Penulis: idmas

Kita teruskan dengan Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26. Saat sarapan pagi keluarga Ms. Park, Mi-sook menyodorkan kontrak Ha-yoon yang telah diperbaikinya dengan lakban namun Ms. Park meminta untuk menyingkirkannya tetapi Suk-jin mengambilnya lalu meminta kepada Mi-sook untu menggantinya yang baru dan dia akan menandatanganinya. Ms. Park meminta untuk berbicara berdua dengan Suk-jin.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Suk-jin mengatakan kepada ibunya bahwa dia tidak ingin Ha-yoon seperti dirinya. Suk-jin menambahkan bahwa dia tidak menikmati kehidupan pernikahan ini dan wanita yang dia inginkan pergi dengan orang lain dan kini dia harus membesarkan anak yang ditinggalkan. Ms. Park mengatakna utnuk megnusir Eun-hee usai Ha-yoon menyesuaikan diri padana dan menemukan pernikahan yang cocok. Suk-jin kesal dan meminta ibunya meminta maaf kepada Eun-hee seperti dia lakukan.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Myung-sun datang berkunjung menemui kediaman Ms. Park untuk bertemu dengan Eun-hee dan membawa hadiah untuk Ms. Park. Eun-hee menyiapkan makanan kepada Ms. Park sebab dia belum sarapan. Namun Ms. Park menyingkir makanan tersebut hingga berantakan. Ms. Park marah dengan menganggap Eun-hee telah memperalat Suk-jin sehingga Suk-jin berpaling darinya. Myung-sun masuk dan dia marah besar kepada Ms. Park atas perilakunya kepada Eun-hee.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Di luar kamar Ms. Park, Eun-hyee berusaha menenangkan Myung-sun. Myung-sun menyesalkan kehidupan Eun-hyee seperti ini. Myung-sun segera meninggalkan kediaman Ms. Park menuju ke kedai. Di saat itu Bibi Choi dan Pak Kang kesulitan mencari delivery man sehingga Myung-sun meminta Kwang-soo untuk mengantarkan makanan sebagai balasan perbuatannya yang telah menipunya.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Di lokasi lain, di gudang tempat Gun-woo bekerja, dia dihampiri oleh Ja-kyung. Ja-kyung melihat tangan Gun-woo terluka dan segera Ja-kyung membawakan obat untuk Gun-woo. Ja-kyung memberi tahu Gun-woo abhwa dia mengambil drama dengan Ha-yoon dan sutradara Na. Ja-kyung pergi menemui Sutradara Na untuk berbicara mengenai drama mereka.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Sementara itu rekan Mi-sook mendatangi Myung datang ke restaurant Ms. Park. Saat itu dia hendak untuk memberi tahu bahwa Mi sook sangat baik dalam mengelola casting sekolahnya. Dia juga memberi tahu bahwa Ha-yoon akan bermain drama dengan para pemain utama luar biasa Kim Ja-kyung dan Lee Jung-seok. Dimana Ja-kyung berperan sebagai ibunya. Segera Ms. Park bergeas menuju pertemuan para pemain.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Di kafe, Ha-yoon bersama dengan kedua orang tuanya dan sutradara Na. Segera Sutradara Na membawa Ja-kyung satu meja dengan mereka lalu Ja-kyung mengatakan kepada Ha-yoon untuk memanggil dia ibu sekarang untuk mendalami peran. Ibu Ja-kyung menghampiri mereka dan melihat berkas tanggal kelahiran Ha-yoon tanggal 24 November.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 26

Ketika keluar dari kamar mandi, Ha-yoon dan Eun-hyee bertemu dengan neneknya yang datang. Ms. Park memeluk Ha-yoon dengan erat. Ms. Park mengajaknya untuk segera pulang.  Ja-kyung datang menahan Ms. Park untuk membawa Ha-yoon. Kejadian ini rupanya diamati oleh Ibu Ja-kyung dari jauh.

Read Full Article

The Game: Towards Zero adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh TaecYeon, Lee Yeon-Hee, dan Lim Ju-Hwan. Drama ini ditayangkan MBC pada Januari 2020, menggantikan slot drama Love With Flaws. Drama ini merupakan akting pertama TaecYeon setelah menyelesaikan wajib militer 16 Mei 2019 lalu. TaecYeon dan Lee Yeon-Hee pernah bermain bersama dalam film Marriage Blue di tahun 2013. Berikut sinopsis dan review drama Korea The Game: Towards Zero.

Sinopsis singkat drama The Game: Towards Zero

Dikisahkan, Tae-Pyeong (diperankan oleh TaecYeon) adalah seorang prophet. Ketika dia menatap mata seseorang, dia bisa melihat momen orang itu, tepat sebelum mereka mati. Tae-Pyeong pintar, kaya, dan tampan. Meskipun memiliki kemampuan khusus, ia adalah orang yang cerdas.

Kasus pembunuhan berantai yang misterius menarik perhatian Tae-Pyeong. Dia bermitra dengan Detektif Joon-Young (diperankan oleh Lee Yeon-Hee) untuk menyelesaikan serangkaian pembunuhan.

Detail drama Korea The Game: Towards Zero

  • Judul Drama: The Game: Towards Zero (literal title)
  • Revised romanization : Deo Geim: 0shireul Hyanghayeo
  • Hangul : 더 게임: 0시를 향하여
  • Sutradara : Jang Joon-Ho
  • Penulis : Lee Ji-Hyo
  • Network : MBC
  • Jumlah Episode :
  • Tanggal Rilis : 22 Januari 2020 –
  • Hari & Jam Tayang : Rabu – Kamis jam 21:00 (35 menit / 2 episode per hari)

Para pemain drakor The Game: Towards Zero

  • TaecYeon sebagai Kim Tae-Pyeong
  • Lee Yeon-Hee sebagai Seo Joon-Young
  • Lim Ju-Hwan sebagai Koo Do-Kyung
  • Park Ji-Il sebagai Nam Woo-Hyun
  • Choi Jae-Woong sebagai Han Dong-Woo
  • Shin Sung-Min sebagai Yoon Kang-Jae
  • Lee Seung-Woo sebagai Ko Bong-Soo
  • Lee Bom sebagai Ji Soo-Hyun
  • Park Won-Sang sebagai Lee Joon-He
  • Hong In sebagai Park Han-Kyu
  • Yoon Ji-Won sebagai Oh Ye-Ji
  • Jeong Dong-Hwan sebagai Teacher Baek
  • Ryoo Hye-Rin sebagai Lee Yeon-Hwa
  • Jang So-Yeon sebagai Yoo Ji-Won
  • Choi Da-In sebagai Lee Mi-Jin
  • Kim Yong-Joon sebagai Jo Pil-Doo
  • Ye Soo-Jung sebagai Madame Jung
  • Yang Hyun-Min sebagai Oh Sung-Min
  • Kim Hak-Sun sebagai Seo Dong-Cheol
Read Full Article

Selection: The War Between Women adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Jin Se-Yun dan Kim Min-Kyu. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan TV Chosun tanggal 14 Desember 2019, menggantikan slot drama Leverage. “Gantaek” bisa diartikan sebuah proses memilih pasangan untuk raja atau putra mahkota. Berikut sinopsis dan review drama Korea Selection: The War Between Women.

Sinopsis singkat drama Selection: The War Between Women

Diceritakan, terjadi perang antara wanita yang ingin menjadi ratu.

Adik kembar Kang Eun-Bo (diperankan oleh Jin Se-Yun) terbunuh. Untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas kematian saudara perempuannya, Kang Eun-Bo memutuskan untuk menjadi ratu. Dia tidak ragu untuk mengambil tindakan sembrono dalam mengejar tujuannya.

Sementara itu, Lee Kyung (diperankan oleh Kim Min-Kyu) adalah seorang raja. Dia tampan dan cerdas. Lee Kyung memiliki impian prekognitif tentang seorang wanita. Dia terlibat dalam kasus yang tidak terduga.

Detail drama Korea Selection: The War Between Women

 

  • Judul Drama : Selection: The War Between Women (literal title)
  • Revised romanization : Gantaek: Yeoindeului Jeonjaeng
  • Hangul : 간택 – 여인들의 전쟁
  • Sutradara : Kim Jung-Min
  • Penulis : Choi Soo-Mi
  • Network : TV Chosun
  • Jumlah Episode : 16
  • Tanggal Rilis : 14 Desember 2019 – 9 Februari 2020
  • Hari & Jam Tayang : Minggu jam 21:30 KST.

Para pemain drakor Selection: The War Between Women

  • Jin Se-Yun sebagai Kang Eun-Bo
  • Kim Min-Kyu sebagai Lee Kyung
  • Lee Si-Un sebagai Wal
  • Do Sang-Woo sebagai Lee Jae-Hwa
  • Lee Yeol-Eum sebagai Jo Young-Ji
  • Kim Beom-Jin sebagai Han-Mo
  • Eom Hyo-Seop sebagai Baek Ja-Young
  • Choo Soo-Bin sebagai Yeo-Wul
  • Lee Jae-Young sebagai Jo Heung-Gyeon
  • Jung Ae-Ri sebagai Ratu
  • Son Byung-Ho sebagai Kim Man-Chan
  • Lee Hwa-Kyum sebagai Kim Song-Yi
  • Cho Eun-Sook sebagai Dae-Bi
  • Yoon Ki-Won sebagai Kim Hyung-Chan
Read Full Article

Psychopath Diary adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Yoon Si-Yoon, Jung In-Sung, dan Park Sung-Hoon. Drama sepanjang 16 episode ini ditayangkan tvN tanggal 20 November 2019, menggantikan slot drama Miss Lee. Berikut sinopsis dan review drama Korea Psychopath Diary.

Sinopsis singkat drama Psychopath Diary

Yook Dong-Sik (diperankan oleh Yoon Si-Yoon) bekerja di perusahaan pialang. Dia adalah orang yang pemalu dan dia bahkan tidak bisa marah pada orang-orang yang memandang rendah dirinya. Suatu hari, dia menyaksikan pembunuhan. Dia secara tidak sengaja mengambil buku harian milik pembunuh, yang ternyata merupakan seorang pembunuh berantai. Buku harian itu berisi catatan pembunuhan yang dilakukannya.

 

Yook Dong-Sik melarikan diri dengan buku harian itu, tetapi ia secara tidak sengaja ditabrak oleh mobil Polisi milik Sim Bo-Kyung ((diperankan oleh Jung In-Sun). Yook Dong-Sik kehilangan ingatannya karena kecelakaan itu. Karena buku harian yang dimilikinya, Yook Dong-Sik secara keliru percaya bahwa ia adalah pembunuh berantai. Sejak saat itu, ia mulai berubah. Sim Bo-Kyung, yang terlibat dengan Yook Dong-Sik, memutuskan untuk menangkap si pembunuh berantai.

 

Sementara itu, Seo In-Woo (diperankan oleh Park Sung-Hoon) bekerja sebagai direktur di perusahaan broker tempat Yook Dong-Sik bekerja. Dia tidak berperasaan dan seorang pembunuh berantai, dia seorang psikopat. Dia telah kehilangan buku harian di mana dia merinci kejahatannya. Dia sekarang merasa tidak aman.

 

Cast drakor Psycopath Diary

  • Yoon Si-Yoon sebagai Yook Dong-Sik
  • Jung In-Sun sebagai Sim Bo-Kyung
  • Park Sung-Hoon sebagai Seo In-Woo
  • Lee Han-Wi sebagai Yook Jong-Cheol
  • Hwang Hyo-Eun sebagai Yook Ji-Yeon
  • Kim Kyeol sebagai Jo Yong-Gu
  • Jung Su-Bin sebagai Yook Dong-Chan
  • So Hee-Jung sebagai Na In-Hye
  • Choi Sung-Won sebagai Heo Taek-Soo
  • Kim Myung-Soo sebagai Shim Seok-Gu
  • Lee Kan-Hee sebagai Lee Suk-Yeon
  • Lee Hae-Young sebagai Ryu Jae-Jun
  • Park Jung-Hak sebagai Seo Chung-Hyeon
  • Yu Bee sebagai Seo Ji-Hun
  • Yoon Ye-Hee sebagai Kim Eun-Sil
  • Kim Hye-Na sebagai Seo Ji-Yun
  • Lim Il-Gyu sebagai Kim Chan-Il
  • Hwang Sun-Hee sebagai Jo Yu-Jin
  • Han Soo-Hyun sebagai Kim Mu-Seok
  • Choi Dae-Chul sebagai Kong Chan-Seok
  • Kim Ki-Doo sebagai Park Jae-Ho
  • Jo Si-Nae sebagai Han Jeong-A
  • Choi Tae-Hwan sebagai Shin Seok-Hyun
  • Lee Min-Ji sebagai Oh Mi-Joo
  • Heo Sung-Tae sebagai Jang Chil-Sung
Read Full Article

Want a Taste? adalah serial drama Korea yang dibintangi oleh Shim Yi-Young dan Seo Do-Young. Drama sepanjang 120 episode ini ditayangkan SBS tanggal 12 November 2019. Drama ini menggantikan slot drama Shady Mom-in-Law. Berikut sinopsis dan review drama Korea Want a Taste?

Sinopsis Singkat Drama Want a Taste

Hae-Jin (diperankan oleh Shim Yi-Young) berusia 36 tahun. Dia menikah dengan Jin-Sang (diperankan oleh Seo Ha-Jun), yang 6 tahun lebih muda darinya, dan mereka memiliki seorang putri yang bernama Yoo-Ri (diperankan oleh Shin Bi).

Hae-Jin mengelola sebuah restoran yang ia ambil alih dari ayah mertuanya. Dia mendukung suaminya Jin-Sang, sementara Jin-Sang belajar untuk masuk universitas. Berkat Hae-Jin, Jin-Sang sekarang bisa masuk universitas bergengsi, tetapi dia berselingkuh dengan Joo-Ri (diperankan oleh Han Ga-Rim). Ga-Rim adalah putri muda keluarga kaya.

Hae-Jin akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya, tetapi dia tidak ingin bercerai. Sementara itu, Dae-Gu (diperankan oleh Seo Do-Young) muncul di depan Hae-Jin. Dae-Gu adalah penulis serial drama. Dia pernah diminta untuk menjadi penulis naskah drama, tetapi sayangnya, popularitasnya telah berkurang. Pun, ternyata kehidupan pernikahannya juga tidak berjalan baik.

Detail drama Korea Want a Taste?

Sinopsis dan Review Drama Korea Want a Taste? (2019)

  • Judul : Want a Taste?
  • Revised romanization : Mat Jom Bosilraeyo
  • Hangul : 맛 좀 보실래요
  • Sutradara : Yoon Ryoo-Hae
  • Penulis : Kim Do-Hyun
  • Network : SBS
  • Jumlah Episode : 120
  • Tanggal Rilis : 12 November 2019 – 2020
  • Hari & Jam Tayng : Senin – Jumat jam 08:40-09:10 KST.

Link Sinopsis Drama Want a Taste?

  • Sinopsis Episode 1 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 2 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 3 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 4 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 5 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 6 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 7 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 8 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 9 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 10 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 11 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 12 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 13 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 14 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 15 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4
  • Sinopsis Episode 16 : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4

Para pemain drakor Want a Taste?

  • Shim Yi-Young sebagai Kang Hae-Jin
  • Seo Do-Young sebagai Oh Dae-Gu
  • Seo Ha-Jun sebagai Lee Jin-Sang
  • Han Ga-Rim sebagai Jung Joo-Ri
  • Lee Seul-A sebagai Bae Yoo-Ram
  • Choi Woo-Suk sebagai Jung Joon-Ho
  • Lee Duk-Hee sebagai Oh Ok-Bun
  • Song In-Guk sebagai Kang Cheol-Jin
  • Shin Bi sebagai Lee Yoo-Ri
  • Lim Chae-Mu sebagai Lee Baek-Soo
  • Ahn Ye-In sebagai Lee Jin-Bong
  • Kim Jung-Hwa sebagai Han Jeong-Won
  • Lee Hyun-Kyung sebagai Mrs. Do
  • Jang Sun-Yool sebagai Oh Kwang-Ju
Read Full Article

The Divine Move adalah film Korea yang dibintangi oleh Jung Woo-Sung dan Lee Beom-Soo. Judul asli film ini adalah Shinui Han Soo (God’s One Move) atau dalam bahasa Indonesia bisa diartikan Satu Langkah Dewa, ini mengacu pada langkah kemenangan dalam permainan papan “Baduk” (dikenal sebagai Go), ketika lawan tidak dapat melawan dan kalah. Film ini ditayangkan pada tahun 2014. Berikut sinopsis dan review film The Divine Move.

Tae-Suk (diperankan oleh Jung Woo-Sung) dan dua rekannya melakukan penipuan selama pertandingan Go tingkat tinggi. Permainan berjalan sangat salah, dengan hasil yang mengakibatkan pembunuhan saudara Tae-Suk. Sementara itu, Tae-Suk dijebak atas kematian saudaranya dan dijatuhi hukuman penjara selama 7 tahun.

Tae-Suk kemudian berencana untuk membalas dendam dan memberikan rasa sakit yang tak terbayangkan pada penjahat yang membunuh saudaranya. Untuk itu, Tae-Suk pertama-tama harus menguasai permainan Go dan juga belajar membunuh dengan tinjunya.

Detail film Korea The Divine Move

  • Judul : The Divine Move (English title) / God’s One Move (literal title)
  • Revised romanization : Shinui Han Soo
  • Hangul : 신의 한 수
  • Sutradara : Jo Bum-Gu
  • Penulis : Yoo Sung-Hyub
  • Produser : Park Mae-Hee, Yoo Jung-Hoon
  • Sinematografer : Kim Dong-Young
  • Tanggal Rilis : 3 Juli 2014
  • Durasi : 118 menit
  • Genre : Action / Crime Team
  • Distributor : Showbox

Para pemain film Korea The Divine Move

  • Jung Woo-Sung sebagai Tae-Suk
  • Lee Beom-Soo sebagai Salsoo (Executioner)
  • Ahn Sung-Ki sebagai Joonim (Jesus)
  • Kim In-Kwon sebagai Kkongsoo (Trick)
  • Lee Si-Young sebagai Baekkob (Belly Button)
  • Choi Jin-Hyuk sebagai Sunsoo (Player)
  • Ahn Kil-Kang sebagai Heo Moksoo (Carpenter Heo)
  • Jung Hae-Kyun sebagai Ahdari (Bullseye)
  • Ahn Seo-Hyun sebagai Lang-Lang
  • Lee Do-Kyung sebagai Wang Sabum (King Master)
  • Lee Yong-Nyeo sebagai kasir wanita
  • Kim Myung-Soo sebagai kakak Tae-Suk
  • Kim Se-Dong sebagai Instruktur Lee
  • Choi Il-Hwa sebagai Bos Mafia
  • Kwon Tae-Won sebagai CEO yang kalah di Mahjong

Film ini juga menampilkan Lee Si-Young dan Choi Jin-Hyuk berperan sebagai penjahat untuk pertama kali dalam karir akting mereka. Film ini banyak mendapatkan komentar positif dari penonton. Saya sendiri suka dengan film ini. Paduan skill akting, action, dan alur ceritanya sangat menarik.

Read Full Article

Kita lanjut sekarang dengan sinopsis Strangers from Hell episode 10. Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Daftar lengkap recapnya bisa kamu temukan di Strangers from Hell (2019).

Menanggapi ejekan Moon-jo bahwa dia menculik Ji-eun, Jong-woo tiba kembali di Eden Goshiwon. Teman geng-nya, Chang-hyun, memandang bangunan yang menakutkan itu dan mengambil potongan logam bekas di dekatnya sebagai senjata darurat. Sebelum memasuki gedung, Jong-woo memanggil Jung-hwa dan dia mencoba meyakinkannya untuk menunggunya, tetapi dia menutup telepon dan berjalan masuk.

Jung-hwa memberi tahu rookie Hyun-ho bahwa dia menuju ke Eden. Hyun-ho memberitahunya bahwa para detektif menemukan pisau Hee-joong di sebelah tubuh Reporter Jo dan sekarang mencari dia sebagai tersangka alih-alih orang yang hilang. Jung-hwa menghela nafas, bahwa ini tidak akan semudah itu dan ia memerintahkan Hyun-ho untuk memanggilnya jika ada perkembangan … dan mengejar dirinya jika dia tidak merespons panggilan.

Saat Jong-woo memimpin jalan menuju ke atas, ia memperingatkan Chang-hyun untuk lari kalau ia memberi tanda adanya masalah. Adegan mencapai lantai 3 merupakan cuplikan pembuka untuk drama ini, saat mereka merayap menyusuri lorong ke kamar Jong-woo. Dia menemukan pesan di laptopnya: “Aku sudah menunggumu.” Jong-woo kembali ke aula dan memeriksa kamar Nam-bok, menemukan kamar itu benar-benar bersih – wallpaper porno dan sebagainya.

Kembali ke kamarnya sendiri, Jong-woo menemukan Chang-hyun pingsan di tempat tidurnya. Dia mencoba membangunkan Chang-hyun dan segera ia menyadari dengan ngeri, bahwa temannya telah minum salah satu tonik kesehatan yang tersisa di meja Jong-woo. Chang-hyun bergumam mengantuk bahwa dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, di terlinganya seperti suara bola tenis yang memantul bergema di lorong.

Jong-woo dengan cepat menutup pintu dan menyiapkan pisaunya saat suara semakin dekat. Sebuah bayangan lewat di bawah ambang pintu … dan bergerak melewati, menyusuri lorong. Sayangnya, sebuah buku jatuh dari tempat tidur Jong-woo dan langkah kaki itu kembali, berhenti di luar pintu. Jong-woo menahan napas untuk detik yang menegangkan itu. Ia kemudian melompat kembali dengan teriakan menerobos pintu.

Dia terus berteriak ketika Deuk-jeong meretas lubang ke pintu di bawah pengawasan Nam-bok. Mengintip melalui celah, Deuk-jeong bertanya mengapa Jong-woo takut. Dia meraih ke dalam dan membuka pintu. Meringkuk di dekat meja, Jong-woo bertanya di mana Ji-eun berada. Nam-bok dan Deuk-jeong hanya terkikik. Mengacungkan pisaunya, Jong-woo memerintahkan mereka untuk memanggil Moon-jo.

Dua lainnya menunjuk ke kanan mereka dan Moon-jo mengangkat kepalanya di ambang pintu. “Aku tahu kamu akan kembali,” Moon-jo tersenyum. Jong-woo menuntut lagi untuk tahu di mana Ji-eun berada, mengancam akan membunuh Moon-jo. Moon-jo mengangguk dan berjanji untuk melepaskan Ji-eun jika Jong-woo membunuh Chang-hyun. Jong-woo terkejut dan Moon-jo melemparkan boneka yang diberikan Jong-woo pada Ji-eun.

Matanya berkaca-kaca ketika dia menoleh ke Chang-hyun, yang mendapatkan kembali kesadaran yang cukup untuk bertanya apa yang terjadi. Dia menatap Jong-woo dengan ketakutan dan dengan gugup bertanya apakah dia benar-benar akan melakukannya. Jong-woo mengangkat pisau dan mengeluarkan battlecry … sebelum menyerbu para pria di lorong. Dia dengan mudah ditangkap dan Moon-jo menyeretnya ke kamarnya sendiri, menutup mereka di dalam.

Deuk-jeong terkikik dan kemudian maju ke arah Chang-hyun dengan Nam-bok. Dia duduk di tempat tidur dan menggoda Chang-hyun dengan kapak saat Nam-bok tertawa. Di kamar sebelah, Moon-jo melempar Jong-woo seperti ragdoll. Ia dengan mudah menghindari semua serangan balik Jong-woo. Dia mengambil jarum suntik, tetapi Moon-jo dengan cekatan mengambilnya kembali dan menusukkannya ke bahu Jong-woo.

Mereka bertarung lagi sedikit lebih dan kemudian Jong-woo terlempar melalui pintu. Sekali lagi kita kembali ke rekaman pembukaan saat Moon-jo menyeret tubuh Jong-woo yang lemas di lorong dan sulih suara Jong-woo bermain: “Ini adalah cerita yang saya tulis sejak saya pindah ke sini.” Melewati kamarnya sendiri, kita melihat Chang-hyun berbaring di lantai berlumuran darah ketika Deuk-jeong menarik kembali untuk mengayunkan kapak lagi.

Jong-woo terus menceritakan bahwa sebelum Eden, dia pikir dunianya adalah neraka. Sekarang, dia menyadari ini adalah neraka yang sebenarnya saat Moon-jo menyeretnya ke atas dan melewati mayat Seok-yoon yang berlumuran darah. “Neraka yang mengerikan …” Jong-woo selesai, “diciptakan oleh orang asing.”

Beralih ke keluarga Jong-woo ketika saudaranya mengambil kimbap sementara ibu mereka memasak. Dia memanggil Jong-woo dan dia masuk ke ruang tamu, bergumam bahwa dia terlambat. Dia bergegas keluar pintu dengan kopernya dan Ibu terpaksa mengejarnya untuk memberinya kimbap yang dia buat untuknya. Ibu mengomeli dia untuk makan secara teratur dan kemudian tumbuh serius ketika dia memperingatkannya terhadap orang lain. “Orang-orang adalah makhluk paling menakutkan,” panggilnya dan pada saat itulah Jong-woo tersentak bangun.

Dia diikat di kursi di lantai 4 dan dia berbalik, melihat Ji-eun pingsan di kursi operasi di dekatnya. Dia dengan putus asa memanggil namanya, tetapi Ji-Eun tidak menanggapi. Moon-jo menjatuhkan diri di depannya dan Jong-woo berteriak padanya, menuntut untuk tahu apa yang terjadi. Dengan bangga mengangkat gelang pesonanya, Moon-jo menjelaskan bahwa dia hanya mencoba untuk menyelesaikannya dan menunjuk ke gigi, mengidentifikasi itu sebagai Ji-eun.

Moon-jo dengan tenang memberi tahu Jong-woo yang bingung bahwa Ji-eun masih hidup, hanya dibius. Dia menggenggam gelang gigi di sekitar pergelangan tangan Jong-woo dan mengatakan bahwa dia akan menghindarkannya. Senyum jahat menyebar di wajah Moon-jo saat berada di luar, Jung-hwa tiba di Eden dalam hujan lebat. Dia segera memperhatikan darah di lantai dan mempersenjatai dirinya dengan tasernya.

Bok-soon mendengar Jung-Hwa memanggil Jong-woo dan melangkah keluar untuk menyambutnya. Jung-hwa menuntut untuk melihat Jong-woo dan Bok-segera mendengus bahwa dia tidak ada di sana. Menjaga tasernya menunjuk Bok-soon, Jung-hwa berteriak pada Jong-woo agar berteriak jika dia bisa mendengar suarannya. Bok-soon mengatakan bahwa Jung-hwa seharusnya tidak berlaku seperti Deuk-jeong muncul di belakang Jung-hwa.

Telepon Jung-hwa berdering dan ia berbalik tepat pada waktunya untuk menarik Deuk-jeong saat dia menerjang padanya. Jung-hwa menjawab panggilan dari Hyun-ho saat dia melakukannya. Bok-soon mendakwanya dan membanting kepala Jung-hwa ke dinding, menjatuhkannya dengan dingin ketika Hyun-ho dengan panik meminta Jung-hwa untuk merespons di telpon. Bok-soon menutup telepon dan mencaci Deuk-jeong karena mengacau.

Deuk-jeong tertawa bahwa mereka akan pergi. Bok-soon memerintahkannya untuk mengunci Jung-hwa di ruang bawah tanah dengan Hee-joong. Deuk-jeong berpikir polisi akan segera tiba dan Bok-soon melambai saja, ia mengatakan dia akan menanganinya. Deuk-jeong menduga Bok-soon berencana untuk berakting lagi dan dia terkekeh sambil mengatakan bahwa Bok-sonn ingin menjadi seorang aktris.

Setelah meninggalkan Jung-hwa di ruang bawah tanah, Deuk-jeong kembali ke mobil patroli dan dia dan Nam-bok mengusirnya. Sementara itu, Jung-hwa bangun di ruang bawah tanah dan panik. Segera partnernya dan Hyun-ho tiba, dan Bok-soon menunjukkan kepada mereka bahwa kepalanya berdarah dan mengklaim Jung-hwa menyerangnya. Kedua pria skeptis dan Hyun-ho melakukan pelanggaran khusus untuk Bok-soon menjelek-jelekkan Jung-hwa.

Hyun-ho bersikeras untuk memastikan Jung-hwa tidak ada di sana, tetapi atasannya dengan cepat mengantarnya keluar ketika Bok-soon mulai menangis karena sakit kepala. Ketika mereka turun tangga, petugas lainnya memperingatkan Hyun-ho bahwa mereka tidak dapat melakukan apa pun tanpa surat perintah dan menolak protes Hyun-ho bahwa Jung-hwa tidak menjawab teleponnya.

Setelah polisi pergi, Deuk-jeong melapisi aula dengan bensin. Dia berhenti, teringat janji Reporter Jo untuk menyiapkan artikel tentang Moon-jo malam itu dan dengan bersemangat mengetikkan namanya di bilah pencariannya. Ia kaget ketika bukannya sebuah paparan, feed dipenuhi dengan artikel tentang kematian Reporter Jo. Deuk-jeong menyadari dengan ngeri bahwa Moon-jo mengetahui rencananya dan merawat atau Reporter Jo sebelum kerusakan dapat dilakukan.

Di lantai bawah, Jung-hwa berhasil menggunakan selembar pecahan kaca di lantai untuk mulai menggergaji pita perekat yang mengikat tangannya. Dia mendengar Nam-bok menuruni tangga dan melihat dengan lebih panik. Nam-bok terkejut menemukan Jung-hwa pingsan di lantai dan ketika dia berbaring di sebelahnya, cekikikan bahwa Bok-soon meninggalkannya hidup-hidup.

Sambil membelai wajah Jung-hwa, dia berkomentar bahwa pisaunya akan meluncur dengan mudah melalui kulitnya yang halus … tepat saat mata Jung-hwa terbuka dan dia menebas wajahnya dengan pecahan kaca. Jung-hwa mencoba untuk berlari, tetapi Nam-Bok menyeretnya ke belakang dengan pergelangan kakinya dan memukulnya di wajah, menjatuhkannya sekali lagi. Bok-soon membawa makan malam ke para tahanan dan terkikik saat melihat luka di mata Nam-bok.

Dia tertawa dan berkata bahwa Nam-Bok pantas mendapatkannya karena menyentuh hartanya. Nam-bok menjawab bahwa mereka adalah keluarga, jadi tidak ada yang namanya harta pribadi. “Keluarga?” Bok-soon bertanya, “Kita keluarga?” Tiba-tiba dia melempar panci mendidih yang telah dibawanya ke Nam-bok dan memukul matanya yang lain. Dia menerjangnya secara membabi buta, dan Bok-Soon memukulnya dua kali lagi di kepala. Nam-bok meringkuk dan Bok-soon mencibir bahwa dia memperingatkannya untuk tidak menyentuh hartanya.

Nam-bok meraih dengan lemah dan Bok-soon memukulnya beberapa kali, membunuhnya. Dia meninggalkan ruang bawah tanah dan bertemu Moon-jo yang menunggunya di tangga. Bok-soon tertawa dan berkata bahwa mereka harus segera pergi. Moon-jo mengatakan padanya untuk menunggu sedikit lebih lama. Bok-soon mengatakan bahwa dia tidak bisa menunggu lama dan Moon-jo mempertanyakan kepercayaannya padanya. Bok-soon berpendapat bahwa dia tidak suka dia berbicara kembali kepadanya dan Moon-jo tersenyum bahwa Bok-soon membesarkannya.

Moon-jo meminta Bok-soon untuk memeriksa 303. Bok-soon mulai menaiki tangga ke lantai 4, tetapi Moon-jo menghentikannya. Dia mengatakan padanya bahwa mereka ada di dapur dan dia pergi hanya untuk menemukan dapur kosong. Menyadari dia telah ditipu, dia memekik, “Apakah kamu mencoba menusukku dari belakang?” Berbaris di dalam, dia mengambil pisau dari rak dan kembali ke lorong, menangkap tempat bayangan yang bergeser.

Bok-Soon mengejek bayangan saat dia berjalan menyusuri lorong tetapi ketika dia sampai ke kantor, Moon-jo menanam kapak di kepalanya. Dia berdeguk bahwa jika dia tahu ini akan terjadi, dia akan membunuh Jung-hwa. Moon-jo tertawa dan mendorong tubuhnya melalui jendela bisnis.

Di lantai bawah, Jung-hwa datang ke sana sementara Deuk-jeong kembali untuk menemukan mayat Bok-soon. Marah karena keluarganya yang terakhir ditebas oleh Moon-jo, dia mendekatinya di atap. Moon-jo bertanya apakah dia berencana untuk membunuhnya dan Deuk-jeong melempar payung untuk memperlihatkan pisau. Dia menagih Moon-jo, yang gesper dan mengi. Kemenangan Deuk-jeong berumur pendek karena Moon-jo batuk bahwa dia terlalu bodoh untuk membunuhnya.

Berdiri, dia menebas tenggorokan Deuk-jeong, mengungkapkan bahwa dia menghentikan pisau lainnya dengan tangannya. Moon-jo tertawa bahwa di dunia ini, ada banyak orang seperti dirinya dan kemudian menusukkan pisau berulang kali ke Deuk-jeong sebelum meninggalkan tubuhnya di atap. Sementara itu, Jong-woo berjuang keluar dari ikatannya saat Jung-hwa mencoba membangunkan Hee-joong.

Hee-joong tidak responsif sehingga Jung-hwa pindah ke pintu sel, tapi itu terkunci rantai. Melihat ke bawah, dia melihat tubuh Nam-bok dan punya ide. Mencapai melalui jeruji, dia meraih kunci inggris Bok-segera membunuhnya dengan dan mengangkat tubuhnya sehingga dia dapat menghancurkan pelacak pergelangan kakinya. Segera ada panggilan datang ke stasiun dan Hyun-ho melompat ketika dia mendengarnya untuk Eden Goshiwon.

Moon-jo tersandung kembali ke lantai empat dengan kapaknya dan bertemu Jong-woo di lorong. Dia bertanya apakah Jong-woo tidak bahagia. “Kamu bisa membunuh siapa pun yang kamu inginkan. Atau biarkan mereka tetap hidup jika kamu mau, “Moon-jo merenung,” Tidakkah kamu merasa menjadi dewa? “Dia melanjutkan bahwa dia dan Jong-woo dapat melakukan apapun yang mereka inginkan dan bertanya apakah itu tidak menggairahkan. dia.

Jong-woo setuju, “Saya senang bahwa saya sekarang bisa membunuhmu.” Moon-jo menyarankan mereka mengakhiri novel Jong-woo dan keduanya saling terburu-buru. Mereka bergulat, tetapi Moon-jo berada di atas angin dan Jong-woo berjuang untuk melawan. Moon-jo mengetuk Jong-woo ke lantai dan menghancurkan tulang rusuknya berulang kali sebelum Jung-woo berhasil mendapatkan kembali pijakannya. Mereka bergulat sedikit lebih dan Moon-jo meluncurkan Jong-woo melalui pintu ke ruang operasi.

Moo-jo sekali lagi mulai melempar Jong-woo seperti ragdoll. Ketika terlempar ke meja, Jong-woo menyambar pisau bedah dan sementara Moon-jo terus mendominasi pertarungan, Jong-woo akhirnya berhasil mengiris tenggorokan Moon-jo. Dia pingsan, mencengkeram luka saat Jong-woo bertanya mengapa Moon-jo melakukan apa yang dia lakukan.

“Pasti ada alasannya?” Moon-jo balps. Dia mengatakan bahwa naluri manusia untuk menyerang yang lemah dan menyaksikan mereka menderita. Jong-woo berpendapat tetapi Moon-jo menunjukkan bahwa Jong-woo suka ketika penduduk lain meninggal. “Sayang, sekarang kau dan aku …” Moon-jo berdeguk, “Akan bersama selamanya.” Jong-woo membentaknya untuk berhenti memuntahkan omong kosong dan berjanji untuk membuat kematiannya yang paling menyakitkan dari semua.

Tersenyum, Moon-jo mengatakan Jong-woo adalah karya terbaik yang pernah ia buat sebelum Jong-woo memotong dengan pisau bedah. Polisi tiba dan menemukan Jung-hwa di ruang bawah tanah dan memuat Jung-woo dan Ji-eun ke ambulans.

Beberapa waktu kemudian, Eden Goshiwon ditutup oleh polisi dan kantor gigi Moon-jo ditutup. Perusahaan Jae-ho juga ditutup dan tiga karyawan yang tersisa berpisah. Jung-woo menonton laporan berita tentang Eden dari tempat tidur rumah sakitnya. Bos Ji-eun menonton laporan yang sama dengan klien dan mereka menggosipkan bahwa internet juga mencurigai Jong-woo sebagai pembunuh.

Detektif Lee berkunjung ke Hee-joong di rumah sakit dan kecewa karena Hee-joong tidak dapat berbicara. Dia menetapkan serangkaian foto dan meminta Hee-joong untuk mengidentifikasi pria yang dia katakan kepada Detektif Cha sedang mencoba membunuhnya. Dia memilih semua orang dari tumpukan tapi Jong-woo. Mereka kemudian menanyai rekan kerja Jong-woo yang mengatakan dia tidak ingin pulang dan menakutkan ketika dia minum.

Rekan kerja menyebutkan serangannya pada Byung-min dan Byung-min berteriak bahwa Jong-woo adalah seorang psikopat total. Dia menegaskan bahwa Jong-woo mungkin berkonspirasi dengan Moon-jo untuk membunuh Jae-ho dan mendesak mereka untuk mengunci Jong-woo selamanya. Selanjutnya adalah Jung-hwa dan dia menceritakan bahwa Ji-eun telah diculik oleh Moon-jo dan Jong-woo telah memanggil Jung-hwa sebelum masuk untuk menyelamatkannya.

Dia bertanya apa yang akan terjadi pada Jong-woo dan detektif mengatakan bahwa sementara mereka menyelidiki dia untuk kematian Jae-ho dan Reporter Jo, tidak ada yang mengikatnya untuk pembunuhan. Jong-woo mengakui untuk membunuh Moon-jo, tetapi mereka akan menganggapnya sebagai pertahanan diri. Detektif Lee bertanya tentang kematian Nam-bok dan Jung-hwa mengatakan bahwa dia tidak sadar tetapi mendengar pembunuhannya dan Detektif Lee mengatakan ada sesuatu yang aneh.

Jung-hwa mengunjungi Ji-eun dan bertanya apakah dia ingat sesuatu tentang pembunuhan Moon-jo karena dia berada di lantai 4 ketika itu terjadi. Ji-eun mengatakan ingatannya tidak jelas tetapi kembali ke malam itu dan kita melihat Jong-woo mencekik dirinya sendiri dan memohon untuk diselamatkan sebelum tiba-tiba menunjuk dan berteriak bahwa itu bukan dia. Dia menghilangkan memori dan mengulangi bahwa dia tidak ingat.

Jung-hwa mengunjungi Jong-woo berikutnya dan mengatakan kepadanya bahwa dengan semua darah dari orang yang hilang di studio dan kesaksian Hee-joong, Jong-woo akan dibebaskan untuk membela diri. Dia tiba-tiba bertanya apa yang akan terjadi pada anak-anak yang bermain di dekatnya dan apa yang menentukan baik dan buruk. Dia mengakui dia tidak tahu dan Jong-woo mengatakan dia harus kembali ke novelnya.

Sebelum berpisah, Jung-hwa bertanya apa yang sebenarnya terjadi malam itu dan kita melihat perbedaan yang ditemukan Detektif Lee adalah bahwa rumah liburan itu membunuh – di mana Moon-jo dan kawan-kawan. juga dianggap bersalah – pembunuhnya ada pro. Atau, orang yang membunuh semua orang di Eden adalah seorang amatir, yang terus menusuk dan memukuli orang mati. Daripada serangkaian pembunuhan domino, sepertinya satu orang yang melakukannya.

Saat ini, Jung-hwa bertanya apakah Moon-jo benar-benar membunuh semua orang tetapi Jong-woo memotongnya, mengatakan dia harus pergi. Dia berjalan pergi dan Jung-hwa terlambat menyadari dia masih memiliki bukunya – yang Moon-jo telah curi dari kamarnya. Dia kembali ke rumah sakit untuk mengembalikannya dan membeku ketika dia melihat Moon-jo di lift sebelum pintu ditutup. Mengibaskan penampakan itu, dia pergi ke kamar Jong-woo dan menyerahkan buku itu padanya.

Saat dia menerimanya, gelang gigi di pergelangan tangannya berkerut dan wajah Jung-hwa jatuh ketika dia menyadari dia mendengar suara itu ketika Nam-bok dibunuh. Pembunuhan itu diputar ulang dan kita melihat Jong-woo sebagai pelaku. Dia mencibir pada Nam-bok mereka tidak layak hidup dan Nam-bok telah meludah kembali mereka harus membunuhnya lebih cepat.

Dia juga segera memecat Bok dan dia menyuruhnya untuk membunuh mereka semua. Deuk-jeong terkekeh Jong-woo tertangkap terlalu cepat saat ia meniup melalui tebasan di lehernya dan Jong-woo telah mencibir bahwa Deuk-jeong hanya bodoh. Akhirnya, adegan kematian Moon-jo diputar ulang – satu-satunya yang benar untuk pertama kalinya.

Bingung, Jung-hwa berjalan keluar dari ruangan dan kembali ke wawancaranya dengan para detektif ketika mereka bertanya-tanya mengapa Moon-jo akan membunuh keluarga yang telah bersamanya selama 2 dekade … memutuskan dia pasti menyimpan kebencian yang mendalam . Dia berhasil keluar ke mobilnya dan melompat untuk melihat di kursi belakang, tetapi itu kosong dan dia pergi dari rumah sakit.

Mengenang kembali ketika Moon-jo memberi tahu Jong-woo bahwa dia tidak mengijinkannya, kita sekarang tahu kondisinya adalah bahwa Jong-woo harus membunuh semua orang di gedung. Dia setuju, dan Moon-jo menyeringai jahat ketika Jong-woo terus mengulangi, “Aku akan membunuh kalian semua.”

Di masa sekarang, Jong-woo mengetik “mati” berulang kali di laptopnya. Sekarang ketika kita melihat Moon-jo benar-benar memberi tahu Jong-woo, “Kamu menikmatinya. Membunuh semua orang di sini. “Saat itulah Jong-woo akhirnya keluar dari kabut pembunuhannya, ngeri dengan apa yang telah dia lakukan. “Kamu adalah mahakarya terbaik yang aku buat,” Moon-jo tersenyum. Kecuali ini adalah saat Ji-eun menyaksikan di mana dia berbicara sendiri.

Janji Moon-jo untuk bersama selamanya memiliki arti baru. Setelah itu, ketika dia dimasukkan ke dalam ambulans, Jong-woo melihat Moon-jo tersenyum di tengah kerumunan, dan sekarang dia tersenyum pada dirinya sendiri saat dia mengetik di depan komputer, wajahnya sebentar terhampar dengan Moon-jo saat suara Moon-jo berbisik. “Sayang.”

–TAMAT–

Read Full Article

Lanjut dengan Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25. Sutradara Kim meminta maaf lalu meminta Eun-hyee untuk tampil untuk mengklarifikasi gosip yang beredar namun Eun-hye untuk melupakan ini. Tiba di rumah Eun-hee menemui Ha-yoon dimana Ha-yoon mengatakan bahwa dia bertemu dengan Paman Gun-woo dan Paman berjanji akan mengangkat teleponnya. Ha-yoon melanjutkan bahwa sepertinya paman Gun-woo sakit dia terus menghela nafas sambil memelukku.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25
Gun-woo berada di bar berbicara dengan ayahnya. Pak Lee menanyakan mengenai wanita tersebut dan Gun-woo menjelaskan bahwa “bisnisnya ayahnya bangkrut, dia dikirim menuju panti asuhan dan adik perempuannya diadopsi, namun dia meninggal dalam insiden kebakaran. Dia memiliki sponsor (Ms.Park). Dia mengadopsi bayi yang ditinggalkan di depan rumah sponsornya. Itu bukan keputusan mudah. Saat aku melihatnya, aku merasa nyaman dan hangat. Aku pikir aku ingin hidup di sisinya”.  
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25
Di kediaman Ja-kyung, ibunya memberitahu bahwa Direktur Na ingin bertemu dengannya untuk mini drama di mana perang itu menjadi seorang ibu. Kwang-soo menambahkan bahwa yang menjadi peran anaknya yaitu Im Ha-yoon. Ja-kyung terkejut memikikran Ha-yoon yang dekat dengan Gun-woo. Dia bertanya-tanya mengenai kelahiran dari Ha-yoon.
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25
Ms. Park bersama Suk-jin mengantarkan Ha-yoon untuk mendaftarkan sekolah untuk mendapati pendidikan lebih baik. Myung-sun berbicara dengan Kwang-soo untuk ganti rugi sebab Kwang-soo telah menipunya bahwa baju yang digunakan asli. Kwang-soo berjanji akan menggantinya. Myung-sun meminta ganti rugi yang lain mengenai kompensasi tekanan mentalnya. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25
Gun-woo kini bekerja keras di pabrik sementara itu Suk-jin bertemu dengan direktur Na di kedai terkait drama yang akan diperankan oleh Ha-yoon. Namun saat Direktur Na mengatakan bahwa yang berperan sebagai ibunya adalah Ja-kyung, Suk-jin menjadi terkejut. Segera Ja-kyung datang menghampiri mereka. Suk-jin berbicara empat mata dengan Ja-kyung mempertanyakan mengapa dia mengambil peran ini bukan peran yang lain. Ja-kyung mengatakan peran ini karena Ha-yoon dekat dengan Gun-woo. Suk-jin bertanya “Apakah kamu menyukainya” Ja-kyung berkata “Iya dia seseorang yang aku butuhkan.
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 25
Suk-jin kembali ke rumah dan Eun-hee mengatakan kepada Suk-jin bahwa Ha-yoon ingin pergi ke sekolah acting. Namun Ibu merobek dokumennya sebab dia tidak setuju. Namun Suk-jin yang frustrasi atas kecemburuannya marah kepada Eun-hee dengan mengatakan “kamu hanya pedulikan Ha-yoon. Bukankah kamu wanita juga? Kamu dulu suka kepadaku.” Dia lalu memeluk Eun-hee.
Read Full Article

Kita teruskan dengan Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24. Ju-kyung meminta maaf kepada Gun-woo bahwa So-jung mabuk sebelum dia dapat menghentikannya. Gun-woo membangunkan So-jung dan memopongnya pergi. Esok harinya, Gun-woo menemui So-jung yang menemui ayahnya. Ayahnya pergi kemudian Gun-woo meminta maaf kepaa So-jung atas tindakannya. Sementara itu di kedai, Myung-sun kesal dengan Kwang-soo sebab baju yang dikenakannya ternyata tiruannya sehingga Myung-sun berjanji akakn memberikannya pelajaran. 

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24
Suk-jin menemui ibunya menunjukkan sertifikat pendaftaran keluarga. Ms. Park nampak tidak suka dengan ini. Suk-jin keluar dari ruangan mengajak Eun-hee untuk makan malam bersama Ha-yoon. Di kamar Ha-yoon menghubungi Gun-woo namun tidak diangkat oleh Gun-woo dan ini diketahui oleh Ms. Park. Ms. Park lalu meminta kepada Ha-yoon untuk belajar memanggil Suk-jin ayahnya dan tidak memanggil paman laig. Ms. Park meminta Ha-yoon untuk makan malam nanti memanggil Suk-jin dengan panggilan ayah.  
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24
Ketika mereka hendak pergi, Eun-hee mengurungkan niat untuk pergi lebih memilih dirumah untuk membantu Ms. Park yang mengurus restoran. Sementara itu, So-jung dan Ja-kyung hendak pergi makan disaat itu Gun-woo datang. So-jung mengajak Gun-woo untuk ikut bersama. Namun So-jung menerima telepon bahwa dia ada pekerjaan harus dikerjakan. Sehingga Ja-kyung pergi dengan Gun-woo.  
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24
Saat makan bersama di restoran, mereka dikejutkan kedatangan Suk-jin dengan Ha-yoon. Ha-yoon segera berlari memeluk Gun-woo. Saat di kamar mandi, Ha-yoon mengatakan kepada Gun-woo bahwa Ibunya terus bekerja hingga pergelangannya sakit dan tidak bisa makan. Saat dia berusaha duduk, nenek akan memerintahkannya. Selanjutnya, Mi-sook yang menyuruhnya. Tidak lama Suk-jin datang dan meminta Ha-yoon agar mereka makan bersama dengan Gun-woo dan Ja-kyung. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24
Setelah makan bersama, Gun-woo pergi dengan Ja-kyung di kedai untuk minum. Gun-woo memikirkan ucapan Ha-yoon bahwa ibunya sangat bekerja keras.  Sementara itu Eun-hee berkunjung ke kedai setelah menuju panti asuhan mengambil barang Sa-hoon. Di kedai dia bertemu dengan Myung-sun, Bibi Go, dan Pak Kang. Myung-sun merasa senang bisa bertemu kembali dengan Eun-hee. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 24
Pada saa itu Direktur acara A Good Day Pak Kim menawarkan Eun-hee untuk hadir di acaranya sebagai bintang tamu. Pak Kim menjelaskan bahwa ada rumor mengenai pernikahannya dimana dia mendengar Eun-hee teman masa kecil Direktur Suk-jin dan Eun-hee telah mengejarnya dalam waktu yang lama dan Eun-hee telah memanfaatkan anaknya menjadi terkenal. Sehingga ini membuat Myung-sun menjadi marah dan emosi kepada Direktur Kim. 
Read Full Article

Lanjut dengan sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23. Eun-hee kini telah tinggal di kediaman Ms. Park setelah menikah dengan Suk-jin. Sementara itu Myung-sun mulai merasakan kesepian tinggal sendiri dan di tempat lain Gung-woo tinggal di kediaman Jung-hoon dan menjadi alkoholik. So-jung merasa kehilangan kakaknya Gun-woo dia menghubungi Myung-sun menanyakan kondisi Gun-woo.

Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23
Pagi hari, Eun-hee berada di kitchen untuk menyiapkan sarapan namun Ms. Park marah dan mengatakan bahwa dia tidak boleh seenaknya memakai dapur miliknya.  Eun-hee meminta maf dan Ms. Park menjelaskan bahwa “Ini merupakan makanan pertama di hari pertama saya dengan putra dan cucu saya”. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23
Saat mereka sarapan bersama, Mi-sook meminta Eun-hee untuk duduk makan bersama. Suk-jin mengatakan kepada Ha-yoon apakah dia ingin kembali berakting. Ha-yoon ingin melakukannya dan ini membuat Mi-sook senang. Ms. Park berbicara empat mata dengan Suk-jin yang menolak Ha-yoon untuk melakukan shooting dan akan bertemu dengan Ja-kyung. Ms. Park meminta Suk-jin untuk focus berteman dengan Ha-yoon agar tidak lagi dipanggil dengan sebutan paman. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23
Suk-jin mengatakan kepada Ms. Park bahwa selesai shooting dia akan mendaftarkan pernikahan dia dengan Eun-hee. Namun Ms. Park menolak sebab terlalu cepat. Suk-jin mengatakan “tidak ada alasan untuk mendaftarkannya sebab aku menikah dengan Eun-hee dan dia ibu dari Ha-yoon”. Ms. Park mengatakan untuk menundanya dan berkata “Aku tidak ingin menjadi mertua dengan Im Si-won (bapak Eun-hyee)”.  Di saat itu Suk-jin bertanya “aku tidak pernah bertanya sebelumnya, namun apa yang terjadi pada ayah Eun-hee” Ms. Park berkata “Dia lari dari utangnya”. Suk-jin kembali bertanya “lalu mengapa kami tiba-tiba menjadi kaya?” Ibunya terbata-bata untuk menjawab dan mengalihkan pembicaraan. 
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23
So-jung datang ke kediamana Jung-hoon untuk bertemu dengan Gun-woo. Jung-hoon segera meninggalkan mereka berdua. So-jung berusaha untuk memberikan perhatian kepada Gun-woo namun Gun-woo justru marah kepada So-jung setelah Gun-woo bahwa So-jung telah menemui Eun-hee sebelumnya. Gun-woo mempertanyakan So-jung yang membahas pernikahan kepada Eun-hyee dan Gun-woo mengatakan kepada So-jung bahwa dia telah bertingkah seperti di bawah umur.  
So-jung mengatakan “Dia bilang dia tidak berencana menikah jadi aku pergi”. Gun-woo berkata ‘tentut saja. Bagaimana dia dapat memberi tahu kamu mengenai perasaannya? dia kehilangan ayahnya ketika berusia 10 tahun, dan dia tumbuh di panti asuhan sejak itu. Dia dihina, dia tidak akan pernah megnatakand ia menyukai sesuatu, dan dia tidak akan menolak apapun.  Fakta bahwa kamu bertemu dengannya. pastimengejutkannya seperti menyentuh api. So-jung kamu mendiskriminasinya seperti orang lain. Kamu meremehkannya dan memperlakukannya dengan kasar”. Gun-woo meminta So-jung untuk pergi.
Sinopsis Drama Korea Person Who Gives Happiness Episode 23
Malam harinya, So-jung tertekan memikirkan ucapan adiknya dan dia mabuk. Tidak lama Ja-kyung datang dan menemani So-jung minum. Sementara di kediaman Jung-hoon, Gun-woo mendapat kabar dari Ja-kyung bahwa So-jung pingsan. Segera Gun-woo menuju butik adiknya dan mendapati Jung-hoon pingsan di sofa dan bertemu dengan Ja-kyung.
Read Full Article