Penulis: idmas

The Great Show adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Song Seung-Heon, Roh Jeong-Eui, dan Lee Sun-Bin. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan stasiun tvN mulai 26 Agustus 2019. Berikut sinopsis dan review drakor The Great Show.

Sinopsis singkat drama The Great Show

Diceritakan, Wie Dae-Han (diperankan oleh Song Seung-Heon) adalah mantan anggota parlemen dan politisi yang materialistis. Dia ingin terpilih sebagai anggota parlemen lagi.

Suatu hari, gadis berusia 18 tahun Da-Jung (diperankan oleh Roh Jeong-Eui) datang kepadanya. Gadis itu mengatakan bahwa dia adalah ayah kandungnya. Ibunya membesarkan empat anak, termasuk Da-Jung, sendirian, tetapi dia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari. Da-Jung adalah satu-satunya yang sekarang merawat 3 adiknya. Wie Dae-Han menerima Da-Jung dan 3 adiknya. Dia melakukan “The Great Show” untuk menjadi anggota parlemen lagi.

Detail drama Korea The Great Show

  • Judul : The Great Show
  • Revised romanization : Widaehan Sho
  • Hangul : 위대한 쇼
  • Sutradara : Shin Yong-Hwi
  • Penulis Naskah : Sul Joon-Suk
  • Network : tvN
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 26 Agustus 2019 – 15 Oktober 2019
  • Hari dan Jam Tayang : Senin – Selasa jam 21.30 KST

Para pemain drakor The Great Show

  • Song Seung-Heon sebagai Wie Dae-Han
  • Lee Sun-Bin sebagai Jung Soo-Hyun
  • Lim Ju-Hwan sebagai Kang Joon-Ho
  • Roh Jeong-Eui sebagai Han Da-Jung
  • Park Ha-Na sebagai Kim Hye-Jin
  • Hyuk sebagai Choi Jung-Woo
  • Son Byung-Ho sebagai Kang Kyung-Hoon
  • Kim Dong-Young sebagai Ko Bong-Joo
  • Jung Joon-Won sebagai Han Tak
  • Yu Seong-Ju sebagai Jung Han-Soo
  • Lee Won-Jong sebagai Jung Jong-Cheol
  • Yoo Jang-Young sebagai PD Koo

Drama The Great Show akan menggantikan slot drama Designated Survivor: 60 Days. Song Seung Heon yang sebelumnya bermain di The Player mendapatkan pemeran utama. Lee Sun Bin yang berperan sebagai Mi Joo di drama Squad 38 mendapatkan peran utama wanita. Bintang muda Roh Jeong Eui yang bermain di drama OCN, Kill It, berperan sebagai anak dari Wie Dae Han.

Sepertinya, drama ini akan seru kalau melihat trailernya. Apalagi drama ini harus menggantikan Designated Survivor:60 days, yang menurut saya adalah drama recommended buat kamu yang suka politik. We’ll see…

Read Full Article

Love Alarm adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Kim So Hyun, Jung Ga Ram, Song Kang, dan Choi Joo Woon. Drama sepanjang 8 episode ini ditayangkan Netflix mulai 22 Agustus 2019. Berikut review Love Alarm.

Love Alarm bercerita tentang sebuah aplikasi cinta untuk ponsel. Namanya Joalarm. Jika seseorang menyukaimu dan mereka berada dalam jarak 10 meter darimu, alarm aplikasi ini berdering. Aplikasi ini juga menunjukkan berapa banyak orang yang suka sama kamu. Asek ‘kan? Sayangnya, aplikasi ini tidak mengungkapkan detail spesifik tentang siapa yang menyukaimu.

Diceritakan, Kim Jo-Jo (diperankan oleh Kim So-Hyun) adalah seorang siswi sekolah menengah. Dia cantik dan pintar. Dia terlihat atau tampak selalu ceria, tetapi yang ga banyak orang ngerti, orang tuanya meninggal ketika dia masih muda. Sejak kematian orang tuanya, Kim Jo-Jo tinggal bersama keluarga bibinya. Tinggal di sana tidak mudah bagi Kim Jo-Jo. Dia tidak mengunduh aplikasi Joalarm.

Sementara itu, Hwang Sun-O (diperankan oleh Song Kang) adalah siswa pria yang populer di sekolah menengah yang sama dengan Kim Jo-Jo. Dia adalah putra keluarga kaya, tetapi dia tidak dicintai oleh orang tuanya. Sahabatnya Lee Hye-Young (diperankan oleh Jung Ga Ram) juga masuk sekolah menengah yang sama. Hwang Sun-O memperhatikan bahwa sahabatnya Lee Hye-Young menyukai Kim Jo-Jo. Hwang Sun-O ingin tahu apakah temannya benar-benar menyukainya, jadi dia menciumnya.

Detail drama Korea Love Alarm

  • Judul : Love Alarm (English title)
  • Revised romanization : Joahamyun Woolrineun
  • Hangul : 좋아하면 울리는
  • Sutradara : Lee Na-Jeong
  • Penulis Naskah : Cheon Kye-Young (webcomic), Lee A-Yeon, Seo Bo-Ra
  • Network : Netflix
  • Jumlah Episode : 8
  • Tanggal Rilis : 22 Agustus 2019

Para pemain drakor Love Alarm

  • Kim So Hyun sebagai Kim Jo Jo
  • Jung Ga Ram sebagai Lee Hye Young
  • Song Kang sebagai Hwang Sun O
  • Choi Joo Won sebagai Joo Won
  • Go Min Si sebagai Park Gool Mi

Drakor Love Alarm diangkat dari webcomic berjudul Joahamyun Woolrineun karya Cheon Kye Young, yang terbit pada tahun 2014. Ada banyak sekali drama Korea yang sukses, yang diangkat dari webcomic. Kalau saya pribadi, suka dengan drama W: Two Worlds Apart, yang dibintangi Lee Jong Suk dan Han Hyo Joo.

Read Full Article

Hip Hop King adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Lee Ho Won, Lee Na Eun, Shin Won Ho, dan Han Hyun Min. Drama pendek 6 episode ini ditayangkan SBS mulai 9 Agustus 2019. Berikut review drakor Hip Hop King.

Drama Hip Hop King bercerita tentang kehidupan empat pemuda yang dipengaruhi oleh musik hip hop.

Dikisahkan, Young-Baek (diperankan oleh Lee Ho-Won) adalah seorang siswa sekolah menengah berusia 18 tahun di Daegu. Dia tinggal bersama neneknya yang malang. Young-Baek menyukai musik hip hop dan ingin sukses sebagai rapper. Untuk mengejar mimpinya, Young-Baek pergi ke Seoul.

Kehidupan Young-Baek di Seoul tidak mudah, tetapi dia tidak menyerah. Dia masuk ke Sekolah Menengah Doobak. Di sana Young-Baek bertemu Ha-Jin (diperankan oleh Lee Na-Eun). Mereka ternyata klik satu sama lain. Saling suka. Ha-Jin ingin menjadi penulis. Dia memiliki rahasia yang tidak diketahui siapa pun.

Sementara itu, Tae-Hwang (diperankan oleh Shin Won-Ho) dan Ki-Ha (diperankan oleh Han Hyun-Min) berada di sekolah menengah yang sama dengan Young-Baek dan Ha-Jin. Tae-Hwang adalah seorang rapper dan dia memiliki orang tua kaya yang mendukung karirnya. Dia kesal dengan Young-Baek. Ki-Ha menjadi berteman dengan Young-Baek. Dia ingin mencari pacar.

Detail drama Korea Hip Hop King

Review Drama Korea Hip Hop King (2019)

  • Judul : Hip Hop King (literal title)
  • Revised romanization : Hiphapwang: Naseunagil
  • Hangul : 힙합왕-나스나길
  • Genre : Music, Teens
  • Sutradara : Lee Joon-Hyeong
  • Penulis Naskah : Kwon Soo-Min
  • Network : SBS
  • Jumlah Episode : 6
  • Tanggal Rilis : 9 Agustus 2019

Baca juga : Review Drama Korea Seventeen-Year-Old’s Condition (2019)

Para pemain drakor Hip Hop King

  • Lee Ho Won sebagai Bang Young Baek
  • Lee Na Eun sebagai Song Ha Jin
  • Shin Won Ho sebagai Kim Tae Hwang
  • Han Hyun Min sebagai Seo Ki Ha
  • Yoo Seo Jin sebagai Bang Hyang Sook
  • Kim Young Ok sebagai Kim Bong Sook
  • Ahn Dabi sebagai Jang So Young
  • Bobby Kim sebagai pemilik stasiun gas
Read Full Article

Seventeen-Year-Old’s Condition adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Yoon Chan Young dan Park Si Eun. Drama pendek sepanjang 4 episode ini ditayangkan SBS mulai 5 Agustus 2019.

Drama Seventeen-Year-Old’s Condition berkisah tentang rasa sakit dan pertumbuhan dari Min-Jae yang berusia 17 tahun (diperankan oleh Yoon Chan-Young) dan Seo-Yeon (diperankan oleh Park Si-Eun).

Dikisahkan, Min-Jae adalah siswa sekolah menengah biasa. Dia tidak banyak bicara dan dia memiliki kepribadian yang sensitif. Min-Jae mendapat nilai bagus dan tidak menyebabkan masalah.

Di sisi lain, Seo-Yeon juga bersekolah di tempat yang sama dengan Min-Jae. Mereka juga lulus dari sekolah menengah yang sama. Dia juga adalah siswi sekolah menengah biasa. Dua tahun lalu, orang tuanya bercerai. Sejak itu, dia tinggal bersama ibunya.

Detail drama Korea Seventeen-Year-Old’s Condition

Review Drama Korea Seventeen-Year-Old's Condition (2019)

  • Judul : Seventeen-Year-Old’s Condition (literal title) / Condition of Seventeen
  • Revised romanization : 17 Seui Jogeon
  • Hangul : 17세의 조건
  • Genre : School Life, Teens
  • Sutradara : Jo Young-Min
  • Penulis Naskah : Ryu Bo-Ri
  • Network : SBS
  • Jumlah Episode : 4
  • Tanggal Rilis : 5-6 Agustus 2019

Baca juga : Review Drama Korea Hotel Del Luna (2019)

Para pemain drakor Seventeen-Year-Old’s Condition

  • Yoon Chan Young sebagai Ko Min Jae
  • Park Si Eun sebagai An Seo Yeon
  • Seo Jung Yeon sebagai Jeong Kyeong
  • Lee Hang Na sebagai Lee Hae Young
  • Baek Seung Hwan sebagai Kang Ki Hyeon
  • Park Se Hyun sebagai Jeong Yu Ri
  • Choi Dae Hoon sebagai Choi Soo Hwan
  • Seo Ha sebagai Guru Kimia
  • Oh Dong Min sebagai Guru Kelas
  • Kim Jong Tae sebagai ayah Min Jae
  • Jung Hee Tae sebagai ayah Seo Yeon

Drama ini ditulis oleh Ryu Bo Ri dan disutradarai oleh Jo Young Min.

Read Full Article

Baiklah, kita sampai akhirnya di Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5. Dan ini adalah part terakhir di episode terakhir drama ini. Do Ran makan malam bersama ayah, ibu tirinya, dan tentu saja suaminya. Mereka berjalan-jalan.

 

“Sungguh?” tanya Pak Kang.

 

“Ya, Da Ya sebenarnya cukup manis dan kekanak-kanakan. Seluruh keluarga baik kepadaku. Aku amat senang belakangan, Ayah.”

 

“Syukurlah…. Ayah tidak berharap apa-apa selain kebahagiaanmu.”

“Ayah, selama Ayah bahagia, aku berharap… ”

Tiba-tiba terdengar suara Dae Ryook, “Ayah. Do Ran.”

Ia muncul bersama dengan Hong Joo.

“Ini kopi Ayah.”

“Terima kasih, Dae Ryook.”

“Do Ran, es krimmu.” kata Hong Joo

“Terima kasih.”

“Kita sahabat es krim.”

“Lantas, kita sahabat kopi?” kata Pak Kang sambil memandang Dae Ryook yang tertawa senang.

“Ayah. Terima kasih. Karena sudah menerimaku kembali.” kata Dae Ryook sambil berjalan.

“Tidak. Ayah yang seharusnya berterima kasih.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Universitas Sinmyung”

Dua tahun kemudian.

Do Ran kembali belajar. Ia kuliah hukum. Namun, kemanapun ia pergi, Nyonya Park selalu mengikutinya. Demensianya belum juga sembuh.

“Ikutlah denganku, Myeong Hee.” teriaknya sambil mengejar Do Ran yang berlari.

“Cepat, Kak. Kita terlambat.”

“Tunggu, Myeong Hee. Astaga. Dia selalu sibuk. Ikutlah denganku, Myeong Hee. Myeong Hee, tunggu.”

“Kak, cepat.”

“Myeong Hee.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Myeong Hee. Pria di sana. Dia Won Hyuk. Manis, bukan? Kamu sebaiknya meminta nomor ponselnya.”

“Kak, sudah kubilang jangan ganggu aku di kelas. Jika terus begini, Kakak tidak boleh ikut.”

“Baik. Kakak akan diam.”

Kuliahpun usai. Do Ran masih suka berlari. Ini yang membuat Nyonya Park berteriak-teriak.

“Myeong Hee. Kenapa kamu selalu berlari? Kakak amat lelah.”

“Kak, maaf. Tapi ini hari besar.”

“Benar juga. Kita mau ke rumah Soo Il hari ini.”

“Ya, kita harus bergegas.”

“Baik.”

“Sayang.” Dae Ryook ternyata sudah ada di sana.

“Kamu di sini.”

“Berhentilah berlari. Nanti kamu jatuh lagi.” kata Dae Ryook.

“Myeong Hee, kamu lupa meminta nomor Won Hyuk? Katamu kamu akan meminta nomor ponselnya. Kakak sungguh menyukainya.”

“Kak, akan kulakukan nanti, Kita sibuk hari ini.”

“Berjanjilah kamu akan melakukan itu.” kata Nyonya Park.

“Nona-nona, aku akan menjadi sopir hari ini. Masuklah ke mobil.”

“Baik. Ayo.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Berkat ibu tiri Do Ran, aku bisa tinggal di apartemen mewah seperti ini. Kini aku bisa mati tanpa penyesalan.” kata Yang Ja.

“Kak. Kita sungguh bisa tinggal di sini secara gratis?”

“Astaga, bukan hanya gratis. Ibu tirinya memberikan apartemen ini karena sudah membesarkan Do Ran. Kakak bahkan tidak bisa memberikan banyak daging sapi ke Mi Ran karena Do Ran dahulu. Kakak berhak mendapatkan ini.”

“Astaga. Kakak mulai lagi. Kapan Kakak akan berhenti membahas daging sapi?”

“Tidak akan berhenti sampai mati.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Sayang, kita harus bergegas. Astaga, wajahmu berkilau. Kamu makin muda.”

“Kamu serius?” tanya si Mak ge er.

“Tentu saja. Kamu makin muda dan cantik. Astaga, mataku. Penglihatanku memburuk.”

“Penglihatanmu memburuk? Sudah kuduga.” si Mak jadi sewot

“Aku bercanda. Kita sebaiknya pergi sekarang. Tunggu. Di mana Yi Ryook dan Da Ya? Hanya tinggal kita yang belum pergi?”

“Ya. Mereka sudah pergi. Ibu dan Do Ran berangkat dari kampus.”

“Lantas, ayo pergi. Nyonya, mau pergi sekarang?”

“Apa yang kamu lakukan?” tanya si Mak melihat suaminya berlagak muda.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

***

Tempat itu ramai sekali. Semua orang ada di situ. Yang Ja sedang berbincang dengan Da Ya dan Mi Ran. Masing-masing dengan perut besar, bersama suami masing-masing. Wang Yi Ryook dan Jang Go Rae.

“Kamu harus bersikap baik kepadanya. Kamu juga harus baik kepada istrimu.” kata Yang Ja pada Yi Ryook dan Go Rae.

“Kak, kemari.”

“Tunggu, kakak sedang bicara dengan mereka.”

“Ikutlah denganku.” tarik adiknya, “Sampai jumpa.”

Merekapun memilih tempat duduk mereka.

Pak Kang berjalan bersama Dong Won yang ia anggap sebagai adiknya, semasa di penjara. Masih ingat ‘kan?

“Kurasa seseorang di atas sana menyukaimu.”

“Terima kasih.”

“Di mana putramu?”

“Do Yoon? Dia tadi di sini.”

“Do Yoon.”

Ternyata digendong emaknya, Na Hong Joo.

“Do Yoon.”

“Halo.”

“Hai, Dong Won.” kata Hong Joo gembira.

“Boleh kugendong dia sekali? ”

“Tentu. Do Yoon, dia mau menggendongmu.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Dia mirip sekali denganmu.”

“Permisi sebentar.” kata Pak Kang. Ternyata Pak Wang dan isterinya tiba.

“Kami tiba.”

“Halo, terima kasih sudah jauh-jauh kemari.” sambut Pak Kang.

“Ini hari jadi pertama panti asuhanmu. Serta kamu mengadakan pesta ulang tahun untuk anak-anak. Aku harus datang sebagai sponsor mereka.” kata Pak Wang.

“Terima kasih.”

“Selamat. Kami membawakan makanan dan hadiah untuk anak-anak.” kata si Mak.

“Terima kasih. Mereka pasti suka. Terima kasih. Itu mereka.”

“Baik.”

“Selamat.”

“Terima kasih.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Bu.” sapa Pak Kang. Ternyata nenek yang tahu rahasia Pak Kang dulu, juga hadir bersama cucunya, yang juga teman Do Ran. Masih ingat juga ‘kan?

“Hei.”

” Terima kasih sudah datang.”

“Harimu akhirnya tiba. Aku turut senang. Terima kasih banyak.”

“Terima kasih.”

“Ayah.” Do Ran memanggil.

“Kamu sebaiknya pergi.” kata nenek itu.

“Baik.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 5 (End)

“Pak Kang Soo Il, Anda mengajukan sidang ulang dan dibebaskan dari tuntutan. Selamat.”

 

“Terima kasih. Aku masih tidak percaya ini. Rasanya aku bermimpi selama ini. Aku hanya bersyukur atas semuanya sekarang. Tapi ada kalanya aku berharap tidak bangun dari tidurku lagi. Dahulu, saat aku amat putus asa jika ada yang menyentuhku, dan saat aku dicap pembunuh, jika ada seseorang yang membelaku, hidupku pasti sudah berubah. Pikiran itu sering terlintas.” kata Pak Kang.

“Itukah alasan Anda membangun panti asuhan?”

 

Pak Kang mengangguk-angguk.

Pesta itu berlangsung meriah. Semua orang merasa senang. Pak Kang sangat bahagia. Do Ran, yang melihat senyum ayahnya, ikut merasakan kebahagiaan. Bagaimana tidak, sepertinya, semua yang dirindukannya, akhirnya tercapai. Da Ya melahirkan anak perempuan sedangkan Mi Ran melahirkan anak lelaki. Semua bahagia. Hanya Nyonya Park yang masih belum berubah. Namun, ia juga bahagia. Walau demensia.

Read Full Article

Baiklah, mari kita teruskan dengan Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4. Do Ran langsung berlari ketika ayahnya mengijinkannya pergi mencegah Dae Ryook. Ia menumpang taksi dengan tujuan bandara. Di dalam taksi, ia mencoba menghubungi Dae Ryook. Namun nomornya tidak aktif.

“Dae Ryook, kumohon. Kumohon…” ia terus berusaha menghubungi Dae Ryook.

Sampai di bandara, Do Ran berlarian mencoba menemukan Dae Ryook. Banyak sekali yang lalu lalang, namun ia tidak melihat Dae Ryook. Do Ran kemudian berlari lagi.

Di sisi lain, Dae Ryook bangkit dari tempat duduknya. Ia bersiap untuk boarding. Ada senyum kesedihan di wajahnya. Ia berjalan cepat. Dan … ia terpana. Di depannya, ia melihat wanita yang dicintainya sedang mencari sesuatu. Dae Ryook berhenti. Do Ran … akhirnya melihat Dae Ryook. Ia berlari dan menghambur memeluk Dae Ryook. Untung masih belum terlambat. Do Ran menangis bahagia.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

Nyonya Park mengamuk lagi. Demensianya kambuh pagi itu. Si Mak berusaha menghindari jambakan dengan berlarian terus.

“Myeong Hee. Di mana Myeong Hee?”

“Astaga…”

“Jalang. Di mana adikku?”

“Astaga. Ibu. Berhenti. Dia di atas. Kenapa Ibu melakukan ini kepadaku?”

“Aku tahu kamu berbohong. Kemari.”

“Astaga, yang benar saja.”

“Kemari.”

“Tolong!”

“Ibu, kumohon berhenti.” kata Pak Wang.

“Ayah. Kurasa wanita jalang itu mengusir Myeong Hee.”

“Ibu, kumohon.”

“Dia akan segera turun dari atas.”

“Kamu dan kebohonganmu!”

“Ibu.”

“Bawa dia kemari.”

“Kumohon berhentilah.”

Saat itulah Do Ran muncul, “Kak… Aku di sini.”

“Astaga, Myeong Hee. Kamu sungguh di atas?”

“Ya, kubilang aku akan selalu menemani Kakak. Kakak berjanji tidak akan melakukan ini lagi.”

“Benar juga. Ada apa dengan kakak? Kakak lupa terus. Maaf, Nona Selingkuhan. Aku salah.” katanya pada si Mak.

“Tidak apa-apa.”

Da Ya ikutan nimbrung, “Kak Geum Byung, Kak Myeong Hee. Ayah, Ibu, ayo sarapan.”

“Hebat sekali. Kamu membuat sarapan sendiri?”

“Ya. Kak Myeong Hee membantuku.”

“Sungguh? Astaga, dia lebih baik dari ibunya. Ayah, ayo sarapan.”

“Baik, ayo.”

Nyonya Park berjalan. Tiba-tiba ia berhenti, “Hei, Kamu. Ikutlah.” katanya pada si Mak.

“Sungguh?” ia kelihatan senang.

“Kamu, Putri Selingkuhan. Namamu Da Ya, bukan? Da Ya. Kamu bersikap baik belakangan ini. Aku akan membiarkanmu.”

Da Ya senang. Berarti ia bebas jambakan, “Sungguh?”

“Ya.”

“Terima kasih banyak, Kak.”

“Mari makan.”

Si Mak yang masih sendirian berdiri di situ, “Astaga…. Da Ya memanggilnya “Kakak”? Dasar licik. Aku iri. Rambutnya tidak dijambak.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

Makan bersama pagi itu terasa berbeda dari hari biasanya. Lebih hangat dan ceria.

“Sup shepherd’s purse rasanya enak hari ini.”

“Ya, Ayah. Ini lezat.”

“Da Ya. Kamu yang memasak ini?”

“Dengan Kak Do Ran. Bi Yeoju juga membantu.”

“Tidak, Da Ya melakukan semuanya.” jawab Do Ran.

“Apa karena Da Ya yang memasaknya? Rasanya lebih enak. Lebih kaya rasa. Ayah. Putri Selingkuhan juga tidak terlalu buruk.”

“Nenek, dia punya nama. Panggil namanya alih-alih bilang Putri Selingkuhan,”

“Baik, Bodoh. Jangan berani-berani bilang aku nenek lagi.”

“Baik, Kak.”

“Lajang Lantai Dua. Kamu tampak lebih sehat dan lebih bahagia. Apa karena kamu tinggal dengan Myeong Hee? Kamu tampak bahagia. Myeong Hee, kalian saling amat mencintai?”

“Ayolah, Kak…” Dae Ryook jadi malu-malu.

“Lihat? Orang-orang yang saling mencintai harus tetap bersama, bukan berjauhan. Lajang Lantai Dua. Jangan putus dengan Myeong Hee lagi.”

“Jangan khawatir, Kak.”

Si Mak hanya senyum dikit

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

Tiba-tiba ada suara ponsel.

“Suara apa itu?”

“Maaf, Kak. Ini ponselku. Halo? Apa? Kamu siapa? Ya. Baik.” kata Yi Ryook.

“Siapa itu?”

“Bukan apa-apa. Aku ada urusan mendesak. Aku harus pergi. Selamat menikmati makanannya.” kata Yi Ryook yang segera pergi.

“Da Ya. Kamu menyukainya, bukan? Kamu harus fokus. Dia tampak benar-benar terganggu.” kata Nyonya Park

Da Ya saling pandang dengan Do Ran.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

“Apa? Benarkah?”

“Ya. Aku berpura-pura tidur kemarin malam. Dia pergi ke toilet untuk menerima telepon. Lalu dia pergi dan kembali saat dini hari.” jawab Da Ya.

“Kenapa kamu baru bilang?” tanya Do Ran tidak habis pikir.

“Jika terus menceritakan ini, aku merasa terlalu malu. Aku rasa dia menemui Soo Jung lagi.”

“Dia sudah memecatnya.”

“Kurasa tidak masalah jika Soo Jung pergi, tapi ternyata tidak. Kak, aku harus bagaimana? Bagaimana jika Yi Ryook terlalu mencintainya untuk berpisah dan meminta bercerai denganku? Kak, aku amat takut.”

“Apa yang harus kamu lakukan? Segera cari akarnya. Akan amat buruk jika kamu tidak melakukan apa pun.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

“Da Ya. Pertama, mari periksa apa Yi Ryook menemuinya. Kita tidak bisa meragukannya tanpa bukti.”

“Baik, tapi firasatku pasti benar.”

“Baik.”

Belum sempat mereka berdua masuk ke restoran, tiba-tiba Yi Ryook keluar disertai Soo Jung dan 2 pria.

“Astaga. Bisakah kamu melepaskanku?”

“Kemari.”

“Mari kita bicarakan.”

“Apa yang perlu dibicarakan?”

“Apa? Kamu sudah menikah?”

Kejadian itu membuat beberapa orang menonton.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

“Ada apa ini?”

“Kamu sudah menikah dan mengencani adikku? Beraninya kamu.” kata pria yang lebih muda sambil melayangkan bogem ke wajah Yi Ryook.

“Astaga. Yi Ryook.” Soo Jung yang melihat ini jadi kaget dong.

“Dasar bodoh. Apa yang kamu lakukan? Singkirkan tanganmu darinya.” kata pria yang tua pada Soo Jung.

Ayah Soo Jung, “Kamu punya istri dan mengencani putriku? Akan kuberi kamu pelajaran hari ini.”

“Jangan melakukan ini, Pak.”

“Apa yang kamu lakukan? Hentikan, Pak.”

Si Ayah berusaha menanduk muka Yi Ryook. Namun ga sampe. Tubuhnya terlalu pendek.

“Ayah, tunggu.” si kakak Soo Jung bicara sambil mengangkat ayahnya. Ayahnya berhasil menanduk muka Yi Ryook akhirnya.

Da Ya melihat ini, “Tidak, jangan wajahnya.”

“Malangnya.”

“Bangun.”

“Kenapa kamu menyukai pria beristri?” kata ayahnya pada Soo Jung.

“Kuperingatkan kamu. Jika kamu menemui putriku lagi, akan kubuat kamu menerima ganjarannya, paham?”

“Ini peringatan dari kakaknya. Jika kamu menemuinya lagi, tidak hanya akan berakhir begini, paham? Kenapa kamu menyukai pecundang ini? Ayo.”

Soo Jung dibawa pergi kakak dan ayahnya. Da Ya menghampiri Yi Ryook yang baru saja bangun.

“Hei, Kamu. Kemari. Kamu amat memalukan. Apa yang sudah kamu lakukan?” Da Ya berteriak-teriak sambil memukuli suaminya.

“Da Ya…”

“Aku amat malu!”

“Da Ya.”

“Tenanglah.”

“Kamu kira aku bisa tenang? Teganya kamu melakukan ini kepadaku, Bodoh.” Da Ya terus berteriak dan memukuli Yi Ryook yang hanya pasrah.

“Maaf, Da Ya. Aku tidak akan melakukannya lagi. Maaf.”

Do Ran memegangi Da Ya, “Lepaskan aku. Akan kubunuh kamu sendiri. Bedebah. Berengsek. Apa ini? Hidungmu berdarah. Kamu bodoh sekali. Kenapa kamu…”

“Da Ya. Da Ya, hentikan.”

***

Pak Wang keluar dari kantornya. Ia bertemu stafnya.

“Kamu boleh pulang.”

“Sampai jumpa, Pak.”

“Sampai jumpa.” kata Pak Wang. Dae Ryook tiba-tiba juga sudah di situ.

“Kamu mau pulang?” tanya Pak Wang.

“Apa Ibu menelepon Ayah juga?”

“Dia meneleponmu juga?”

“Ya.”

“Apa yang mendesak kali ini?”

“Sampai jumpa.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

“Sampai jumpa.”

“Suara Bu Oh di telepon terdengar menyeramkan. Ada apa lagi sekarang?”

“Aku tidak tahu. Kira-kira apa? Aku amat penasaran.”

“Aku juga.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

Pak Wang marah sekali. Ia menendang Yi Ryook.

“Sayang, bicaralah. Kamu tidak perlu memukulnya.” teriak si Mak.

“Lepaskan! Dia pantas dipukul.”

“Sayang…”

“Apa yang sudah kamu lakukan, Bodoh? Kamu berselingkuh dengan pelayan? Wang Dae Ryook!”

“Ya?”

“Ambilkan tongkat bisbol.” teriak ayahnya.

“Tidak. Kita tidak punya. Bagaimana dengan tongkat golf?”

“Bawakan yang kita punya.”

“Baik.”

Do Ran memegang suaminya, “Dae Ryook, kamu seharusnya menghentikannya. Jangan malah memihak ayahmu.”

“Ambilkan sesuatu untuk memukulinya!” Pak Wang berteriak keras.

“Selamatkan aku, Da Ya!” kata Yi Ryook berlutut.

Da Ya langsung memeluknya dari belakang, “Tolong tenang. Dia sudah cukup dipukuli hari ini. Maaf, Ayah.”

“Ayah, tidak akan kulakukan lagi. Tidak akan pernah. Maaf.” kata Yi Ryook.

“Tidak ada orang di keluarga kita yang pernah berselingkuh. Wang Yi Ryook, kamu mau berselingkuh lagi? Ayah akan menghapusmu dari KK.”

“Jangan!”

“Maaf, Ayah.”

“Bodoh. Jangan menghentikanku.”

“Sayang. Hentikan.”

“Bodoh! Beraninya kamu!”

“Sayang, kumohon…” si Mak coba menenangkan Pak Wang yang kalap.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

Di kamar mereka, Da Ya sedang menyetrap Yi Ryook.

“Angkat tanganmu.”

Suaminya sewot, “Jang Da Ya!”

“Baik. Ayah.” kata Da Ya sambil beranjak mau keluar kamar memanggil ayahnya.

Yi Ryook tentu takut, “Baik. Aku juga akan mengangkat tangan. Duduk kembali. Soo Jung memohon kepadaku untuk menemuinya kali terakhir, itulah alasanku pergi. Aku tidak merayunya keluar.”

“Jadi, kamu memang menemuinya? Kamu sudah menikah!”

“Aku tidak akan menemuinya lagi. Jika menemuinya, aku akan memberikan semua saham Bom and Food milikku kepadamu.”

“Benarkah?”

“Sebesar itulah tekadku untuk tetap setia. Kamu kira aku mau kehilangan semua yang kupunya hanya karena wanita?”

“Kamu sudah berjanji. Aku akan menemui Pengacara Park dan membuat surat resminya. Kamu tidak bisa menarik ucapanmu.”

“Baik. Berbuatlah sesukamu.”

“Kamu bisa menurunkan tanganmu.” kata Da Ya, “Apa? Kenapa kamu melotot?”

Yi Ryook menunduk lagi.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 4

“Benarkah itu? Dia sungguh bilang begitu?”

“Ya, jika aku menangkap basah dia berselingkuh lagi, dia akan memberikan semua saham Bom and Food-nya.”

“Astaga, bagus sekali. Dia tidak akan berani berselingkuh lagi. Dia berjanji akan memberikan sahamnya kepadamu.” kata Do Ran, “Ayah, Ibu, dan Kakak, bahkan Dae Ryook berada di pihakmu. Dia tidak akan berani lagi.”

“Kak. Terima kasih banyak. Pembelaan Kakak adalah alasan kami bisa melalui ini. Kak, mulai sekarang, jika ada masalah, aku akan membela Kakak. Jadi, Kak Do Ran. Jika terjadi sesuatu, datanglah kepadaku lebih dahulu.”

“Ya? Baik, Da Ya. Senang rasanya ada yang membela.”

Kim Do Ran benar-benar merasa bahagia sekarang.

Read Full Article

Tanpa basa-basi, langsung kita lanjut ke Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3. Do Ran menangis sedih dalam kamarnya. Hal ini yang dilihat Hong Joo, ibu tirinya, saat mengintip kamar Do Ran. Akhirnya, Hong Joo menemui suaminya yang sedang bersiap-siap.

“Pak Kang. Do Ran menangis. Do Ran belum melupakan Dae Ryook. Dia mengkhawatirkan Dae Ryook.” katanya.

Pak Kang menghela nafas, “Mereka dahulu pasutri. Mana mungkin Do Ran begitu cepat melupakannya? Tentu saja Do Ran mengkhawatirkannya.”

“Jadi, aku berpikir mungkin kamu harus membiarkan mereka untuk rujuk.” Hong Joo berkata dengan hati-hati.

“Hong Joo. Saat aku hanya memikirkan Direktur Wang, itu juga yang kuinginkan. Aku pasti sudah melakukannya jutaan kali. Tapi yang harus Do Ran lalui dengan keluarga itu … Kamu tidak pernah tahu. Jadi, tolong jangan biarkan Do Ran mengetahui perasaanmu. Lebih baik baginya untuk menderita sekarang. Aku tidak bisa membiarkannya melalui hal yang sama lagi. Aku tidak pernah mau melihatnya menderita lagi.”

“Baiklah, Pak Kang. Aku paham.” kata Hong Joo sambil bergerak, memeluk suaminya.

“Terima kasih sudah mau mengerti.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Pak Wang sedang bersiap-siap saat ia melihat isterinya berbaring di ranjang. Masih ada kesedihan di wajahnya. Ia sampai berubah jadi Jaka Sembung. Pak Wang menghampiri ranjang dan duduk.

“Kamu lupa semua perbuatanmu terhadap Do Ran? Bagaimana bisa kamu ke sana dengan tidak tahu malu?” kata Pak Wang.

“Lantas, aku harus bagaimana? Dae Ryook masih tidak bisa melupakan Do Ran. Dae Ryook nyaris mati. Bagaimana bisa aku diam saja dan melihatnya menderita?”

“Kamu seharusnya menerima Do Ran saat nama Pak Kang dibersihkan. Ini akibatnya karena keras kepala. Bagaimana bisa kamu bilang begitu?”

“Aku memang bersalah kepada Do Ran. Kukira dia akan menemuiku, jadi, aku menghampirinya. Aku mau bicara dengannya dan memohon pengampunannya. Tapi aku bertemu dengan Pak Kang. Aku mau meminta maaf dari lubuk hatiku.”

“Astaga. Jika menjadi dia, kamu mau kamu bicara dengan Do Ran? Jika menjadi dia, kamu mau membiarkan mereka rujuk? Sepengetahuanku, Pak Kang tidak akan membiarkan ini terjadi. Relakan saja. Ini yang kamu mau.” kata suaminya sambil beranjak berdiri dan pergi.

“Astaga! Bagaimana bisa dia sedingin itu? Bagaimana jika Dae Ryook hidup sendiri seumur hidup? Bagaimana jika dia minum setiap hari dan dilarikan ke IGD? Tidak bisa! Itu tidak boleh terjadi” si Mak mewek.

“Astaga. Kepalaku. Kepalaku sakit.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Pak Kang sedang berada di toko kuenya. Sambil mempersiapkan semuanya. Ia teringat ucapan si Mak, “Aku tidak tahu Dae Ryook amat mencintai Do Ran. Aku tidak tahu dia amat mencintainya….”

Tiba-tiba ada pengunjung ke toko yang membuyarkan lamunannya.

“Selamat datang…”

“Permisi…”

“Astaga. Halo, Pak.”

Ternyata kakek Tae Pung yang datang.

“Aku kemari mau berterima kasih.”

“Mau berterima kasih kepadaku? Aku tidak begitu mengerti.” jawab Pak Kang.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

“Seperti yang mungkin sudah kamu sadari, Tae Pung dahulu amat membenciku. Dia kabur dariku. Setiap kali aku menemukannya, dia bersembunyi dan menghilang lagi. Itulah kisah kami.” kata si kakek.

“Begitu rupanya.”

“Doronganmu membuat Tae Pung kembali pulang dan masuk perusahaan. Terima kasih, Pak Kang. Aku tidak percaya ini terjadi.”

Pak Kang tersenyum, “Tidak perlu sungkan. Aku tidak melakukan apa pun. Aku berutang banyak kepada Tae Pung.”

“Tae Pung amat menyayangimu. Tampaknya dia juga menyukai putrimu. Apa aku salah tebak?” tanya si kakek.

“Maksudmu, Do Ran?”

“Pak Kang. Bagaimana jika kita makan malam bersama lain kali? Untuk anak-anak kita. Aku akan menetapkan tanggalnya.”

Agak kaget namun merasa senang, pak Kang menjawab, “Baik, Pak Song.”

***

Pak Wang sedang berada di kantornya. Pintu diketuk dari luar.

“Ya?”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

“Dae Ryook? Kamu baik-baik saja? Kamu tampak tidak sehat. Sebaiknya kamu beristirahat.”

“Aku baik-baik saja. Aku mau bicara dengan Ayah.”

“Begitukah? Ada apa?”

Dae Ryook mengeluarkan sesuatu. “Surat Pengunduran Diri”

Ayahnya tentu saja kaget, “Kamu… Apa ini?”

“Pimpinan Wang…. Maksudku, Ayah…. Aku mau pergi dan meninggalkan Korea untuk sementara.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Dae Ryook juga menemui adik iparnya dan ibunya yang masih seperti Jaka Sembung..

“Aku pergi besok.”

Ibunya kaget, “Apa? Apa maksudmu? Kamu mau ke mana?”

“Aku mau bepergian ke luar negeri beberapa tahun untuk belajar dan beristirahat.”

“Apa? Apa maksudmu? Bagaimana dengan perusahaan?” tanya ibunya. Sudah start mau mewek.

“Aku sudah menyerahkan surat pengunduran diriku.” kata Dae Ryook.

“Kamu mau pergi berapa lama sampai menyerahkan surat pengunduran diri?”

“Aku tidak tahu akan butuh berapa lama. Aku akan naik untuk berkemas.” katanya dan beranjak pergi, naik ke kamarnya.

Ibunya mulai nangis, “Dia pasti sudah gila. Dia pasti kehilangan akal.”

“Ibu, apa yang harus kita lakukan dengan Kak Dae Ryook? Katanya dia tidak tahu akan pergi berapa lama. Artinya dia mungkin tidak akan kembali.” kata Da Ya.

“Astaga… Ini semua karena ibu. Jika ibu tidak menentang mereka rujuk, Dae Ryook tidak akan memutuskan untuk pergi ke luar negeri. Mereka amat saling mencintai. Kenapa ibu harus menentangnya? Bagaimana jika Dae Ryook menjalani sisa hidupnya di luar negeri? Apa yang harus aku lakukan…” si Mak beranjak juga dari situ.

“Aku tidak tahu harus berbuat apa….”

Da Ya masih bisa mendengar ibu mertuanya mengucapkan itu dengan sedih.

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

“Da Ya. Ada apa kemari?”

“Aku mau bicara. Kak, tolong keluar dan bicara denganku.”

“Maaf. Tapi aku sendirian di sini, jadi, tidak bisa keluar.”

“Lantas, kita bisa bicara di sini.”

“Soal apa?”

“Kak, Kak Dae Ryook mau pergi dari Korea besok malam.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

“Begitu rupanya.” jawab Do Ran. Dan … ya, dia kaget tentu.

“Jika pergi besok, dia tidak tahu kapan akan kembali. Dia mungkin tidak pernah kembali. Aku tahu aku tidak berhak ikut campur. Kak… Tolong cegah Kak Dae Ryook kali ini.”

“Apa?”

“Kak Dae Ryook … hanya punya Kakak. Putri Grup JS, So Young juga menyukai Kak Dae Ryook, tapi dia menolaknya mentah-mentah. Setelah putus dengan Kakak, Kak Dae Ryook tidak tidur atau makan dengan baik. Dia menderita setiap hari. Kak… Aku kasihan kepadanya.”

“Da Ya… Aku tidak mau mendengar itu.” kata Do Ran. Namun sikapnya berbeda dengan perkataannya. Kelihatan sekali dia sedih dan kaget.

“Aku akan jujur kepada Kakak…. Aku iri dengan Kakak. Nenek, Ayah, dan semuanya menyukai Kakak. Tidak seperti Yi Ryook, yang berselingkuh dariku, Kak Dae Ryook hanya mencintai Kakak. Jadi, aku amat iri dengan Kakak. Kurasa… itulah alasanku kejam kepada Kakak. Mulai sekarang, aku mau bersikap baik kepada Kakak. Aku sudah berbuat salah kepada Kakak hingga kini. Mulai sekarang, aku mau akrab dengan Kakak. Jadi, tolong berikan aku kesempatan sekali ini.” kata Da Ya yang menangis.

“Da Ya…”

“Kak… Jangan khawatir jika soal Ibu. Dia amat menyesal. Dia menanti Kakak kembali…”

Tiba-tiba Pak Kang muncul. Do Ran kaget.

“Ayah…”

“Kak. Aku pergi dahulu. Sampai nanti.” kata Da Ya yang kemudian pergi.

“Ada apa?”

“Ayah, itu… Bukan apa-apa.” jawab Do Ran yang berbalik ke dapur toko itu.

Pak Kang hanya menghela nafas sambil memandang anaknya.

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Pak Kang tidak bisa tidur. Ia kembali teringat ucapan si Mak, “Jika Bi Cho tidak menemukannya, dia pasti tidak selamat. Aku akan meminta pengampunan dari Do Ran. Jadi, Pak Kang, tolong biarkan Dae Ryook rujuk dengan Do Ran. Kumohon….”

Pak Kang duduk.

Di kamarnya, Do Ran juga tidak bisa tidur. Ia terngiang ucapan Da Ya, “Kak Dae Ryook meninggalkan Korea besok sore. Jika pergi besok, dia tidak tahu kapan akan kembali. Dia mungkin tidak pernah kembali.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Do Ran makan malam bersama Tae Pung. Berkali-kali ia melihat jamnya. Ia nampak gelisah.

“Do Ran. Kamu sedang memikirkan sesuatu? Kenapa terus melihat jam?”

“Bukan apa-apa…”

“Do Ran. Mau segelas anggur juga?”

Tiba-tiba ia seperti tersadar, “Ada apa denganku? Maaf…” katanya sambil menyeka setitik air mata dari sudut matanya.

Tae Pung bisa melihat ini, “Do Ran…”

“Maaf, Tae Pung. Aku tidak bisa melupakan Dae Ryook. Aku sungguh bersyukur kepadamu, tapi kurasa tidak benar mengencanimu selagi aku masih menyukainya. Kuharap kamu mengerti.”

Tae Pung terlihat kecewa. Namun ia tersenyum, “Do Ran… Aku baik-baik saja.”

“Maaf. Serta terima kasih banyak.”

Do Ran kemudian pergi meninggalkan tempat itu.

Do Ran berjalan dengan galau. Ia juga bingung harus bagaimana. Kalau menuruti hatinya, ia ingin segera menyusul Dae Ryook. Tapi … ia tidak mau mengecewakan ayahnya. Tiba-tiba ponselnya berdering. Ternyata ibu mertuanya menelepon.

“Halo, Bu.”

“Kamu di mana? Bisakah aku menemuimu soal urusan mendesak?”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 3

Ibu mertuanya mendatangi Do Ran di toko.

“Aku terlalu malu untuk meminta pengampunanmu. Tapi bisakah kamu memaafkanku sekali ini saja? Aku menyesalinya sepenuh hatiku…” kata si Mak sambil menangis.

“Ibu….”

“Kurasa aku lupa apa yang terpenting dalam hidup. Do Ran. Maaf soal segalanya. Jadi, bisakah kamu mencegah Dae Ryook pergi? Hanya kamu yang bisa menghentikannya….”

Do Ran jadi bingung. Belum sempat ia menjawab, ayahnya muncul

“Ayah…”

Melihat Pak Kang, si Mak juga kaget dan agak takut, “Aku minta maaf. Aku amat tidak tahu malu setelah perbuatanku kepadamu. Maaf… Maaf….” si Mak pergi sambil menangis.

Do Ran menjadi sedih, “Ibu…”

Ia memandang ayahnya dengan air mata mengalir, “Maaf, Yah…. Tapi aku… mau mencegah Dae Ryook pergi.” Do Ran menangis.

Ayahnya memandang… dan senyum, “Baik… Do Ran. Lakukan apa kata hatimu.”

Do Ran menangis bahagia, “Terima kasih, Yah…”

Read Full Article

Kita lanjutkan dengan Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2. Da Ya menangis sedih di kamarnya. Yi Ryook masuk dengan bucket bunga mawar. Mawar adalah bunga yang disukai Da Ya.

“Da Ya, maaf. Aku sudah berbuat salah kepadamu. Kamu amat membenciku. Kamu kesal denganku. Kamu boleh memukulku, ya? Pukul aku sampai kamu merasa lebih baik. Akan kuterima.”

Da Ya yang menutupi seluruh tubuh bahkan sampai mukanya dengan selimut, langsung bangun, “Aku akan membunuhmu.”

Yi Ryook segera menyodorkan bunga mawar seraya berkata, “Aku mencintaimu, Da Ya. Aku sungguh-sungguh. Maafkan aku.”

Da Ya tidak jadi memukul, namun ia masih menangis, “Kamu yakin? Kamu sungguh-sungguh?”

“Ya, tentu saja. Jadi, jangan menangis. Hatiku hancur saat tahu aku membuatmu menangis.”

“Baik. Hanya sekali ini saja. Jika kamu berselingkuh lagi, aku akan…”

“Ini tidak akan terjadi lagi. Jadi, Da Ya. Bisakah kamu tidak membesar-besarkan ini dan melupakannya saja? Ibu dan Ayah sudah stres karena Kak Dae Ryook dan Nenek.”

“Baik. Tapi pecat Soo Jung dari restoranmu.” teriak Da Ya.

Yi Ryook kaget, “Apa?”

“Kamu tidak mau?” teriak Da Ya

“Bukannya begitu. Aku harus memecatnya. Akan kuputus hubungan kami. Cium bunganya. Harum, bukan? Aku membelikan mawar favoritmu. Lihatlah.”

Da Ya menangis, “Ini amat menyebalkan.”

“Kenapa kamu menangis sekarang?”

“Ini amat mengesalkan.”

“Maaf. Ini salahku. Aku tidak akan melakukannya lagi. Aku sungguh minta maaf. Maaf.” kata Yi Ryook sambil memeluk Da Ya.

“Ini sungguh melukai harga diriku.” kata Da Ya sambil menangis di pelukan Yi Ryook.

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Selamat datang. Wah … Tae Pung.!” kata Do Ran

“Tae Pung. Kamu tampak berbeda berpakaian seperti itu.” kata Pak Kang yang keluar juga.

Tae Pung senyum, “Aku harus menemui orang-orang dengan kakekku, jadi, aku berpakaian rapi.”

“Kamu tampak hebat. Benar, bukan, Do Ran?”

“Benar.”

“Ayolah, Pak Kang.” Tae Pung jadi kikuk.

“Pak Kang. Do Ran. Aku mau bilang sesuatu. Kurasa aku tidak bisa bekerja di sini lagi. Aku memutuskan bekerja di perusahaan kakekku. Dia terus memohon.” kata Tae Pung

“Sungguh? Itu kabar baik.” jawab Pak Kang.

“Maaf aku bilang begini padahal belum ada penggantiku. Sampai menemukan pengganti, aku akan membantu sepulang kerja.”

“Tidak perlu. Do Ran dan aku bekerja sepanjang hari. Toko kue ini juga tidak besar.”

“Masalahnya adalah aku mau belajar memanggang.” jawab Tae Pung.

“Aku bisa mengajarimu kapan pun kamu mau. Kapan pun kamu senggang. Tidak perlu mengkhawatirkan kami.”

“Baik. Terima kasih.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Kamu mau bicara denganku secara pribadi?” tanya Do Ran saat mengantarkan Tae Pung keluar.

“Ya. Tapi kini aku harus kembali bekerja. Jadi, aku mau mengajakmu makan malam nanti. Untuk merayakan pekerjaan baruku. Kamu sudah mentraktirku makan malam kali terakhir. Aku berutang padamu.”

“Baik, aku mau.”

“Kalau begitu, sampai jumpa nanti.”

“Baik.”

Do Ran menatap kepergian Tae Pung dengan pandangan kosong. Ia masuk kembali ke toko.

“Kamu mengantarnya pergi?” tanya Pak Kang.

“Ya.”

“Dia bilang apa?”

“Dia akan menjemputku untuk makan malam nanti.”

“Benarkah? Jadi, kamu bilang apa?”

“Aku mengiakannya. Dia mau merayakan pekerjaan barunya. Aku akan memberinya selamat.”

“Begitu rupanya. Bagus.”

“Apa? Ayah senang aku akan makan dengannya?”

“Do Ran. Ayah mau kamu mengencani Tae Pung.”

“Ayah…”

“Dia anak muda yang amat baik. Saat dunia menuding kita sebagai pembunuh dan anak pembunuh, dia tetap bersama dan membela kita. Seseorang yang mampu melindungimu dari apa pun yang kamu hadapi. Itulah alasan ayah menyukainya. Makanlah bersamanya dan bahas beragam hal, lalu pikirkan.”

“Baik, Yah.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Dae Ryook yang resah di mobilnya mengirimkan SMS ke Do Ran, “Do Ran, mari bertemu hari ini.” tulisnya. Jawaban Do Ran semakin membuatnya resah, “Aku sudah ada rencana, selain itu Dae Ryook, kita tidak ada alasan untuk bertemu.”

Ia ada di depan toko kue. Ia mau keluar dari mobil menemui langsung Do Ran, tapi yang dirindukan nampak keluar bersama ayah dan ibu tirinya. Mereka nampak senang. Sejurus kemudian, sebuah mobil berhenti di depan mereka. Tae Pung muncul di situ.

“Selamat menikmati kencanmu.” kata Hong Joo.

“Ikutlah dengan kami. Kami merayakan pekerjaan baruku.” kata Tae Pung.

“Tidak. Kalian saja. Kenapa kami harus ikut? Aku akan berkencan dengan suamiku. Tae Pung, traktir Do Ran banyak makanan enak.”

Mereka berlalu. Dae Ryook hanya bisa memandang mereka dengan sedih. Sepertinya, harapannya sudah hancur. Ia tidak mungkin lagi bisa bersama Do Ran.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Do Ran akhirnya makan malam dengan Tae Pung. Namun saat makan ini, ia teringat bahwa ia pernah juga melakukan ini dengan Dae Ryook.

“Serahkan tanganmu.” kata Dae Ryook saat itu sambil memakaikan cincin di jari manisnya, “Kini kamu milik Dae Ryook.”

Do Ran yang terlihat seperti melamun ini bukannya tidak dilihat oleh Tae Pung.

“Do Ran. Apa yang kamu pikirkan? Kamu tidak suka makanannya?”

“Aku suka, ini lezat.” kata Do Ran tampak agak kaget, lalu tersenyum dan menyantap makanannya.

Makan malam itupun selesai, dan Tae Pung mengantarnya pulang.

“Aku menikmati makanannya. Terima kasih.” kata Do Ran.

“Sama-sama. Aku senang. Tidurlah dengan nyenyak.” jawab Tae Pung.

“Hati-hati di jalan.”

Tae Pung pergi dari situ. Do Ran bermaksud masuk ke rumah. Namun tiba-tiba, tangannya dipegang, “Do Ran.”

Ternyata itu Dae Ryook. Rupanya ia belum pergi dari situ.

“Dae Ryook. Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Do Ran.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Kamu kira apa yang kamu lakukan? Do Ran. Apa kamu mengencani Tae Pung?”

“Ini sudah larut. Kamu sebaiknya pulang.” jawab Do Ran.

“Aku mau jawaban. Apa yang kamu rencanakan? Apa kamu mengencaninya untuk melupakanku?

“Kenapa? Kenapa kamu peduli siapa yang kukencani dan kenapa? Aku tidak tahan melihatmu seperti ini. Lupakan seseorang sepertiku dan mulailah kembali.” kata Do Ran setengah berteriak.

“Do Ran…!”

“Mari berhenti saja. Aku tidak mau rujuk denganmu. Kemari hanya untuk menemuiku… Jangan lakukan itu lagi.”

Do Ran berjalan cepat masuk ke rumah meninggalkan Dae Ryook yang terlihat hancur. Kelihatan sekali ia patah hati.

Do Ran langsung masuk ke kamarnya. Di kamar, ia terlihat berpikir, termenung, dan … menyesali perbuatannya. Ia keluar dan berlari..

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Namun, Dae Ryook sudah tidak terlihat.

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Dae Ryook yang merasa hancur, minum-minum banyak sekali. Ia tidak bisa menerima, tapi ia tahu, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ia tidak bisa memaksakan kehendaknya sendiri.

Di rumahnya, si Mak masuk ke kamarnya dan mendapati kamar itu kosong, “Astaga. Kurasa Dae Ryook minum lagi. Astaga. Ini amat memusingkan. Apa aku seharusnya tidak menemui Pak Kang hanya karena ketamakanku? Dia bahkan tidak bisa rujuk dengan Do Ran sekarang. Kini sudah terlambat untuk meminta maaf.” si Mak hampir menangis saat mengatakan hal ini. Ia sekarang menyadari kesalahnnya.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Miss Cho bermaksud membuang sampah pagi itu. Ia kaget melihat Dae Ryook tertidur di luar.

“Astaga, Direktur Wang. Direktur Wang, bangun! Astaga, dia amat dingin.” Miss Cho jadi panik ia berteriak-teriak, “Pimpinan! Bu Oh! Tolong keluar. Pimpinan! Bu Oh! Ada masalah. Tolong keluar.”

Semua orang keluar dan terkejut dengan kondisi Dae Ryook. Akhirnya, ia dilarikan ke rumah sakit.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Dokter, apa dia baik-baik saja?” tanya Bu Oh.

“Ini hipotermia.”

“Hipotermia? Sayang, kurasa dia tidur di luar semalaman.”

“Tubuh kehilangan panas dengan cepat saat mabuk. Jika dia terlambat dibawa, kondisinya bisa berbahaya.”

“Berbahaya?”

“Kami sudah mengambil tindakan yang diperlukan. Dia hanya perlu beristirahat.”

“Terima kasih, Dokter.”

“Aku akan keluar dahulu.” kata Pak Wang.

Bu Oh panik dengan semua yang terjadi, ia benar-benar merasa bersalah, “Apa yang terjadi? Astaga, Dae Ryook.” katanya sedih.

Tiba-tiba Dae Ryook siuman. Ia membuka matanya.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Dae Ryook, ini ibumu. Kamu mengenali ibu?” tanya Bu Oh terlihat khawatir dan hampir menangis.

“Ibu…”

“Ya, Dae Ryook. Kamu ditemukan di luar rumah. Kamu nyaris tewas. Kenapa kamu melakukan itu? Ini karena Do Ran? Tidak bisakah kamu melupakan Do Ran?” Bu Oh menangis sedih. Mendengar ini, Dae Ryook juga menangis sedih.

“Dae Ryook…. Dae Ryook, ibu minta maaf. Ini semua salah ibu. Tolong lihat ibu. Bagaimana bisa ibu hidup tanpamu? Tidak mungkin ibu bisa hidup. Ibu sungguh minta maaf. Ini semua salah ibu.” Bu Oh menangis.

***

Di rumah Pak Kang

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Cicipi ini.” kata Pak Kang

“Kenapa, Pak Kang? Levermu bermasalah?”

“Bukan, maksudku supnya.”

“Aku terkejut. Ini agak tawar. Tambahkan garam.”

“Baik.”

Do Ran senang melihat kebahagiaan ayahnya. Tiba-tiba ponselnya berdering.

“Halo, Bu.” ternyata si Mak/ Bu Oh yang menelepon.

“Halo, Do Ran. Apa yang harus kulakukan dengan Dae Ryook? Dae Ryook dilarikan ke IGD dan kini dirawat di rumah sakit.” kata Bu Oh sambil menangis.

“Dae Ryook dirawat di rumah sakit? Apa ada yang terjadi?” tanya Do Ran. Pak Kang menoleh ke Do Ran dan mendekat.

“Dia tertidur di depan rumah semalaman kemarin. Itu hipotermia. Bisa berbahaya jika dia datang terlambat. Dia nyaris tewas. Maaf atas segalanya. Aku di depan rumahmu sekarang. Do Ran, bisakah kamu menjenguk Dae Ryook denganku? Kumohon.” kata Bu Oh yang terus menangis.

“Baik, aku akan ke sana.” kata Do Ran beranjak.

Sebelum melangkah, ayahnya menghentikannya.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Do Ran. Apa itu Bu Oh? Dia di depan rumah?”

“Ya, Ayah. Aku harus ke rumah sakit.”

“Do Ran. Kamu tidak boleh ke mana-mana.”

“Ayah, kondisi Dae Ryook kritis. Aku hanya akan menemuinya sebentar.”

“Do Ran. Tinggallah di sini. Biar ayah yang urus.”

“Ayah…” kata Do Ran mulai menangis.

“Aku akan ikut dengannya. Jangan khawatir.” kata Hong Joo yang segera menyusul keluar.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

Bu Oh kaget karena yang keluar bukan Do Ran.

“Halo.”

“Bu Oh. Kamu kemari mau menjemput Do Ran? Sepagi ini? Maksudku, mereka sudah bercerai. Kenapa kamu seperti ini?”

“Bukan begitu, Pak Kang. Aku tidak tahu Dae Ryook amat mencintai Do Ran. Aku tidak tahu dia amat mencintainya. Dae Ryook tidak bisa melupakan Do Ran. Dia ditemukan mabuk di depan rumah. Dia di luar semalaman. Jika terlambat sedikit saja, kondisinya bisa berbahaya. Jika Bi Cho tidak menemukannya, dia tidak akan selamat. Pak Kang…. Maaf atas segalanya. Ini semua salahku. Kumohon. Aku akan meminta pengampunan dari Do Ran. Jadi, Pak Kang, kumohon biarkan Dae Ryook rujuk dengan Do Ran. Kumohon….” kata Bu Oh sambil menangis sedih.

“Bu Oh. Kamu yang menceraikan Direktur Wang dan Do Ran. Kamu yang melarang Do Ran untuk bahkan mengimpikan rujuk dengan Direktur Wang. Sekarang kenapa kamu seperti ini? Kami sudah melupakan ini. Sampai jumpa.” kata Pak Kang dengan nada tinggi dan langsung berbalik masuk rumah.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 2

“Apa yang harus kulakukan sekarang?” tanya Bu Oh putus harapan. Ia menangis mengguguk.

Hong Joo mendekatinya, “Eun Young…”

“Aku tidak tahu harus berbuat apa.” kata Bu Oh.

“Kenapa kamu melakukan itu? Pak Kang dan Do Ran amat terluka. Eun Young, kurasa kamu harus pergi.” kata Hong Joo lagi.

Masih sambil nangis, “Bagaimana dengan Dae Ryook? Apa yang harus kulakukan dengannya? Apa yang harus kulakukan? Aku harus bagaimana dengan Dae Ryook sekarang?”

Bu Oh menangis mengguguk seperti anak kecil.

Read Full Article

Kali ini kita sudah sampai di Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1.

“Astaga. Bukankah itu Pimpinan Song?” kata si Mak dari mobil saat ia melihat siapa yang keluar dari kantor suaminya.

“Astaga! Bukankah dia pekerja paruh waktu di toko kue yang arogan itu?” kata si Mak lagi. Kali ini, dia melihat Tae Pung. Mak keluar dari mobilnya dan menjumpai suami dan anaknya, setelah melihat mereka pergi.

“Sayang! Dae Ryook!

“Halo, Bu Oh.” kata Pak Yang yang masih di situ.

“Halo. Halo, Pak Yang dan Sekretaris Hong. Senang berjumpa dengan kalian.”

Pak Wang menganggukakan kepala pada kedua staf itu. Mereka kemudian masuk ke kantor. Tinggallah mereka bertiga di luar.

“Aku tidak menduga akan melihatmu di sini.” kata Pak Wang.

“Itu tadi Pimpinan Song, bukan?” tanya emak.

“Ya, ada apa?”

“Tapi kenapa Pimpinan Song naik mobil bersama pekerja paruh waktu toko kue?” Mak heran.

“Apa maksudmu? Pekerja paruh waktu toko kue apa?” Pak Wang tidak mengerti.

“Pria yang naik mobil bersama Pak Song bekerja di toko kue. Dia bekerja di toko kue Pak Kang.” si Mak menjelaskan.

“Aku tidak paham maksudmu. Kenapa cucu Pak Song bekerja di sana?” suaminya agak tersenyum.

“Apa? Dia cucu Pimpinan Song? Itu tidak masuk akal. Tidak. Aku yakin itu dia. Dia bekerja di toko kue Pak Kang.” si Mak nyerocos, “Dae Ryook. Kamu tahu ibu tidak berbohong. Ibu tidak salah orang. Bukankah dia pekerja paruh waktu yang bekerja di toko kue?” tanyanya pada Dae Ryook.

Pak Wang jadi menoleh ke anaknya, “Ibu benar.” jawab Dae Ryook.

Giliran Pak Wang yang kaget, “Apa?”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

“Itu aneh. Kenapa cucu Pak Song bekerja di sana? Itu toko kue yang amat kecil.” kata si mak setelah mereka duduk bertiga di ruangan Pak Wang.

“Jangan meributkannya. Itu bukan persoalan besar.” kata Pak Wang.

“Tapi itu terlalu aneh. Dia sering ke rumah Pak Kang dan menonton film dengan Do Ran juga. Kurasa itu karena dia cucu Pimpinan Song.”

“Apa?”

“Kamu meminta Pak Kang agar Do Ran dan Dae Ryook rujuk, tapi dia menolak. Kurasa itu karena dia cucu Pimpinan Song. Ini sangat tidak menyenangkan. Sayang. Akankah perusahaan kita bangkrut jika mereka tidak berinvestasi pada kita? Jangan terima investasi mereka. Itu hanya akan melukai harga diri kita.” si Mak ngomong tiyus.

“Apa maksudmu? Kita bukan anak-anak yang bermain rumah-rumahan. Jangan tidak masuk akal begitu.” kata Pak Wang.

Tiba-tiba Dae Ryook berdiri, “Aku harus keluar untuk urusan lain.”

“Baik.”

Ibunya langsung bicara, “Dae Ryook. Apa yang akan kamu lakukan sekarang? Do Ran mengencani cucu Pimpinan Song, tapi kamu mencampakkan So Young, tiket lotremu. Apa yang akan kamu lakukan kini?”

“Sudah kubilang. Aku akan hidup melajang seumur hidupku.” kata Dae Ryook dan beranjak pergi.

“Astaga…! Dia masih belum sadar. Sudah pasti belum.” omel ibunya.

“Kenapa kamu harus selalu membahasnya setiap kali ada Dae Ryook?” tanya Pak Wang tidak mengerti.

“Karena itu mengesalkan.” jawab si Mak.

“Kenapa kamu kemari? Kamu ada urusan?”

“Aku tidak butuh alasan spesial untuk datang kemari. Aku kemari untuk makan siang denganmu selagi aku di luar.”

“Kamu kira aku ada waktu luang? Aku ada rapat. Pergilah. Aku sibuk menyiapkannya.” kata Pak Wang dan langsung meninggalkan isterinya yang masih ngomel.

Si Mak penasaran, “Ada apa? Pekerja paruh waktu itu cucu Pimpinan Song?”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

Dae Ryook berada di ruang kerjanya. Di tangannya, ada kartu nama “Direktur Lee Tae Pung”. Ia ingat kejadian saat Tae Pung mengantar Do Ran pulang, saat mereka menonton film bareng. Akhirnya, setelah berpikir, dia keluar. Di memutuskan untuk menemui Tae Pung.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

“Kenapa kamu mau menemuiku?” tanya Tae Pung.

“Untuk menanyakan sesuatu. Kamu cucu Pimpinan Song dan direktur perusahaan investasi. Kenapa kamu bekerja paruh waktu di toko kue? Apa ada alasan khusus?”

“Kenapa kamu penasaran soal itu? Ini pribadi.” jawab Tae Pung sambil senyum.

“Maaf menanyakan ini, tapi apa kamu menyukai Do Ran?”

“Ya. Aku menyukai Do Ran. Itulah alasan aku bekerja di sana.” jawab Tae Pung cepat.

“Do Ran adalah istriku.” Dae Ryook agak meninggi.

“Istri? Tidak. Kalian sudah bercerai.”

“Kami tidak bercerai selamanya. Kami hanya berpisah demi kebaikan masing-masing…”

“Pak Wang. Kurasa kamu salah. Kalian memang bercerai. Do Ran juga sudah melupakanmu.”

“Lantas, kamu yang salah. Hubunganku dan Do Ran belum berakhir. Kamu pasti tahu, tapi kami dipaksa bercerai karena masalah ayahnya. Karena kini namanya sudah dibersihkan, kami akan rujuk. Jadi…” Dae Ryook makin meninggi nada suaranya.

“Pak Wang! Aku tidak paham kenapa aku harus mendengarkan ini. Aku juga tidak paham kenapa kamu mengungkit ini padahal kalian sudah bercerai. Aku pergi dahulu!” kata Tae Pung yang segera bangkit dan meninggalkan Dae Ryook.

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

“Lepaskan aku!” teriak Soo Jung, yang dijambak rambutnya oleh Da Ya.

“Beraninya kamu menggoda suamiku! Beraninya kamu meninggikan suaramu di hadapanku!” teriak Da Ya.

“Itu tidak merugikanmu. Aku tidak meminta uang atau bercerai. Kenapa kamu ribut denganku?”

Da Ya makin sewot, “Kamu tidak bisa dipercaya. Betapa tidak tahu malu.”

Tangan Da Ya bergerak untuk menampar, tapi dipegang oleh Soo Jung, “Lepaskan! Astaga.”

“Bagaimana denganmu? Kamu membuat suamimu kesepian dan muak denganmu. Aku baru saja makan dan menonton film dengannya. Itu saja. Kamu seharusnya berterima kasih kepadaku!” teriak Soo Jung sambil mengibaskan tangan Da Ya.

Da Ya memandang tidak percaya, “Apa? Astaga. Aku akan membunuhmu. Kemari!!”

Dua wanita itu langsung jambak-jambak an. Tapi kayaknya Da Ya kalah tenaga, buktinya baru beberapa kali saja dia sudah jatuh dan dipukuli pakai tas oleh Soo Jung. Untungnya … Do Ran yang mengikuti mereka datang. Ia melerai perkelahian itu.

“Tunggu, berhenti! Astaga!” teriak Do Ran.

“Da Ya.”

“Kak. Kakak iparku di sini…” kata Da Ya yang mewek.

“Apa yang kamu lakukan? Bagaimana bisa kamu memukulinya seperti ini? Memangnya kamu preman?” tanya Do Ran setengah teriak.

“Melihat bagaimana dia memanggilmu, kamu pasti kakak iparnya, tapi kamu tetap harus bicara dengan sopan. Aku tidak memukulinya. Dia yang datang dan memukuliku dahulu.” jawab Soo Jung tanpa dosa.

“Karena aku punya alasan. Kamu merayu suamiku. Kamu tukang selingkuh.” teriak Da Ya.

“Benarkah itu?” tanya Do Ran.

“Ya. Wanita jalang itu menggoda suamiku. Mereka berfoto bersama di stan berfoto. Apa lagi yang kalian lakukan bersama? Mengakulah.”

Soo Jung tidak menjawab, dan bermaksud akan pergi dari situ. Tapi Do Ran berhasil menangkap dan menelikungnya.

“Astaga, apa yang kamu lakukan?” teriak Soo Jung agak kesakitan.

“Kamu kira kamu mau ke mana? Kamu berfoto dengan suami orang lain, jadi, sudah sewajarnya kamu meminta maaf dan tidak akan melakukannya lagi.” kata Do Ran tegas.

“Apa maksudmu? Yang benar saja.” jawab Soo Jung.

Do Ran mengetatkan telikungannya, “Kamu kira ini lucu? Minta maaflah sekarang. Tidak bisa begini. Berapa nomor telepon orang tuamu? Orang tuamu harus tahu apa yang kamu lakukan terhadap suami orang lain. Kamu tidak mau memberitahuku? Di mana ponselmu?”

Soo Jung merasa kesakitan, “Baik. Aku tidak akan melakukannya lagi.”

“Ucapkan dengan sopan. “Aku tidak akan mengencani suami orang lain lagi.” teriak Do Ran

“Aku tidak akan mengencani suami orang lain lagi. Maaf…” kata Soo Jung sambil ngeloyor pergi.

“Pergilah sekarang.” Do Ran melepaskan pegangannya. Soo Jung berlari pergi.

Da Ya yang sedari tadi memandang bagaimana Do Ran beraksi, mendekati kakak ipar yang dulu tidak diakui, bahkan dibencinya. Dulu ia tidak pernah memanggil “Kak”.

“Kak…. Kak…” Da Ya menghambur memeluk Do Ran sambil menangis.

“Kamu baik-baik saja?” kata Do Ran.

“Kenapa Kakak amat andal berkelahi?” tanya Da Ya di sela tangisannya.

Do Ran jadi heran, kenapa malah itu yang ditanyakan. Keliatan sekarang sikap kekanak-kanakan Da Ya

“Kakak selalu seandal ini? Kakak keren sekali.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

“Baiklah, mari bercerai. Aku bisa menoleransi semuanya selain perselingkuhan.” kata Da Ya marah setelah ia dengan Do Ran bertemu Yi Ryook.

“Aku tidak pernah meminta perceraian. Kakak dengar dia? Dia yang langsung membahasnya. Dia tidak pernah memberiku kebebasan. Dia menyesakkanku.” teriak Yi Ryook.

“Maksudmu, kamu merasa hebat dengan berselingkuh darinya?” tanya Do Ran.

“Bukan itu maksudku.”

“Serta kenapa kamu pengecut sekali? Kamu beralasan seolah-olah kamu berselingkuh darinya karena dia yang salah dan dia membuatmu sesak. Itu pengecut.”

“Bukan itu maksudku.”

“Alasan apa lagi kali ini? Kamu menikahinya, jadi, jangan menghancurkan kepercayaannya. Pikirkan kebalikannya. Bagaimana jika Da Ya mengencani orang lain dan bilang itu hanya cinta platonis? Akankah kamu senang?” desak Do Ran, “Lupakan saja. Da Ya, tidak bisa begini. Pulanglah dan beri tahu semuanya.” kata Do Ran sambil mengajak Da Ya pergi.

Yi Ryook langsung mencegah, “Tidak perlu… Maaf. Aku tidak akan melakukannya lagi.” katanya.

“Kamu yakin? Kamu akan mengakhiri hubunganmu dengannya agar Da Ya tidak perlu mengkhawatirkannya?” tanya Do Ran.

“Dari awal juga tidak ada yang perlu diakhiri dengannya. Da Ya, percayalah kepadaku sekali lagi. Aku tidak akan menghancurkan hatimu lagi.” Yi Ryook tampak menyesali. Lalu, ia seperti ingat sesuatu, “Benar juga. Aku akan kedatangan pelanggan kelompok hari ini. Aku sebaiknya pergi dahulu. Da Ya, sampai jumpa di rumah. Sampai jumpa, Do Ran. Itu tadi bisa berakhir buruk.”

Yi Ryook pergi dari situ.

“Aku amat membencinya. Jika bisa, aku mau menceraikannya.”

“Da Ya. Tapi kamu mencintainya. Percayalah kepadanya sekali lagi.” kata Do Ran.

Da Ya menangis, “Kak…”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 105-106 Part 1

“Begini… Terima kasih sudah membelaku hari ini.” kata Da Ya.

“Tidak perlu sungkan. Jaga dirimu. Sampai jumpa.” Do Ran bermaksud hendak pergi.

“Kak. Aku tidak sempat meminta maaf dengan baik waktu itu. Maaf atas segalanya. Kukira Pak Kang membunuh ayahku. Aku sangat marah sehingga aku bertindak keterlaluan. Kak….  Maaf. Aku sungguh minta maaf.” kata Da Ya sambil membungkukkan tubuhnya.

Do Ran senyum bahagia, “Terima kasih. Aku akan melakukan hal yang sama jika menjadi dirimu. Kamu pasti amat benci kehidupanmu yang tanpa ayah. Memikirkan ayahmu yang meninggal seperti itu pasti menghancurkan hatimu juga. Aku memahamimu. Begitu pula dengan ayahku.”

“Kak…” Da Ya mulai menangis.

“Baiklah kalau begitu. Jaga dirimu.”

Tanpa menanti jawaban, Do Ran pergi dari situ. Da Ya memandangnya dengan sedih, “Kak…”

Read Full Article

Oke, sekarang kita menuju ke Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5. Rumah Go Rae sedang dipenuhi kegembiraan dan kebahagiaan. Semuanya berkumpul.

“Ini jamuan yang amat spesial. Aku tidak bisa percaya karma macam apa yang menyatukan kita, tapi kita semua keluarga. Kita bisa berkumpul untuk makan bersama dengan wajah gembira karena ayahnya Do Ran.” kata Yang Ja.

“Kenapa aku?” tanya Pak Kang.

“Kamu menyelamatkan nyawa menantuku. Karena kini kita keluarga sesungguhnya, kita harus mencintai dan menyayangi satu sama lain. Pak Kang dan Dokter Jang akan minum air. Nona-nona, angkat gelas sampanye. Bersulang!”

“Bersulang!” sahut yang lain serentak.

“Aku mendoakan kebahagiaan kalian semua. Semua kecuali Do Ran ada di sini.” kata Yang Ja.

“Aku tidak bisa mengajaknya karena dia sudah ada janji.” kata Pak Kang.

“Aku seharusnya memberitahumu lebih dahulu. Kami mengatur ini mendadak.” kata pula Hong Shil

“Selalu ada hari lain. Kita bisa berkumpul lagi.” Yang Ja lagi.

“Ya. Aku akan menghubungi putri dan menantuku juga. Mari makan.”

“Baik. Terima kasih.”

Mereka mulai makan bersama. Sambil menyantap makanannya, Yang Ja ngomong, “Aku masih penasaran bayi siapa yang kumimpikan saat itu. Aku yakin ada seseorang di keluarga yang hamil.”

Hampir bareng, Hong Ju dan Pak Kang tersedak.

“Astaga…! Tidak mungkin! Mimpi bayinya punya kalian. Benar? Ya? Astaga. Benar. Aku benar.”

“Bisakah kalian pura-pura tidak tahu?”, kata Hong Ju sambil menutupi mukanya, “Apa itu mimpi indah?” tanyanya.

“Ya, luar biasa. Aku memimpikan kamu punya anak hebat. Aku berjalan ke ruang keluarga ini dan melihat labu emas berkilau yang sebesar ini.” kata Yang Ja sambil melebarkan tangannya..

“Maaf, tapi itu besar dan berada di meja.”

“Astaga. Itu mimpi yang luar biasa.” kata Hong Ju.

“Mimpi Bibi terwujud. Selamat, Bi.” kata Go Rae.

“Ini kabar baik. Ini momen yang menggembirakan. Aku harus melakukan sesuatu pada hari yang spesial ini. Aku akan bernyanyi untuk memberi selamat.” kata Yang Ja lagi.

“Jangan, Bu…” kata Mi Ran melarang.

“Kenapa? Biarkan ibu bernyanyi,

Yang Ja tidak bisa dicegah lagi. Suasana menjadi meriah. Semua merasa gembira dan bahagia.

***

Mi Ran sedang mengerjakan sesuatu di meja ketika Go Rae membawakan kopi yang dibuatnya.

“Ini, minumlah kopi.”

“Apa? Selarut ini?” tanya Mi Ran.

“Tidak apa-apa.”

“Kamu yakin?”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5

“Ini enak. Lebih enak karena kamu yang membuatnya.”

“Mi Ran, Kamu mau bergadang hari ini?”

“Ya. Aku harus belajar untuk ujian presenter. Kamu bisa tidur lebih dahulu.”

“Aku harus tidur sendiri? Mi Ran. Kamu tidak merasa apa-apa saat mendengar bibiku hamil?” tanya Go Rae.

“Apa?”

“Maksudku, kita lebih muda dan menikah lebih awal. Bukankah kita seharusnya berusaha lebih keras?” kata Go Rae.

“Berusaha apa?” Mi Ran masih ga mengerti.

“Aku mau segera menjadi ayah. Jika kamu terus menyuruhku tidur lebih awal, kapan kita akan menjadi orang tua? Kita harus melakukan sesuatu.”

“Kenapa kamu seperti ini?” tanya Mi Ran menggoda.

“Aku tidak bisa menunggu lagi. Kita harus mulai proyek untuk memiliki bayi.”

Go Rae berjalan dan naik ke ranjang, “Baik. Kemari, Mi Ran.”

Mi Ran tertawa memandangnya.

“Kemari. Berbaringlah di sini. Mi Ran…”

“Apa?” Mi Ran menggoda Go Rae

“Kemari. Aku siap. Ayo.” kata Go Rae tertawa.

“Astaga.”

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5

Da Ya berkunjung ke restoran suaminya. Tapi celingak-celinguk, ia tidak melihat batang hidungnya. Akhirnya ia menelepon.

“Yi Ryook, kamu di mana?”

“Aku? Aku di restoran.” jawab Yi Ryook.

“Kamu di restoran? Baik.”

Da Ya mengerutkan keningnya, “Dia tidak di sini, tapi kenapa berbohong kepadaku?”

Seorang pegawai mendekatinya, “Halo, Nona Jang.”

“Halo. Yi Ryook tidak di sini. Di mana dia?” tanya Da Ya.

“Dia pulang cepat hari ini.”

“Pulang cepat?” tanya Da Ya heran.

“Ya.”

“Lantas, Soo Jung bagaimana?” tanyanya.

“Soo Jung libur hari ini.” jawab si pegawai.

“Baiklah kalau begitu. Dah.”

Si pegawai berlalu. Da Ya masih heran, kenapa Yi Ryook berbohong dan Soo Jung libur.

“Apa mereka sedang bersama?” pikirnya.

Tiba-tiba ia ingat betapa mereka amat akrab.

“Aku yakin mereka bersama sekarang! Akan kubunuh mereka berdua.”

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5

Da Ya sendirian di kamar. Ia masih terjaga. Saat mendengar Yi Ryook masuk, ia pura-pura tidur.

“Da Ya, kamu sudah tidur?”

Tidak ada jawaban. Paling isterinya tidur. Pikir Yi Ryook. Ia meletakkan jaketnya di kursi dan langsung ke kamar mandi. Da Ya yang pura-pura tidur langsung bangun. Ia berjinngkat mengambil jaket suaminya. Apa yang ditemukannya benar-benar membuatnya kaget sekaligus marah.

“Apa? Apa ini? Astaga.” ia menemukan foto-foto suaminya dengan Soo Jung.

“Astaga. Aku tidak percaya ini. Wanita jalang sialan itu. Dia berusaha menggoda suamiku dan menyentuhnya. Aku akan membunuh wanita jalang ini!” Da Ya benar-benar marah

***

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5

“Semua orang tahu sekarang bahwa aku hamil. Tapi hanya Do Ran yang belum tahu.” kata Hong Ju

“Aku bisa memberi tahu semua orang kecuali Do Ran. Aku juga terlalu…” Pak Kang tidak melanjutkan dan langsung berlagak sibuk. Do Ran ternyata datang.

“Kalian membicarakan apa?” tanya Do Ran. Hong Ju hanya tersenyum. Tiba-tiba Do Ran mengeluarkan bungkusan, “Kejutaaan…! Ini untuk kalian.”

“Boleh kubuka?”

“Tentu.”

Hong Ju mengambil kejutan itu, ternyata sepasang sepatu bayi, “Manis sekali. Ini amat menggemaskan. Apa kaki bayi amat kecil? Ini cantik sekali.” kata Hong Ju senang, ia berhenti sejenak agak kaget, “Astaga. Kamu sudah tahu?”

Do Ran tersenyum, “Ya. Entah bagaimana aku tahu.”

“Do Ran. Kamu sudah dewasa sekarang. Tapi kami baru punya bayi. Ayah malu menghadapimu.”

“Astaga, Ayah. Hentikan. Aku turut bahagia. Omong-omong, di mana Tae Pung?”

“Dia datang sore ini. Dia pergi dengan kakeknya.”

“Lantas, biar aku yang mengantar.” kata Do Ran.

Setelah Do Ran pergi, Pak Kang menutupi mukanya. Hong Ju heran, “Ada apa?”

“Aku amat malu.” kata Pak Kang.

“Kamu tidak perlu malu. Percaya dirilah. Bukankah ini manis?” kata Hong Ju sambil menunjukkan sepasang sepatu bayi itu.

“Ini sungguh manis.” jawab Pak Kang

***

Jang Da Ya menemukan Soo Jung dan langsung memitingnya, “Hei.” teriaknya.

“Astaga. Apa yang kamu lakukan?” teriak Soo Jung

“Diam saja dan ikuti aku. Kemari!”

“Apa? Astaga.”

Do Ran kebetulan lewat di tempat yang sama dan melihat kejadian itu, “Kurasa itu Da Ya.” katanya sambil berlari mengikuti Da Ya.

Sinopsis Drama Korea My Only One Episode 103-104 Part 5

“Direktur Wang. Pimpinan ingin menemui Anda. Pimpinan Song datang.”

“Pimpinan Song?” jawab Dae Ryook.

“Ya.”

Di ruangannya, Pak Wang sedang menemui Pimpinan Song yang ternyata adalah kakek tua yang datang ke toko kue Pak Kang.

“Aku tidak tahu Anda punya cucu yang sudah besar.” kata Pak Wang.

“Tae Pung akan mengambil alih bisnisku.” jawab Pak Song, “Tolong urus dia dengan baik.”

Tae Pung membungkuk menghormat ke Pak Wang, “Aku menghargai bantuan Anda.”

“Apa maksudmu? Aku yang akan butuh bantuanmu.”

Dae Ryook masuk ke ruangan itu, “Halo, Pimpinan Song.”

Pak Song, “Halo, Pak Wang. Lama tidak berjumpa. Ini cucuku. Cucuku, Lee Tae Pung. Saling sapalah.”

Tae Pung sedang menghadap ke arah lain saat Dae Ryook membungkukan badannya sedikit. Ia menghadap kembali saat bersamaan Dae Ryook mengangkat wajahnya. Dae Ryook terkejut dengan orang yang ada di depannya. Ternyata … Tae Pung yang bekerja di toko ayah Do Ran.

Read Full Article