go Rae tidak mengangkat teleponnya. Oleh karenanya, ia lalu menghubungi Da Ya, dan menceritakan masalah ini.

Saat mendengar berita ini, Da Ya menjadi kaget. Ia lalu pergi ke klinik kakaknya dan menceritakan hal itu. Sang paman meminta mereka untuk mengecek apakah benar Kim Young Hoon sudah bebas. Da Ya lalu menyewa jasa detektif untuk menyelidiki hal ini.

Hasil dari penyelidikan ini benar-benar mengejutkan Jang Da Ya. Berkas yang diserahkan oleh detektif yang disewanya membuatnya kaget setengah mati. Apa yang terjadi ?

Review Drama Korea My Only One Eps. 85-86
Saya yakin sekali, episode malam nanti dan seterusnya, akan menjadi episode yang menarik, menegangkan, dan menguras emosi. Akan ada banyak kejadian menarik di menjelang akhir drama ini..

Baca Review Drama Korea My Only One Eps. 87-98

Read Full Article

Review Memories of the Alhambra Eps. 15-16 – Ada banyak alasan kenapa saya baru menuliskan review drama Korea Memories of the Alhambra eps. 15-16 yang merupakan episode terakhir drama ini. Jujur, saya masih belum bisa move on dari ending-nya. Seperti yang mungkin sudah kalian baca di mana-mana, ending nya mengecewakan ! Memang benar. Karena hal inilah, saya jadi agak malas menuliskan review untuk 2 episode terakhir. Tapi, daripada review drama ini menggantung di blog ini, ya sudah, saya selesaikan.

Adegan terakhir episode 14, memperlihatkan bertemunya Kim Jin Woo dengan Emma. Karakter Emma dalam game AR, yang juga diperankan oleh Park Shin Hye, dipindahkan dari lokasi biasanya dia berada. Keadaan yang memaksa begitu. Jin Woo dikejar Polisi, dan dikejar musuh-musuh game. Mengingat waktu yang semakin mepet, akhirnya dia membuat keputusan untuk memindahkan Emma. Sebuah gereja Katolik terdekat dengan lokasi Jin Woo menjadi pilihan.

Permintaan Jin Woo ini bukan tanpa alasan. Dari cerita Jung Hee Joo, bila gelang Fatima bertemu dengan Kunci Emas Surga, maka gerbang akan terbuka dan istana akan runtuh. Jin Woo menganggap, gerbang terbuka akan membebaskan Jung See Joo, adik Hee Joo.

Akhirnya, Jin Woo berhasil masuk gereja.  Alunan gitar Memories of the Alhambra, menandai kemunculan Emma lengkap dengan gitar dan gelang Fatima yang dipakainya. Belum juga adegan ini terjadi, suasana beralih lagi ke keadaan lainnya. Banyak sekali flash back di drama ini. Ada banyak yang mengeluhkan hal ini. Saya juga termasuk. Namun, tanpa adanya flash back ini, cerita menjadi susah diikuti. Jadi, it’s okay!

Diketahui bahwa error yang terjadi karena adanya virus di game ini. Bisa menebak apa virusnya? Virusnya adalah karakter game. Mereka adalah, Marco (kawan See Joo), Hyung Seok (musuh Jin Woo), Seun Hoo (Sekretaris Jin Woo), Profesor Cha (sekutu Jin Woo), dan Jin Woo sendiri.

Dari semua, yang masih hidup hanyalah Profesor Cha dan Jin Woo. Namun akhirnya Profesor Cha juga harus tewas. Tragisnya, ia mati di tangan anaknya sendiri, Hyung Seok. Jadilah ia karakter game baru (virus).

Gelang Fatima dan Kunci Surga

Akhirnya, Jin Woo berhasil menemui Emma. Ia lalu menyerahkan Kunci Surga kepada Emma. Memang benar See Joo bebas. Karena di tempat lain, tepatnya, See Joo telah berhasil kembali ke rumahnya dan bertemu Hee Joo.

Jin Woo masih belum tahu apa yang akan terjadi setelahnya. Ia hanya berdiri memandang Emma yang lalu juga berdiri.

Gitar Emma tiba-tiba hilang. Emma lalu mendekati Jin Woo, dan serta merta mencabut Kunci Surga itu, lalu berusaha menusuk jantung Jin Woo. Jin Woo kaget sekali. Ada apa ini?

Akhirnya di layar game (lensa matanya) terpampang tulisan : “Menghapus Kekutu..”

Hah ! Aku kekutu? Pikir Jin Woo. Karena merasa bingung dengan yang terjadi, Jin Woo berusaha mencegah Kunci itu menusuk dalam. Ia berhasil dan berusaha pergi.

Setelah adegan ini, banyak muncul flash back lagi. Sampai pada proses terbunuhnya Prof Cha.

Singkat cerita, Jin Woo akhirnya memang memilih untuk mengorbankan dirinya. Ia masuk ke gereja. Semua karakter muncul di sana dan ditusuk semua dengan Kunci Surga yang dipegangnya. Hanya tinggal dia sendirilah yang tersisa. Adegan tidak memperlihatkan Jin Woo ditusuk Emma. Yang jelas, Jin Woo lenyap entah kemana.

Hee Joo menjadi kalang kabut mencari Jin Woo. Walau ia sudah mendengar dari See Joo bahwa kemungkinan, Jin Woo sudah mati juga. See Joo bercerita bahwa Emma pasti sudah menusuk jantung Jin Woo.

Selama setahun lebih Hee Joo mengunjungi gereja, dan berharap menemukan Jin Woo di sana. Namun, ia tidak pernah menemukannya.

Setahun itu pula game AR itu diluncurkan ke pasaran. See Joo menjadi bagian dari J One Holding, perusahaan Jin Woo, yang merilis game buatannya itu. Dan Jin Woo ? Ini yang menjengkelkan …

Sudah ah … !!

–TAMAT–

Read Full Article

Review Memories of the Alhambra Eps. 13-14 – Dalam episode 12, adegan terakhir adalah ketika Jin Woo (Hyun Bin) harus melarikan diri karena kejaran polisi. Review Drama Korea Memories of the Alhambra Eps. 13-14 ini akan melanjutkan pelarian itu dan kenapa ia harus melarikan diri.

Moment saat Profesor Cha mengetahui yang sebenarnya, membuat segalanya berubah. Di mana kemudian ia percaya bahwa Jin Woo tidak berhalusinasi, karena ia sendiri sudah melihat anaknya itu. Bahkan ia kemudian harus meninggalkan Seoul agar terlepas dari kejaran musuh-musuh dalam game AR. Kita tahu kan, ia ber-aliansi dengan Jin Woo. Jadi musuh-musuh Jin Woo sekaligus adalah musuhnya. Ia menuruti saran Jin Woo untuk meninggalkan Seoul dan tinggal sementara di vila-nya yang terletak di luar Seoul.

Park Seun Ho, senior sekaligus orang yang menggantikan Jin Woo, baru saja kembali ke Korea. Ia sendiri sudah mendengar akan ketidakhadiran Jin Woo memenuhi panggilan polisi, terkait kematian Cha Hyung Seok, anak Prof Cha, sekaligus mantan sahabat Jin Woo. Dengan segera, ia putuskan untuk tidak kembali ke kantor, namun langsung menemui Profesor Cha.

Setelah mendengar penjelasan Profesor Cha, Seun Ho menjadi kaget sekali. Ia tidak menyangka akan menjadi seperti ini. Ia terkejut saat Prof Cha mengatakan bahwa ia melihat anaknya. Bahwa ia sadar ia salah tidak mempercayai Jin Woo sedari awal. Seun Ho lega juga bahwa Jin Woo tidak bersalah. Namun kelegaan ini berubah menjadi kekhawatiran setelah mengetahui situasi yang terjadi. Ia segera mencari keberadaan Jin Woo. Namun semuanya sudah terlambat. Go Yu Ra, mantan isteri Jin Woo membuat pernyataan kepada polisi sebagai saksi. Ia memberikan kesaksian palsu.

Dalam episode ke 14, di ketahui bahwa ada kesepakatan antara Yu Ra dan Profesor Cha, untuk menjatuhkan Jin Woo dan menjebloskannya ke penjara. Yu Ra kemudian membuat pernyataan karena ia melihat di berita bahwa Jin Woo tidak memenuhi panggilan polisi. Ia mengira bahwa Profesor Cha mengkhianatinya dan Yu Ra menyangka bahwa Jin Woo dan Prof Cha bersekongkol untuk menjatuhkannya.

Akibat pernyataan Yu Ra, tidak hanya Prof Cha yang terkena akibatnya. Mantan isteri Jin Woo, Lee Su Jin, juga ikut terkena. Kita tahu, bahwa setelah ia dan Jin Woo bercerai, Su Jin menikah dengan Cha Hyung Seok yang mati terbunuh. Dalam keterangannya, Yu Ra menyebutkan bahwa Jin Woo bersalah karena membunuh Cha Hyung Seok, karena marah dengan perselingkuhannya. Jika melihat apa yang terjadi, apa yang dilakukan Jin Woo sepertinya masuk akal, bagi khalayak umum. Dan itulah yang terjadi.

Saking kalut dan paniknya, Su Jin kemudian mencoba bunuh diri, setelah sebelumnya meminta maaf kepada Jin Woo, lewat pesan singkat.

Profesor Cha akhirnya mendengar hal ini. Seun Ho memberitahu bahwa Su Jin, menantunya, dalam kondisi kritis di rumah sakit, akibat percobaan bunuh diri yang dilakukannya. Seun Ho meminta Profesor Cha agar kembali ke Seoul. Namun Prof Cha menolaknya. Ia hanya memberitahu bahwa ia akan memberi kabar setelah semua berakhir.

Dalam episode 13-14 ini juga, Jin Woo mengetahui secara kasar akan tugas dari “Master” yang diembannya. Ini semua berkat cerita Jung Hee Jo, mengenai gelang Fatima yang dipakai oleh Emma. Bahwa bila Fatima dan Kunci Emas Surga bertemu, maka gerbang akan terbuka dan istana akan runtuh. Masalahnya, level Jin Woo belum memenuhi untuk bisa melaksanakan perintah itu. Ia harus banyak mengalahkan musuh untuk mencapai level 100, yaitu level di mana ia bisa tahu fungsi Kunci Emas Surga yang sudah dipegangnya. Ingat ‘kan? Ya, betul. Jin Woo menemukannya di penjara bawah tanah istana Alhambra. Tempat di mana “Master” menyembunyikan kunci itu untuk dirinya.

Segera saja ia meminta Choi Yang Ju, untuk membuatkannya alat baru untuk berjaga dan naik level secepatnya. Ia harus melakukan ini karena ia menghadapi 2 musuh. Pertama, ia harus lari dari kejaran polisi, dan yang kedua, ia harus bertempur dengan musuh-musuh game AR, yang setiap saat bisa saja membunuhnya.

Episode 13-14 ini benar-benar menegangkan. Adegan terakhir memperlihatkan kembalinya Jung See Jo, sang “Master”, adik dari Jung Hee Joo. Sangat menarik untuk dinanti 2 episode terakhir Minggu depan. See Jo kembali (mungkin), tapi Jin Woo yang sekarang tidak diketahui keberadaannya.

Saya pribadi menilai, Memories of the Alhambra adalah drama yang sangat bagus. Terhitung berkelas. Genre yang belum pernah diangkat, cerita yang unik, dan plot yang tidak membosankan. Bahkan saya tidak sadar ketika melihat satu episode, tahu-tahu selesai. Padahal durasinya rata-rata 57 menit lah…

Balutan kisah romance unik antara Jin Woo dan Hee Joo juga tidak mendayu-dayu seperti drama romance lain. Kisah cinta mereka mengalir begitu saja. Para aktor dan aktris pendukungnya juga luar biasa dalam memainkan peran dan karakter masing-masing.

Baca Review Memories of the Alhambra Eps. 15-16

Read Full Article

Review Drama Korea Sky Castle (2018) – Drama Korea SKY Castle bercerita tentang sekumpulan istri-istri sosialita dan dari kalangan atas, di mana mereka mati-matian berusaha membawa anak-anaknya untuk merencanakan kehidupan terbaik. Mungkin tema ini sedikit tidak biasa. Biasanya, drama yang ada selalu menggabungkan dua area kehidupan sosial, yakni kalangan atas (kaum kaya) dan kalangan biasa saja, bahkan mungkin miskin. Namun drakor SKY Castle ini lain. Balutan unsur komedi membuat drama ini bisa ditonton dengan santai tanpa terus mengerutkan kening karena terlalu serius.

Mengambil latar satu daerah di Seoul di mana berdiri banyak macam apartemen tempat para orang kalangan elit tinggal. Ada para istri dari kalangan orang terpandang seperti seorang dokter, jaksa, hakim, bahkan professor yang berusaha keras mengarahkan anak mereka untuk masuk ke sebuah universitas elit.

Selain kesan glamornya, sebenarnya drama ini juga ingin menyampaikan sebuah pesan soal bagaimana peran seorang istri yang berjuang keras, terus mendukung suami mengembangkan karir, terus menanjak dan masih tetap bisa mengurus anak-anak mereka. Dengan tidak mau kalah terus bersaing supaya anak-anak mereka juga bisa meraih pendidikan yang setinggi-tingginya.

SKY Castle didukung oleh artis senior seperti Oh Na Ra, Yoon Se-ah, dan Lee Tae Ran yang kemudian memerankan tokoh para istri sosialita dan bergengsi tersebut.

Yum Jung–Ah berperan sebagai Han Seo-Jin, istri ahli bedah tulang belakang atau ahli ortopaedi Kang joon Sang (diperankan oleh Jung Hoon-Ho). Mereka memiliki dua orang anak perempuan. Dari luar, Han Seo-Jin tampak mendapatkan sebuah kehidupan yang sempurna dan bahagia. Namun siapa sangka ternyata dia juga memiliki sebuah rahasia.

Selanjutnya ada Lee Soo-Im (diperankan oleh Lee Tae-Ran), ia menulis berbagai macam buku dengan segmen anak-anak. Dia memiliki kasih sayang dan memperlakukan orang lain dengan penuh simpati. Lee Tae-Ran menikah dengan seorang pria yang bernama Hwang Chi-Young (diperankan oleh Choi Won-Young), seorang dokter ahli bedah saraf. Mereka memiliki seorang putra. Bahkan dalam kehidupan rumah tangga mereka juga terdapat beberapa kekurangan dibandingkan kesempurnaan yang terlihat dari luar.

Lalu Jin Jin Hee (diperankan oleh Oh Na-Ra), seorang putri dari sebuah keluarga kaya raya. Ayahnya memiliki sebuah toko bangunan yang sangat sukses. Namun Jin Jin Hee memiliki kekaguman yang mendalam terhadap sosok Han Seo-Jin sehingga membuatnya selalu meniru semua hal yang ada pada diri Han Seo-Jin. Sampai ia juga meniru untuk menikah dengan seorang dokter ortopedi bernama Woo Yang-Woo (diperankan oleh Jo Jae-Yun).

Terakhir ada No Seung-Hye (diperankan oleh Yoon Se-Ah). No Seung-Hye memilih menikahi seorang professor di sebuah sekolah hukum. Setiap hari suaminya Cha Min-Hyuk (diperankan oleh Kim Byung-Chul) selalu berbicara tentang keadilan dan kebahagiaan. Namun siapa sangka dia sebenarnya sangat egois dan memiliki rahasia yang tidak terduga.

Dengan begitu banyak karakter yang ada, tentu saja konflik yang terjadi dalam drama ini akan sangat banyak. Kamu yang suka dengan gaya hidup kaum elit Korea, wajib nonton drama ini.

Itu dia Review Drama Korea Sky Castle (2018).

Read Full Article