Ada masa ketika dapur hanya dianggap sebagai ruang fungsional. Tempat memasak, mencuci, lalu ditinggalkan. Namun semakin hidup bergerak cepat—terutama di kota—dapur perlahan berubah menjadi ruang emosional. Di sanalah pagi dimulai dengan setengah sadar, kopi diseduh sambil menahan cemas, dan malam ditutup dengan sisa kelelahan yang belum sempat diurai. Kesadaran ini muncul dengan cukup jelas saat … Continue reading Dapur Minimalis, Kesehatan Mental, dan Cara Bertahan di Hidup Urban (Refleksi dari Cleaning Up)